Social media

Panduan Agar Sosial Media Menginspirasi Dari @Boylagi

By on November 24, 2018
Panduan Agar Sosial Media Menginspirasi Dari @Boylagi

“Seneng deh lihat instagramnya si bunga (bukan nama sebenarnya) soalnya inspiring banget.” Pernah ngomong kayak gitu? Lalu kapan giliran kita? Aku percaya banget dengan ‘people inspiring people’. Bunga menginspirasiku, aku beraksi, aku menginspirasi kamu, dan seterusnya. Asik kan kalau begitu? Punya lingkaran sosial media yang seperti ini nggak hanya bikin nyaman buat berkarya, namun juga bisa mendatangkan kebaikan-kebaikan hingga mengubah dunia.

Kalau kamu instagramers di Indonesia, pasti sudah mengenal @boylagi. Hmm kalau belum, mungkin akun instagramnya masih sekedar buat membagikan foto selfie low resolution hihihihi (maaf kalau bener). Beliau ini pap instagram Indonesia. Aku belum pernah ketemu langsung, tapi aura menginspirasinya sudah kerasa sejak lama. 

Kemarin aku membaca caption instagram @boylagi. Biar aku inget terus, sekalian kalian juga tahu…makanya aku rangkum di postingan blog ini.

Digital Media Jaman Now

Flashback beberapa tahun lalu, tarohlah 5 tahun saja. Digital media masih sebatas televisi yang dijangkau semua kalangan. Kalau sekarang lapisannya sudah banyak.

Digital Media terbagi atas:
1. Own Media yaitu yang langsung kita kontrol 
2. Paid Media
3. Earned Media. Yaitu review, ngepost positif (memberikan kabar baik). Iklan digital sekarang ini semakin menurun peminatnya. Lebih banyak orang memilih sosial media. 

Blogger dan influencer yang sering dapat sponsored post sudah akrab dengan yang point nomor 3. Kita sering kan dapat brief dari brand buat review produk sesuai pengalaman kita. Pesan dari brand lebih nyangkut di hati pemirsa ketika dibagikan di sosial media.

Aku Anak Twitter Atau Anak Instagram?

Hahaha pernah galau ngerasa sebagai anak twitter atau anak instagram? Kan rame ya beberapa waktu lalu soal ini. Anak twitter sok pinter, anak instagarm sok kaya, dsb. Tiap sosial media itu punya preferensi dan treatment yang berbeda lho.

1. Twitter : Informasi yang diperoleh lebih real
2. Instagram : Pembangunan Branding atau membangun citra
3. Facebook : Sebagai jejaring sosial tapi sekarang ini mulai menurun
4. Youtobe : Sebagai Edukasi

Nah, sudah tahu kan? Kita tuh biasanya kalau ingin tahu soal pribadi seseorang ngintipnya instagram. Karena personal branding nampak dari sana. Entah instastory atau feed. Lalu bikin oersonal branding FAKE? Ahahah. Banyak sih! 

Menginspirasi Melalui Sosial Media

Dalam memulai akun sosial media, ada tahap-tahap yang harus kita ketahui yaitu:

1. Pembangunan Personal Branding, lebih menata diri kita sendiri untuk memilih mana yang harus kita posting atau yang tidak perlu di posting. Hayoloohh,,,masih mau selfi-selfi di feed instagram? Mau instastori hal yang super ngga penting?
2. Goals ( *aktif, positive, inspirasi* )
3.Set Up Agenda yang akan di ceritakan di sosial media. Mau bagikan apa sih? 

Tips tambahan lagi nih dari dari @boylagi soal memperlakukan socmed kita.   
  • Harus konsisten dengan nama yang ada di sosial media
  • Harus konsisten dengan design
  • Perlakukan Followers dengan baik.

