sponsored | Traveling

Piknik Hemat ala Backpacker di kota Bogor

By on Februari 2, 2017
Dibandingkan dengan puncak, saya lebih nyaman piknik di wilayah kota Bogor. Tempat wisata tak ada habisnya untuk dijelajah. Meski saya adalah bekas warga Bogor, rasanya selalu ada yang baru di kota hujan itu. terhitung sudah 5 tahun sejak saya boyongan dari Bogor, tapi masih sering lho main kesini. Tak perlu khawatir, meski sudah tidak ada rumah tinggal…kan penginapan murah di Bogor itu sangat banyak pilihannya.
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor

Sekedar staycation sabtu-minggu menikmati sejuknya pedestrian kebun raya atau gerimisnya jalan pajajaran…adalah suatu kebahagiaan tersendiri. Tentu acara piknik singkat saya di Bogor selalu ala backpacker. Weekend kemarin ketika libur imlek, saya pun sengaja menyambangi kota dimana oksigen rasanya murah meriah.

Mengapa Orang Maksa Ke Puncak

Sabtu siang saya makan nasi tutug oncom dengan lauk dendeng, tahu, tempe, dan sambal terasi di RM Saung Kuring. Ditemani Irfan yang habis kena buka tutup arus lalu lintas di puncak, kami bertukar cerita soal keseharian masing-masing. Irfan sekarang adalah bapak dari seorang anak cowok yang cakep. Kalau saya, masih sama seperti yang dulu ahahhaha.

“kenapa sih orang masih suka maksa jalan ke puncak?”

Pertanyaan Irfan sebenarnya juga saya amini. Puncak ya begitu-gitu saja kok, sama sejuknya kayak kota Bogor
(kalau musim hujan). Sudah tahu selalu macet, tetap saja ramai dikunjungi. Kalau kamu sama dengan orang-orang yang antre di tol Ciawi itu, silakan saja. Main di puncak, nanti nginap bisa di kota Bogor.

Itenerary piknik di kota Bogor

Misal kamu memulai perjalanan dari Jakarta nih, mau berencana piknik ala backpacker di kota Bogor untuk Sabtu dan Minggu.

sabtu pagi: naik KRL tujuan Bogor

Bogor adalah salah satu stasiun besar untuk KRL commuter line jabodetabek. Paling nyaman emang pakai KRL sih dibanding roda 4. Macetnya tol Jagorawi bisa kamu skip sekian jam lho. Biar puas di Bogornya, kamu jalan dari pagi deh. Sampai Bogor sebelum makan sianglah.

sabtu siang: explore Kebun Raya Bogor

Dari stasiun, kamu bisa naikangkot 2 ribu rupiah ke kebun raya. Tapi, saran saya sih jalan kaki saja. Kamu bisa menikmati pedestrian dari stasiun Bogor, taman topi, kantor walokota, dan…istana Bogor. Menyeberanglah di depan kantor walikota Bogor dan melipirlah di sepanjang kebun raya. Area ini bagus banget kalau kamu suka
street photography.

istanam bogor, backpacker kota bogor
Kebun raya Bogor itu luas banget,gak akan kerasa deh tahu-tahu sudah sore saja. Oiya, kalau kamu
beruntung…bisa ketemu pak Jokowi lho kayak saya waktu itu.

Sabtu Sore: Check In di Penginapan Dekat Kebun Raya Bogor

Nah, saya ada nih rekomendasi tempat menginap yang affordable buat backpacker. Lokasinya strategis banget, dan gampang banget ditemuin, alamatnya di jalan jalak Harupat 9A Bogor. Depan penginapan langsung kebun raya Bogor lho yang uadem itu. Angkot lalu lalang, dan…ada kafe yang hits nempel sama penginapan ini. Pas lah buat nyantai menikmati malam minggu.
Penginapan ini namanya Airy Kebun Raya Bogor. Di depan gerbangnya malah tertulis ‘Maraca book and cafe’. Yoops, anak gaul Bogor pasti tahu deh kafe yang menyediakan ambience perpustakaan hangat.
Oiya, kalau kamu book kamar di Airy Rooms, kamu akan dapat 7 jaminan kenyamanan berupa: air hangat, wifi, tv layar datar, pelatan mandi, peralatan tidur bersih, air minum,dan AC. Saya sempat bertanya kepada staf penginapan

“mas, kalau saya booking ngga
lewat Airy Rooms bakal dapat fasilitas kayak gini  ngga?”

