Tought

Terlibat friendzone dengan yang sudah berpasangan itu selingkuh?

By on April 21, 2017
Semua terasa normal dan wajar
antara saya dan si sahabat. Hingga pada suatu masa, dia tiba-tiba menghilang. Tak
pernah lagi menyapa lewat chat pribadi maupun sosial media. Beberapa minggu
berlalu, akhirnya saya memberanikan diri menanyakan ke dia, lewat chat santai
dan ringan seperti biasanya.

“woi…kamu kemana sih…ga
pernah nongol?”

“sorry…kemarin-kemarin
itu…aku ngga pernah kontak kamu karena cewekku cemburu”

“cemburu sama aku?”

“iya…”

Selingkuh dengan sahabat

Seketika, saya tidak tahu harus
berkata apa. sebagai perempuan, saya tahu bagaimana rasanya cemburu. Menguras hati
kalau kata Vidi Aldiano, duh…kok jadi merasa bersalah. Tapi, bersalah atas
apa? rasanya persahabatan saya dan cowoknya itu masih wajar. Saya bukan
selingkuhannya.

Kembali di Jomblo Story

Saya bingung memulai darimana
lagi rubrik jomblo story ini. Sempat terpikir untuk menghentikannya karena
isinya terlalu curhat, tapi kok banyak yang kangen juga. Menuliskan uneg-uneg
mingguan di blog memang sedikit mengurangi keresahan, syukur-syukur menjauhkan
saya dari mimpi buruk setiap malam. Ada banyak hal yang sedang berputar di
kepala, utamanya sih tentang perselingkuhan. Lebih tepatnya bagaimana
memosisikan persahabatan tetap di jalurnya, tidak menyerong atau menikung ke
kavling selingkuh.

Berteman dengan lawan jenis

Bagi saya, berteman dengan lawan
jenis itu biasa saja. Kenyataanya, takdir membuat saya sekolah dan kerja di
tempat yang lebih banyak cowoknya. Efek samping dari kondisi ini bikin saya
mudah bergaul dan mengerti pria.
Prinsip dalam berteman dengan
kondisi kayak gini adalah ngga cepat baper. Ya namanya juga pria, sudah pada
dasarnya menjadi pelindung dan melayani. Kalau dikit-dikit baper dan menganggap
spesial, bakalan capek sendiri.

Saat si sahabat telah berpasangan

Diantara teman dan sahabat lawan
jenis, pasti ada dong yang sudah berpasangan entah itu baru pacaran atau sudah
menikah. Dalam inner circle saya malah kebanyakan sudah ngga single lagi.
Makanya, penjagaan harus lebih extra ketat dibandingkan dengan berteman sesama
single. Buat jombloers mah resikonya terlibat friendzone, sungguh lebih
mendingan dibanding perselingkuhan.
Baca: kamu terlibat friendzone?

Tanda-tanda si sahabat mulai
jadiin kamu selingkuhan

Selingan atau selingkuhan itu
sama ngga ya? mungkin kalau selingkuh ada kesepakatan kedua belah pihak. Nah,
selingan itu sepihak saja…benar ngga?
Ada beberapa gelagat sahabat
lawan jenis yang perlu kamu ketahui nih biar bisa waspada.


Obrolan bersifat pribadi

Ya namanya juga sahabat ya kan,
bisa tuh ngobrol kesana kemari dari politik hingga konspirasi. Tapi, kalau dia
terlalu banyak curhat masalah pribadinya bisa jadi dia memang ada apa-apa. Lain
cerita kalau curhatnya di grup chat, hehehe…maksud curhat disini adalah
berdua saja.

Pergi berdua

Sekali dua kali wajar jika dia
minta ditemani, tapi kalau keseringan kamu perlu hati-hati. Kalaupun dia ngga
ada maksud macam-macam, kan orang lain lihatnya bisa saja negatif. Bukan dia
yang jadi omongan orang, tapi kitanya sebagai perempuan. Amit-amit deh dikatain
pelakor alias perebut laki orang.

Ngabarin setiap saat

Jaman sekarang, apa-apa dibagikan
di instastory. Lagi dimana, ngapain, bisa ketahuan. Itu sifatnya public, tapi
kalau secara pribadi dia selalu ngabarin ke kita…hemm.