“Ya bebaslah socmed-socmed gue” pasti ada yang bilang gitu. Tapi, ya jangan maksa “Folbek dong kak kita sekomunitas anu lho”. Lhah, aku bisa dapat apa dari feed kamu? Itu intinya. Kita cenderung follow seseorang jika ada manfaatnya, entah menginspirasi atau apalah. Aku perlu alasan untuk folback, maaf ya kalau terkesan sombong. Sayang kuota, sayang waktu, kalau yang nampak di feed socmed adalah hal yang ngga ada manfaatnya. 

Blogger Perempuan 30 Day Challenge:

Continue Reading

Social media

9 Hal Penting Tentang Profil Bisnis Di Instagram

By on September 4, 2016
Profil bisnis instagram, tips instagram, sosial media, branding instagram
Instagram sudah menjadi koloni besar dengan banyak sekali user di dalamnya. Bukan lagi galeri seni dan diary online, instagram telah berubah menjadi pasar sekaligus tempat memasang reklame. Hal ini yang menjadi pemicu munculnya fitur ‘profil bisnis’ di instagram. Apa sebenarnya tujuan dari profil bisnis? Mengapa kita perlu mengubahnya?
Siapakah yang sebaiknya memiliki profil bisnis? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu beberapa hari ini menyambangi berbagai platform chat yang saya miliki. Sebenarnya, ada tiga hal inti dari fitur ini. Profil bisnis digunakan untuk menonjolkan brand, mendapatkan informasi statistik, dan tentunya untuk menarik followers baru.

1| Cara Mengubah profil personal ke profil bisnis

Hampir semua user instagram penasaran ingin mencoba fitur baru ini, termasuk saya. Beberapa kali mencoba sendiri mengalami kesulitan. Eh kebetulan seorang teman blogger menuliskannya secara rinci. Kalau profil instagram kamu belum diubah dan ikutan penasaran, bisa baca tulisannya Mirna ini ya.
Baca: Langkah Mengubah Profil Instagram ke Bisnis

2| Sebagai Branding

Setelah berhasil mengaplikasikan tutorial yang ditulis Mirna, saya menemukan tulisan ‘blog pribadi’ di bawah nama saya. Coba cek punya Mirna tulisannya ‘Blogger’. Ooh…jadi disinilah kita meletakkan branding kita sebagai apa. saya rasa, branding Blogger lebih tepat ya. Lalu bagaimana caranya saya bisa mengubah ‘blog pribadi’ ke ‘blogger’?
Profil bisnis instagram, tips instagram, sosial media, branding instagram
Follow aku ya….
Caranya adalah dengan masuk ke facebook fan page kita dan melakukan pengeditan pada setting. Cari aja yang sesuai dengan branding yang mau ditonjolkan.
Tanpa kepo lebih dalam, kita jadi tahu nih si pemilik akun itu ‘apaan’ kalau sudah mengubah ke profil bisnis.Baca: Cara membuat iklan di instagram (tanpa kartu kredit)


3| Melihat statistik postingan

Sebelumnya kalau kita mau melihat statistik instagram, kita harus memiliki tools pihak ketiga yang berbayar. Nah, seperti halnya statistik twitter…akhirnya instagram pun bisa.
Foto yang kita upload setelah mengubah akun ke bisnis, akan memiliki fitur cek ‘insight’ yang lokasinya di bawah foto.
Profil bisnis instagram, tips instagram, sosial media, branding instagram
Ketika diklik, akan ada 3 hal yang kita temukan. Ada Impression yang artinya adalah berapa kali foto kita dilihat. Reach adalah berapa akun yang melihat foto kita, nah kalau Engagement maksudnya adalah berapa banyak like serta komentar atas foto yang telah kita upload.

4| Melihat statistik Followers

Saya sih termasuk orang yang penasaran dengan followers instagram. Seperti halnya google analytics yang saya pasang di blog untuk menganalisa pengunjungnya, instagram fitur baru ini memungkinkan hal tersebut.
Profil bisnis instagram, tips instagram, sosial media, branding instagram
Banyak mas2 dan mbak2 nih followersku
Gender, age rank, termasuk top location bisa dicek lho.
Profil bisnis instagram, tips instagram, sosial media, branding instagram
Ternyata followers saya adalah pria dan wanita dewasa di Jakarta. Mereka lebih aktif di hari kerja pada sore hari. Hey…ini bisa dipakai untuk tawaran ke brand dong? Iya banget. Nah dari sini juga saya tahu jam-jam primetime buat upload foto biar banyak engagement.