“engga mba, ini khusus buat yang
book via Airy” jawabnya.

Oalah gitu tho. Tapi memang, pas cek di website booking penginapan yang lain, harganya lebih mahal dibanding kalau saya book via website atau aplikasi Airy Rooms.
Ini harga kalau booking lewat Expedia :
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor

 

Ini harga kalau booking lewat Traveloka :
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor

 

Ini harga kalau booking lewat id.hotels.com :
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor
Ini harga kalau booking lewat website resmi Airy Rooms  :
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor

 

Dan ini harga kalau booking lewat Airy App (Android) :
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor
Paling murah memang booking lewat Airy App ternyata. Udah booking, cuuss leyeh-leyeh di kamar.
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor
kamarnya terang
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor
luas banget
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor
lemari gede

Salah satu kenyamanan yang tersedia di kamar ini adalah air hangat. Terasa sangat penting sebab saat menginap kemarin Bogor sedang diguyur hujan seharian. Airnya cepat hangat, ngga perlu menunggu dulu.

Malam Minggu di Maraca Book and Cafe

Malam itu saya nggak ada janji dengan siapapun, jadi…demi melepas penat ya ke Maraca aja yang lokasinya pas di samping penginapan. Kafe ini bernama “maraca” yang dalam bahasa Sunda berarti “baca-rame-rame” kurang lebihnya sih hehehe.
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor
kamarku di seberang kafe ini, pas banget

 

Selain menu ala kafe seperti beraneka macam kopi dan minuman, ada makanan juga lho. Ya bukan soto Bogor sih, tapi bisa kok mengganjal perut. Saya suka hawa di ruangan ini, ah…kedamaian dalam lampu temaram dengan aroma kopi dan buku.
Yuk…lihat Vlog saya pas main ke Maraca Book and Cafe di akhir postingan ini.

Minggu Pagi: Explore Pedestrian Kota Bogor

Bangun tidur dan disambut hujan pagi memang enaknya mager-mageran saja di kamar. Nonton tv selimutan sungguh nikmat. Saya keluar kamar sekaligus check out dari penginapan ala backpacker itu jam 9 pagi. Sarapan sebentar di Maraca lalu naik angkot ke arah jalan Pajajaran.
wisata backpacker kota bogor, wisata kota bogor, pengginapan kota bogor, penginapan backpacker kota bogor, kebu raya bogor

 

Kalau kamu follow instagramnya pak walikota Bima Arya, pasti tau deh di Kota Bogor sekarang ada jalur pejalan kaki dan sepeda super luas dan indah. Iya, nikmatilah sepanjang jalan setapak itu hingga tugu kujang. Jangan kaget kalau kamu melihat ada tiang tinggi layaknya bangunan khas Yunani kuno di jantung kota Bogor. Itulah lawang salapan, tempat strategis untuk menikmati hiruk pikuk kota hujan.

Minggu sore: kembali ke Jakarta

Dari Lawang Salapan, kita bisa nyetop angkot arah stasiun Bogor. Cukup 3ribu saja ongkosnya karena dekat sih. Kalau amu naik bis, tinggal lanjut jalan ke terminal Baranangsiang. Oiya di Pasar Bogor dan Baranangsiang ini, banyak banget penjual oleh-oleh khas Bogor lho. Sekalian lewat saja sembari pulang.
Seru kan, piknik singkat ala
backpacker di kota Bogor? Ngga perlu mahal dan jauh lah…yang penting pikiran
bisa fresh kembali.

Continue Reading

Indonesia | Traveling

Cerita-Cerita Unik Saat Staycation

By on Oktober 20, 2016
Cerita unik staycation, cerita lucu, staycation

 

Akhir-akhir ini lagi sering banget dengar istilah staycation dan glamping. Kalau kamu belum tahu, staycation itu semacam pergi ke suatu tempat tapi buat diam saja di penginapan hahaha bukan keluyuran. Nah, glamping sendiri akronim dari glamour camping alias kamping yang semua sudah disediakan oleh penyelenggara.
Nggak perlu lagi bawa ransel berat, bekal sarden, beras, mi instan hwhehe. Yang sering saya lakukan sih staycation ya, secara menurutku staycation pengaturan ini itunya lebih mudah. Selama beberapa staycation ke belakang ini, ada kejadian-kejadian unik. Kalau dipikir lagi agak lucu, konyol, dan enggak banget deh. Bagaimanapun juga, ini selalu jadi pelampiasan dari kejenuhan rutinitas.

