Environment | sponsored

Bekal makanan yang wajib dibawa saat naik gunung

By on Agustus 12, 2016
mendaki, pendaki,bekal mendaki, naik gunung
Sebagai pendaki newbie, saya menurut saja ketika koordinator pendakian ke gunung Prau menugaskan membawa ini itu sebagai perbekalan. Meski mendaki ke gunung prau terkesan sangat mudah dan bukan merupakan gunung yang berada di antah berantah, bekal tetap harus dipersiapkan. Sebenarnya bisa saja membeli bekal di sekitar pos pendakian, tapi demi kelancaran semua itu dipersiapkan dari Jakarta. Meski awalnya saya merasa bekal sudah cukup, ternyata teman-teman lain lebih lengkap. Iya, mereka yang sudah biasa naik gunung tahu apa saja yang dibutuhkan.

Bekal kelompok

Mas Andri menugaskan semua peserta pendakian membawa beras dan mi instan. Sedangkan untuk bekal kelompok, bagian saya adalah membawa sayuran dan tempe. Untuk tempe ini saya membeli tempe yang sudah sekalian dibumbui agar lebih praktis.

Bekal penunda lapar

Sebenarnya membawa makanan yang menjadi andalan kita sebagai penunda lapar itu wajib ya. ada yang penunda laparnya biskuit, ada yang kacang atom, kalau saya sih sosis. Lebih praktisnya sosis yang bisa langsung dimakan.

Bekal Makanan Mendaki Gunung yang wajib dibawa

Ketika kami sekelompok sudah tiba di gunung Prau dan membuka bekal masing-masing, ternyata banyak banget dan cenderung berlebih untuk stok 2 hari. Sebenarnya apa saja sih yang harus dibawa saat mendaki agar tidak memberatkan di ransel dan tidak meninggalkan banyak sampah?

beras

Mau tidak mau, orang Indonesia belum terasa makan kalau belum menyendok nasi. Apalagi setelah tenaga terkuras karena mendaki. Sebenarnya akan lebih praktis membawa roti sebab kita tidak perlu menyiapkan penanak nasi dan air untuk memasak. Tapi, namanya kebiasaan ya mau di darat atau di laut maupun di gunung harus tetap dijalankan. Khawatirnya, perut kita tidak siap makan roti saja. Masuk angin, hipotermia, malah lebih fatal lagi kan akibatnya.

cokelat, Permen, madu

Bekal ini lebih digunakan saat di perjalanan. Daripada sedikit-sedikit minum air, akan lebih praktis dan menghasilkan tenaga memakan kudapan manis seperti ini.

air mineral

Untuk gunung yang tidak ada sumber air seperti gunung prau, air mineral harus dibawa dari bawah sebelum mendaki. Air ini bukan cuma untuk minum, tapi juga untuk memasak. Jadi, hemat-hematlah saat perjalanan mendaki.

Makanan siap saji

Makanan siap saji tidak harus mi instan ya, tapi sudah menjadi adat sepertinya untuk mengaitkan mi instan dengan gunung. Kemarin itu, kita bawa otak-otak dan sosis. Cukup goreng saja bisa langsung dibuat lauk. Namanya juga di gunung, meski sangat sederhana tapi sensasinya mewah. Nasi lauk otak-otak rasanya kok sedap sekali ya.

bekal di gunung, sarapan di gunung, pendaki
sarapan sederhana

Sampah sisa bekal

Tentang kemasan makanan siap saji yang biasanya terbuat dari plastik memang akan meninggalkan sampah. Sebaiknya memang kita meminimalisir, agar bawaan ke bawah nanti tidak berat. Tidak boleh pakai banget ya ditinggal di gunung, itu tidak sopan. Untuk mi instan memang kita mau tidak mau harus membawanya dalam keadaan berplastik, nah kalau sosis bisa sih kita bawa yang pakai kemasan edible alias plastiknya bisa dimakan.

Bagikan sisa bekal

Sayang banget sih kalau bekal kita nyisa dan harus dibawa turun lagi. lebih baik sih tawarkan ke pendaki lain, siapa tahu membutuhkan. Sudah siap naik gunung lagi? Jangan tinggalkan jejak kecuali foto, salam lestari.

Continue Reading