5| Penawaran ke customer

Misalnya saya blogger atau influencer, keberadaan statistik bisa saya jadikan tool untuk penawaran ke brand. Nah kalau saya brand, misal online shop nih…bisa dong jadi tahu target kita tuh siapa saja. Followers kan target pasar kita.
Omong-omong penawaran, di fitur bisnis ini kita bisa bikin iklan sendiri. Yeah.
Profil bisnis instagram, tips instagram, sosial media, branding instagram
Bisa bikin iklan lho

6| Harus buka gembok

Kalau akun kamu digembok, sayang banget nggak bisa diubah ke profil bisnis. Yaiyalah.

7| Harus memiliki Facebook Page

Profil Bisnis di Instagram terkait dengan Facebook Page, jadi untuk bisa menggunakan fitur bisnis di Instagram, harus punya Facebook Page terlebih dulu. Gampang kok buatnya, tenang saja.

8| Harus mengisi kontak

Nah, ketika kita membuat profil baru, ada minimal 1 kontak yang harus kita isi. Disitu ada 3, alamat…no telpon…dan email. Kalau saya sih cukup memasukkan alamat email saja.


9| Bisa kembali ke akun personal

Kalau kamu Cuma penasaran saja lalu merasa tidak ada manfaatnya, bisa kok balik ke akun personal.
Bagaimana, tertarik untuk mengubah profil instagram kamu ke bisnis?
Tulisanku yang lain soal instagram bisa dibaca di sini ya:

Continue Reading

Food | Indonesia | Traveling

Titik Koma, Kafe instagramable di Garasi

By on Agustus 19, 2016
Titik koma coffee, titik koma, kafe titik koma

Siang itu udara Surabaya sedang sangat panas-panasnya. Berbekal google maps, saya menuju jalan Juwono 25 yang mana niatnya menemui beberapa teman di sana. Informasinya sih, tempat itu adalah sebuah kafe bernama titik koma. Bapak ojek online yang mengantar saya telah berhenti di lokasi sesuai petunjuk peta, tapi tempat yang dimaksud tidak nampak juga. Saya yang sudah agak senewen karena dicekam lapar memasrahkan kepada bapak ojek untuk menanyakan alamat titik koma coffee kepada beberapa warga yang kebetulan ada di pinggir jalan. Ternyata kafe yang dimaksud sudah ada di hadapan mata. Tidak ada papan petunjuk atau tanda apapun bahwa itu adalah sebuah kafe.

Belum full open

Seorang laki-laki berwajah Asia menyambut saya dan membukakan pintu kafe yang terbuat dari kaca. Ada beberapa tulisan saja di pintu itu menggunakan spidol tentang jam buka kafe. Oh..ternyata titik koma coffee ini belum open publik sepenuhnya. Saya mengunjunginya pada 30 Juli 2016 lalu.

Instagramable interior

Kesan pertama ketika memasuki kafe adalah “wow, instagramable”. Kesan kedua “wah..luas ya” kesan ketiga “ohh itu cuma kaca..hahha”. Iya, ternyata kafe titik koma ini hanya berupa lahan garasi di samping rumah. Penataan interiornya tidak hanya cantik dan enak difoto namun juga sangat efisien. Sama sekali tidak ada kesan sumpek atau sempit.

Dominasi warna putih pada dinding, krem pada furniture, serta hijau tosca pada meja bar membuat kesan warm dan santai. Ada beberapa bunga yang ternyata bunga asli sebagai pemanis ruangan kafe.