“aku barusan landing nih, ini
baru nemu taxi, capek banget mau langsung pulang”

Bukannya baper, tapi kalau kamu
jadi orang terakhir yang dihubunginya menjelang boarding dan orang pertama yang
dikabarin setelah  landing…pasti kamu
spesial di mata dia.

Dilabrak itu ngga enak

Kalau sudah tahu ada gelagat
mencurigakan dari si sahabat lawan jenis, coba deh kasih pengertian ke dia.
kalau ngga enak ya menjauh sedikit. Maksudnya, kalau dia ngajak ngobrol jawab
saja seperlunya. Daripada terjadi yang engga-engga di kemudian hari. Misal,
kamu tiba-tiba dilabrak ceweknya.

“kamu dekat ya sama mas X? Sejak kapan?”
bunyi sebuah pesan singkat di pagi hari yang kurang lebih adalah pelabrakan
cara halus.

“kamu…tolong jangan dekat-dekat
dengan si A lagi” kalau ini gaya teks pesan cewek cemburu yang lumayan keras.

Valak pelakor

Gara-gara akun gosip di instagram
saya jadi tahu istilah valak dan pelakor. Itu sebutan buat perempuan yang
ganggu hubungan orang lain. Naudzubillahimindzalik jangan sampai kejadian
seperti itu. kita memang tidak bisa menahan biar orang lain ngga nyaman, suka,
bahkan cinta ke kita…tapi setidaknya punya benteng agar tidak ada pihak yang
tersakiti.
Bisa jadi hubungan si sahabat
dengan pasangannya sedang tidak enak, lalu menjadikan kita sebagai selingan. Iyak,
pengobat kejenuhan. Selagi masih dalam batas wajar sebagai teman ya ngga
apa-apa. masalahnya, kadang kita abai terhadap batas itu. Terlibat friendzone dengan
sahabat yang sudah berpasangan itu tidak mudah.

Continue Reading

Tought

Playlist Lagu Agar Cepat Move On di Langit Musik

By on Februari 24, 2017
Salah satu problematika kehidupan
usia 20an adalah ketika satu persatu teman…sahabat…mantan
gebetan…mencicipi rasanya salam-salaman di pelaminan sebagai mempelai. Kenapa
problem? Tak dapat dipungkiri, meski mungkin sedikit atau sebentar…muncul
juga perasaan kalah. Ahahhaa…saya tahu ini ngga bener, tapi manusiawi kan? Daripada
memusuhi mantan gebetan atau siapalah itu, mending kita streaming lagu…ikut
nyanyi…biar hormon  stress segera
pergi. Bagian otak kita memang bisa menyimpan memori berupa nada, lirik,
sekaligus terintegrasi dengan rasa maupun kejadian pada saat mendengarkannya. Terkadang,
lagu juga bisa menjadi terapi ampuh menyembuhkan luka atau menjadikan keadaan
menjadi lebih nyaman.
Review aplikasi langit musik telkomsel, aplikasi langit musik, streaming lagu di langit musik, langit musik warung blogger, playlist lagu untuk move on, cara move on, lagu untuk patah hati

(Mantan) Penikmat Radio

Salam untuk anak-anak kelas
sepuluh lima, spesial buat yang …..

Jaman SMA itu masa-masanya ngga
bisa jauh dari radio. Salam-salaman dan rekuest lagu lewat sms pakai nama palsu
sok anonim ngga dianggap hal yang alay.  Saking
seringnya dengerin radio, sampai hapal chart musik…lagu dalam dan luar yang
lagi hip. Sekarang masih  dengerin juga,
tapi pada kesempatan tertentu saja.
Daripada disela iklan, saya lebih
sering streaming lagu di aplikasi Langit Musik. Feel nya hampir sama kok dengan
radio, bahkan ada fitur tag stasion yang emang mutar acak lagu tanpa kita tahu sebelumnya
yang merupakan ciri khas radio. Soal lagu yang lagi hip juga bisa ketahuan
lewat fitur trending. Setiap kota bahkan ada dan bisa kita cek disana.
langit musik
trending song

Lagu dan move on

Kembali ke topik soal move on,
saya punya lagu-lagu andalan dan cerita dibaliknya kenapa bisa seperti itu.
Move on ngga Cuma dari gebetan kok, termasuk juga move on dari keadaan ngga
nyaman lainnya. Cekidot!

1| Kesempurnaan Cinta
Lagu kesempurnaan cinta punya
Rizki Febian ini simpel banget, tapi dari awal kemunculannya terngiang selalu. Setiap
mendengar lagu kesempurnaan cinta, bawaanya pengen ikutan nyanyi. Enaknya kalau
pakai aplikasi Langit musik tersedia lirik juga, jadi ngga perlu googling lirik lagu ahahah.

aplikasi langit musik
Lirik lagu berani sendiri

Udara Dieng yang adem,
pemandangan hijau, hamparan bunga Daisy, adalah kesan yang timbul dari lagu kesempurnaan cinta. saya masih inget betapa seringnya saya mendengar orang memutar
kesempurnaan cinta di masa perjalanan ke gunung prau tahun lalu. Syahdu banget
memang dan membawa mood jadi lebih baik.

gunung prau dieng
alam, kesempurnaan cinta Tuhan
2| All of me
Sebenarnya ada banyak lagu barat
yang punya kesan, termasuk Bring me to life yang ngingetin sama momen ospek
kampus. Penyebabnya adalah ketika harus bangun dini hari buat prepare segala
macemnya, teman sekamar asrama nyanyi lagu ini kenceng-kenceng.

All of me, ada beberapa
versi…tapi paling berkesan ya versi originalnya. Kesan yang ditimbulkan
adalah ketenangan dan terbawa suasana saat saya dan 2 orang sahabat karaoke
bersama. Momen tertawa tanpa beban itu sungguh indah.

3| Terlatih patah hati

Kamu dengerin deh lagu ‘terlatih
patah hati’ nya the Rain, gue banget

Kalimat itu muncul dari sahabat
saya pas makan siang di kedai kita Bogor usai menghadiri sebuah kondangan. Saya
pikir ini lagu melow, ternyata liriknya boleh banget buat penyemangat pas dalam
kondisi down.

Ketika saya nanya ke beberapa
teman soal lagu playlist lagu yang jadi moodbooster, Terlatih patah hati juga
disebutkan oleh mereka. Tak ada salahnya kalau kamu juga ikut mendengarkannya
nih.

4| Playlist Move on di Langit
Musik

Kalau nggak mau repot nyari lagu
satu-satu, bisa kok borongan saja. Saya biasanya search di aplikasi streaming
Langit Musik, misal kata ‘move on’. Dari sana akan muncul judul lagu, nama
album, dan playlist yang mengandung kata kunci tersebut.Ada puluhan lagu dalam
playlist, silakan putar dan semoga moodmu jadi lebih baik.

playlist lagu move on
gampang move on

Streaming Atau Download?

Memori handphone saya itu Cuma 16GB
dan nggak menyediakan slot memori eksternal. Jadi, daripada
menuh-menuhin…ngga ada satupun lagu di dalamnya. Kalau mau dengar musik ya
enakan streaming. Selain itu, streaming juga membuat saya lebih menghargai hak
cipta musisi. Mendownload musik tanpa ijin memang hal yang sudah dianggap
lumrah ya, tapi…sebaiknya ya tidak dilakukan lah namanya juga ilegal.

Misal kamu pakai aplikasi Langit
Musik, ada fitur download yang memungkinkan kamu memutar lagu meski dalam
kondisi offline (tanpa jaringan internet). Ngga perlu kartu kredit juga kok
bayarnya, tinggal motong pulsa reguler. Harganya Rp 6600 per 7 hari. Ini sih
seharga seblak basah pinggir jalan tanpa telor ya kan?
langganan langit musik

Ditinggal nikah mantan gebetan,
patah hati sebelum penembakan, si inceran ternyata sudah punya tunangan, dan
masih banyak drama lain dalam hidup ini…adalah ujian. Seburuk apapun keadaan,
selalu ada jalan terbaik untuk kembali ke kondisi yang nyaman.