Banyak bacaan

Bagi kamu yang suka baca, di titik koma coffee banyak bacaan bagus lho. Buku-buku baru yang hits juga majalah seperti Kinfolk yang sering nongol sebagai property foto on the table anak instagram. sayang sekali, tidak ada koran di titik koma coffe. 
Titik koma coffee, titik koma, menu titik koma
Buku buat dibaca, bukan cuma difoto 🙂

Menu

Setiap hari ada coffee of the day spesial di titik koma. Saya yang kehausan tidak memesan kopi, karena yang terbayang adalah ingin segera mengguyur tenggorokan dengan es. Pilihan makanan tidak banyak, ya ala kafe banget. Jadi, jangan harap menemukan rawon di titik koma coffee, heheh.
Saya, Irkham, Surya, dan Vian baru pertama kalinya ke kafe ini. Jadi ya benar-benar tidak ada ekspektasi yang gimana-gimana.

A photo posted by M irkham NZ (@irkham_nz) on Aug 18, 2016 at 4:42am PDT
Titik koma coffee, titik koma, menu titik koma
Waffle Cinamon Sugar
Fake cappucino iced (26k), cappucino (28k), espresso (25k), chocolate iced (36k) adalah minuman yang kami pesan. Karena sudah saatnya jam makan siang, makanan berat juga menjadi pilihan dong ya. Waffle cinamon sugar (38k), basil chicken rice (28k), dan fluffy beef (33k) juga tersaji di meja. Tak disangka, ternyata makanan itu hadir dalam porsi yang bukan ala kafe. Porsinya buanyak lho, ala warung deh tapi penyajiannya memang rapi dan rasanya enak.

Titik koma coffee, titik koma, menu titik koma
Fluffy beef
Titik koma coffee, titik koma, menu titik koma
Basil Chicken Rice
Melihat pesanan Vian yang Fluffy beef rice itu, saya terperangah. Oalah, itu empal sapi tho ternyata, hweheh. Selain menu ini, ada juga brownies dan banana cake kalau mau yang nggak berat-berat banget.


Ada smoking area

Kalau kamu mau ngafe sambil menikmati semilir angin Surabaya, di teras depan ada beberapa meja juga lho. Jangan khawatir pemandangannya nggak asik, karena dinding kafe kiri dan kanan ditumbuhi berbagai tanaman. Di jalan depan kafe juga adem karena banyak pohon besar. 

Rate

5/5 untuk kenyamanan
4/5 untuk rasa
4/5 untuk harga
4/5 untuk lokasi

Alamat

Jl. Juwono 25, Surabaya, Jawa timur.
Instagram: @titikkomacoffee
Memanfaatkan bagian dari rumah untuk tempat usaha adalah inspirasi baru yang saya dapatkan dari tempat ini. siapa sangka, garasi yang hanya muat 1 mobil itu bisa disulap sedemikian cantiknya.

Titik Koma Coffee saya rekomendasikan untuk kamu yang sekedar ingin santai dan foto-foto cantik.

Terima kasih sudah membaca Friday Hoby kali ini. Sampai jumpa di cerita traveling selanjutnya.

Continue Reading

Social media

Blogger To Vlogger

By on Februari 24, 2016
 

apa itu vlogger, apa itu vlog, youtuber, cara menjadi vlogger, cara membuat vlog, video, youtube, instagram, social media, followers
Yuk cobain bikin Vlog

Hai..saya blogger cewek. Sudah tahu lah ya pasti, buktinya punya postingan dan url blog. Kalau vlogger? Hemm..belum deh kayaknya. Baru dua postingan di blog ini yang saya sertakan video. Sebenarnya saya suka buat video, bahkan pernah ikut workshop dari sebuah stasiun televisi tentang cara membuat sebuah berita termasuk teknik pengambilan gambar. Tapi..kembali ke percaya diri sih, masih malu. Beberapa waktu lalu, blogger senior Pak Dhe Cholik mengadakan giveaway stand up comedy. Itulah pertama kalinya saya mencoba mempublish secara terang-terangan video pendek yang nggak lucu sama sekali itu (malah kata temenku mirip ceramah ala mama Dedeh). Fiuuhh..meski take nya beberapa kali dan pindah-pindah lokasi. Vlogger itu apa sih? Apa cewek bisa jadi vlogger?