Postingan blog ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Review Aplikasi Langit Musik kerjasama Langit Musik dan Warung Blogger

Continue Reading

Tought

Pengaturan Keuangan Untuk Wanita Yang Telat Nikah

By on November 15, 2016
financial planning untuk wanita yang telat nikah, financial planning untuk wanita lajang, pengaturan keuangan untuk single, smile with me, yuk atur uangmu

Bagi sebagian besar orang di Indonesia, wanita usia 27 yang masih lajang itu sudah masuk kategori telat nikah. Yang seumuran sudah punya anak dua, yah..minimal lagi hamil muda deh. Bagi sebagian lagi, usia 27 adalah masa-masa penuh semangat menggapai karir.
Ada benarnya juga sih, merasa nggak ada tanggungan jadi bebas ngembangin apa aja yang saya suka. Orang-orang terdekat mulai khawatir saya terlena. Terlena melajang lebih lama dan terlena nggak nyiapin apa-apa buat masa depan. Masa depan yang seperti apa? Maksudnya tabungan gitu? Atau aset yang mendatangkan passive income?

Jika Waktu Gajian Tiba

Yang saya lakukan selama ini adalah menghabiskan gaji sesegera mungkin. Apa? Usai gajian, karena memang belum ada tanggungan apa-apa langsung saja bayar ini itu. Cicilan kendaraan, kost, arisan, nyisihin buat uang belanja sebulan, dan sisanya masukin ke tabungan. Saya punya beberapa rekening bank yang emang disiapin buat beberapa keperluan.


Usai Dapat THR dan Bonus

Jika teman-teman kantor yang notabene 90% sudah berkeluarga menanti bonus tahunan dan THR untuk renovasi rumah, saya mah engga. Renov rumah ibu kost? Hehe. Kemana larinya uang itu? Kalau pas THR ya sebisa mungkin buat zakat lah. Kalau bonus, dikumpulin aja atau buat beli gadget incaran

Ngga Buka Bisnis

Jaman sekarang, apa aja bisa dibisnisin ya kan? Minimal jadi reseller online shop teman lah. Lalu kenapa saya nggak lakuin? Kan bisa sambil kerja? Entah ya, apa ini karena dalam keluarga tidak ada darah bisnis sehingga rasanya kayak mustahil deh.
Nggak yakin bisa bikin usaha dari 0, direct selling ataupun engga…sama saja parno ah. Padahal, kalau di agamaku dibilang pintu rizki itu paling banyak dari perdagangan lho.

Belum Punya Rumah Sendiri

‘Berapa kosan sebulan?’
‘950.000’
Tiap kali saya jawab jujur kayak gitu, si penanya pasti bakal nimpalin
‘Hah! Segitu sih mending nyicil rumah’
Alhamdulillah, saya pernah sampai hampir bayar DP rumah yang lokasinya sangat strategis. Sudah survey, sudah tahu benefitnya lokasi tersebut dsb. Apa mau dikata, orang tua belum mengijinkan. Meski saya lontarkan dalil-dalil investasi, tetap saja pendapat mereka sudah bulat.

‘Beli rumah nanti saja kalau sudah nikah. Kalau sudah rejekinya, nanti juga bisa kok…meski mungkin harganya beda dengan sekarang’.

Kalian semua sepakat kan, kalau investasi property itu bagus banget? Bahkan teman saya ada yang sampai buka usaha kontrakan di Jakarta sebagai bisnis sampingan.

Digoda Asuransi Investasi

Di kantorku lagi ramai prospekan asuransi sekaligus investasi. Kalau dengar cerita para membernya sih, ngeriiii…deh. ya nggak separah Dimas Kanjeng juga gandain uangnya, intinya sih makin kita punya banyak member…kita dapat komisi banyak gitu.
Nah, yang model member-memberan dari dulu aku kurang sreg. Entah ya, bukan cuma soal legalitas di agamaku…tapi ya kurang nyaman saja.

Nggak Ngerti Cara Ngatur Duit

Saya mengakui, perihal literasi keuangan masih sangat minim. Cuma tahu pepatah ini:

‘hemat pangkal kaya’. 

Dan satu lagi, penggalan syair lagu jaman kecil.

‘bang bing bung yook kita nabung, bang bing bung hey…jangan dihitung…tau-tau kita nanti dapat untung’. 