Vlogger itu apa ya? 
Awalnya tahu vlogger itu dari Raditya Dika. Vlogger adalah akronim dari video blogger. Jadi, orang yang bikin konten tapi berupa video. Bisa juga video itu menyertai sebuah postingan blognya. Kalau Vlog,  itu adalah akronim dari video blog yaitu konten yang berisi video. Sudah sering kan melihat? Biasanya sih kalau pas saya nyari tutorial tertentu..lebih enak via vlog ini yang diambil dari youtube. Kadang membaca teks itu takut salah persepsi. 
Vlog harus Tutorial?
Persepsinya memang vlog itu berupa tutorial ya. Tapi ada kok yang curhat-curhat..malah banyak. Tentunya, kalau vlog kita berupa tutorial akan lebih mudah menarik viewers. Ya..seperti kebiasaan saya, tiap perlu tutorial lebih nyaman nyari video. Mau tutorial make up, tutorial benerin genteng bocor, unboxing gadget..hingga tutorial bikin kopi. Tinggal cari aja…solusinya banyak. Buanyaaak. Kalau Raditya Dika atau Sacha Stevenson bukan tutorial kok,,tenang saja. Masih banayk aliran lain dalam Vlog. Kalau saya apa dong? Hemm…
Vlog Harus Panjang?
Semenjak instagram bisa ngirim video, muncul vlog ala instagram yang cuma 15 detik. iyaps..dan meski 15 detik,,hasilnya ngga kalah kok sama yang puanjang ala youtube. Ingat video si teteh Princess Syahrini? ternyata buat jadi viral dan menghibur ngga harus panjang. 
Vlogger Cewek Indonesia
Selama berselancar dalam dunia youtube, yang saya temuin kebanyakan vlogger itu cowok. Kecuali kalau topiknya khusus kayak vlog hijab, make up, itu pasti cewek kok (ada ngga yang cowok..mau dong tahu channelnya? Hehehe). Vlog Cewek Indonesia yang saya subscribe aja Cuma 1 channel. Sacha Stevenson. Dari doi belum seterkenal sekarang sih..gegaranya video dia yang viral pas ngomongin Indonesia.
Modal jadi Vlogger
Selain percaya diri, vlogger juga perlu modal lain. Ehem..kamera yang bagus. kalau kamera smartphone dan no edit bisa ngga? Bisa kok. Itu lho yang di channel youtube saya..sebut saja TheNuruLinayah semuanya pakai hape. Tapi, ya apa adanya banget lah. Namanya juga masih sangaaat amatir. Selain itu, kemampuan editing dan teknik pengambilan gambar juga rasanya penting. Jangan lupa juga olah vokal. Atau kamu mau videomu didubbing orang?
Sempat sih, buka channel youtube yang menurut saya keren banget. Tapi ada satu kekurangannya. Si vlogger ngomongnya kecepetan. Scriptnya sudah kece padahal, kan sayang banget ya. Jadi berasa kurang nyaman aja sih.
Blogger To Vlogger?
Kayaknya boleh juga, tapi saya harus belajar banyak soal ini. Kebetulan nih, komunitas blog yang saya ikuti mau ngadain semacam ngobrol cantik gitu deh, ngebahas soal vlog ini. Ngga Cuma soal youtube sih..tapi juga instagram. Aaaakk..instagram? pasti cewek-cewek langsung histeris. Mau kan followers sama likers kita buanyaakk..? Biar tahu nih, gimana strateginya maksimalin Youtube dan instagram. so, harus banget dateng. 6 Maret 2016 masih kosong kan?
A photo posted by Blogger & Engineer (@innnayah) on Feb 24, 2016 at 3:34am PST

Ada yang mau nemenin ke sana? Makasih ya sudah stay tune di Wednesday kamar cewek.


Continue Reading