Hehehe yang bacanya sambil nyanyi, kita seumuran nih. Tingkat literasi keuangan kita hanya 24%, padahal Jepang 60%. Jadinya apa? Kita kurang refleks dengan kondisi keuangan yang ada.
smilewith me, yuk atur uangmu, sinarmas, warung blogger
ini di Jakarta Digital Corner

Pada suatu pagi yang mendung di Jakarta, saya datang ke event yang diadakan Sinarmas MSIG life. Acara ini bertajuk ‘yuk atur uangmu‘ yang menghadirkan praktisi financial planer. Awalnya saya berpikir, hm…palingan isi acara nggak akan jauh dari prospekan asuransi. Ternyata salah besar pemirsah, justru ada hikmah tersembunyi di baliknya. Apa saja itu?

Menabung Harus Punya Tujuan

Selama ini saya cuma tahu nabung itu baik, hemat pangkal kaya. Ternyata, menabung harus punya tujuan yang jelas. Buat transaksional, Emergency, atau Kebutuhan jangka pendek? Produk bank ada macem-macem, sesuaikan dengan tujuan tersebut. Tabungan hariankah, tabungan rencana, atau deposito. Jangan menaruh semu telur di 1 keranjang yang sama.

Inilah Perencanaan Keuangan Yang Baik

smartmoney games, financial planning
mirip banget monopoli kan?

Di acaranya sinarmas msig life itu, saya dan para blogger lain memainkan smart money games. Mirip banget sama monopoli. Dalam satu kelompok ada beberapa orang yang menjalankan berbagai profesi. Setiap orang punya alur keuangan yang berbeda-beda termasuk aset, investasi, serta hutangnya. Tujuan dari permainan ini adalah untuk literasi keuangan. Siapa yang menang? Yang persentase hutangnya menurun paling banyak dan asetnya bertambah.

yuk atur uangmu, sinarmas msig, smile with me, pengaturan keuangan, financial planing
Profesi yang saya jalankan adalah sebagai pengacara dengan rasio kekayaan 43% dan sisanya hutang hehhee. Ketika dadu di gelindingkan, maka semua mulai berjalan dari start. Tiba di kotak ‘gajian’ artinya kita dapat uang cash. Tiba di kotak PHK artinya kita tidak berjalan 1 putaran permainan. Yang paling menyedihkan adalah jika tiba di kotak musibah. 50% dari uang cash kita harus dibuang. Tapi, kalau kita pernah beli asuransi maka hal ini tidak akan terjadi.

smart money games, yuk atur uangmu
sudah main, susah berhenti

Selain kotak tersebut, ada juga kotak Oye. Disitu kita mendapatkan sesuatu, misal saham. Ada juga kotak wow yang isinya pilihan investasi serta usaha. Mau nggak mau saya harus mengeluarkan uang cash lagi jika tiba di kotak oops. Waktu itu judulnya melakukan service kendaraan.

Setelah mengalami kejadian musibah, saya mulai berpikir bahwa punya uang cash banyak-banyak itu nggak perlu. Jadi, saat ada penjualan saham…saya beli banyak-banyak deh. Buka warnet dan buka usaha donat juga saya lakukan untuk menambah aset.

Eh ternyata lumayan banget hasilnya, bisa buat bayar hutang-hutang sekalian ningkatin aset. Sebenarnya, itu kan yang disasar dari sebuah financial planning? Ini, vlog keseruan main smart money games.
Dilabeli telat nikah oleh lingkungan, ada baiknya juga sih. Saya jadi bisa jalan lebih jauh, mencoba lebih banyak hal, dan belajar lebih banyak. Menikah bukan sebuah life goals, tapi itu adalah fase dalam kehidupan yang harus dipersiapkan.

yuk atur uangmu, financial planing, smile with me, sinarmas msig,

Setelah memainkan smart money games, saya bertekad akan lebih berani untuk meningkatkan aset. Lewat apa? sepertinya sih ke property seperti tanah. Jangan lupa, asuransi dong. Sudah dapat modal asuransi si Peci, berupa asuransi jiwa dari Sinarmas MSIG life untuk satu tahun. 

Continue Reading

sponsored

Pengeluaran Wajib Si Single Usai Gajian

By on Oktober 11, 2016
iuran bpjs, bayar iuran bpjs, pengeluaran single,

Banyak orang berpikiran kalau si
single yang kerja kantoran itu duitnya aman. Padahal mah ya sama saja seperti
manusia pada umumnya. Kelihatannya kebutuhan para lajang tak banyak ya? apa
sih, nonton? Beli baju? Ngafe? Hehehhe…jangan salah, kalau nggak dikelola
dengan baik, uang gajian bakal habis-habis juga meski masih tidak ada
tanggungan menghidupi keluarga. Saya punya siasat, sejak di awal bulan segala
macam iuran dan cicilan dibayarkan. Hem…sisanya buat foya-foya di jalan yang
benar, amin. Kok aneh? ya, saya takut lupa dan teledor. Jadi yang sifatnya
wajib  didahulukan usai gajian banget. Apa
saja itu?


1| Bayar sewa kost

Sebenarnya ngekost itu nggak
efisien, apalagi kalau biaya kostnya sudah senilai cicilan KPR. Serius, tiap
bulan saya harus mengeluarkan sekitar 950ribu rupiah lho buat bayar kostan. Sedangkan
nih ya, cicilan KPR rumah subsidi ada yang cuma 700ribu. Hellauw! Saya sudah
survey rumah, nemu yang cocok, tinggal bayar DP saja…tapi orang tua belum
mengijinkan. Alasannya, saya cewek yang masih lajang. Jadi, beli rumah nanti
saja kalau sudah nikah bareng sama suami. Tapi kan investasi? Iya, orang tua
tetap bilang tidak. Okesip. Ibu kost saya termasuk yang cerewet soal uang sewa.
Jadi, nggak boleh telat apalagi kelupaan.

2| Bayar cicilan kendaraan

Setelah nebeng sana sini,
ngangkot sana sini, saya memutuskan membeli kendaraan pribadi. Eh, bukan beli
ding…kredit. Alhamdulillah sebentar lagi lunas, benar-benar nggak terasa. Cicilan
kendaraan jangan sampai kelewat ya, bahaya nanti disita dealer hehe.


3| Bayar Iuran Asuransi

Ada yang pakai asuransi? Sepertinya
sekarang hampir seluruh rakyat Indonesia sudah berasuransi deh. Minimal BPJS kesehatan, ya kan? BPJS sifatnya
wajib bagi seluruh WNI maupun WNA yang kerja di Indonesia lho. Bahkan, kalau di
sebuah perusahaan ada karyawannya yang tidak mendaftar BPJS…si perusahaan
akan terkena denda.

Saya juga cuma ikut asuransi ini
kok. Setiap bulan, iurannya sudah otomatis terpotong dari gaji. Alhamdulillah ya,
nggak usah repot. Eh emangnya bayar iuran BPJS kesehatan repot ya? kalau dulu sih iya. Harus ke kantor BPJS
lah, harus ke bank lah, paling sepele juga lewat ATM. Eh, kalau sekarang, nggak
perlu keluar rumah. Lewat Tokopedia juga bisa lho, caranya juga gampang banget.
Kalau kamu biasa belanja online, udah deh…dalam hitungan kurang dari 5 menit
pasti beres. Bisa bayar dari mana saja dan kapan saja. Kan enak daripada harus
ke ATM yang antri plus bayar parkir hahhaa.

4| Tabungan Wajib

Nabung itu sebaiknya di awal
bulan, kalau engga…hmm jangan harap deh. Nominalnya juga sudah ditentukan. Deritanya
sekarang, tapi nikmatnya nanti. Kalau kamu merasa ngga bisa disiplin, buka
tabungan rencana atau sejenisnya. Jadi, otomatis tiap bulan akan terdebet ke
tabungan.

5| Bayar arisan

Punya arisan apa saja? Hahaha…diam-diam
arisan ini menyita uang gajian lho. Saya cuma ikut satu jenis arisan. Sampai sekarang
belum berminat arisan panci, ranjang, rantang, piring, apalagi arisan umroh. Udah
ah, yang past-pasti saja dan nggak repot hehehe main aman. Jangan telat ya
bayar arisan. Kadang, teman kita itu nggak enak lho mau narikin tiap bulan. Kesadaran
saja lah ya, habis gajian transfer atau dibayarkan ke si pemegang uang arisan.

Nah, itu dia iuran dan cicilan wajib
saya setiap awal bulan. Nggak ada cicilan keamanan, sampah komplek, anak
sekolah, les, layaknya orang yang sudah berkeluarga. Tapi, tetap saja kalau
tidak dikelola dengan baik dan direncanakan bisa merusak siklus keuangan.

*This is a sponsored post, read disclosure

Continue Reading