Numpang mandi di hotel bintang 5

Kejadiannya setahun yang lalu di Semarang. Saat itu kereta saya sampai disana masih sangat pagi. Check in masih nanti siangnya, niat sih mau ngebolang saja dulu di kota tua dan sekitarnya. Tapi, ngebolang gitu enaknya mandi dulu kan ya…biar di foto juga nggak kucel-kucel banget hahhha. Pilihan saat itu adalah mandi di stasiun Tawang atau mencari masjid yang besar. Eh, kok ndilalah alhamdulillah ada teman yang sedang dinas di Semarang. Beliau menginap di sebuah hotel bintang 5 tengah kota. Rezeki banget bisa mandi dan memanfaatkan fasilitas kamar hotel yang nyaman buanget.

Kamar Hotel Lebih Sempit Dari Kostan

Masih di Semarang juga, saat itu saya sudah membooking budget hotel untuk 1 orang. Hotelnya bagus, masih baru, di tengah kota, dan terkenal (itu penting wkkwkw). Ketika masuk kamar, yang terbersit di fikiran adalah ‘jadi ingat kamar kost deh’. Hotel bintang 3 yang banyak direkomendasikan travelers itu luasnya tiga perempatnya kamar kost saya. Iya sih, penataan kamar hotel lebih efisien jadinya terkesan nggak sumpek.

Cerita unik staycation, cerita lucu, staycation
Nyempil di jendela
Meski sempit, tidak ada sikat gigi dan hanger, saya suka menginap di sana. Bisa dibilang, itu kamar hotel paling nyaman yang pernah saya inapi. Mungkin karena berasa kamar sendiri sih heheh. Pemandangannya kota Semarang, bahkan menara masjid Agung Jawa Tengah juga kelihatan lho dari jendela.

Pintu Kamar Mandi Tidak Ada Kunci

Kejadian ini menimpa teman yang traveling bareng dengan saya. Mereka sekamar berdua, cowok semua. Kami memesan kamar yang tipenya sama, bahkan samping-sampingan. Anehnya, kamar mandi saya baik-baik saja dalam artian punya selot kunci. Meski sekamar sendiri, tetap saja agak gimana gitu kalau mandi dengan pintu terbuka hahhaha. Nha gimana dengan kamar sebelah? Yang terjadi adalah kehebohan.
Apakah memang ada tipe kamar hotel yang pintu kamar mandinya sengaja tidak diberi slot kunci?

Hotel Kembar di Bogor

Bulan puasa kemarin, teman-teman sekelas mengadakan reuni sekalian buka bersama di Bogor. Karena saya pingin sekalian bersantai menikmati kota hujan, jauh-jauh hari sudah dong ya memesan hotel. Maksud hati memesan hotel A yang letaknya persis di depan kebun raya Bogor itu, eh malah nyasar ke hotel AA (namanya sama) di jalan Pakuan. Untungnya saya menyadari sebelum check in, saat masih baca-baca review hotel yang bersangkutan. Meksi bertahun-tahun tinggal di Bogor, masih saja siwer antara jalan Pajajaran dan jalan Pakuan.

Hotel Kembar di Bandung

Tidak belajar dari pengalaman, kejadian menemukan hotel kembar terulang lagi sata staycation bulan lalu di Bandung. Agak beda dikit sih, kalau di Bogor saya salah booking…nah, di Bandung ini saya salah check in. Seharusnya yang saya datangi itu hotel B yang lokasinya di pinggir jalan besar Suryasumatri. Karena adanya kesamaan nama hotel dan kebetulan saya sangat tidak hafal nama daerah di Bandung, jadilah nyasar.
Sedih kalau diceritain mah. Dari Paris Van Java, saya memasang google maps dengan mengetikkan nama hotel. Keluarlah alamat di babakan jeruk. Itu alamat dicari susah banget karena masuk-masuk jalan kecil. Hujan lebat, nanggung juga mau neduh. Eh pas hotel sudah di depan mata, ada portal dan ngga bisa dilewati. Berputarlah lagi menerjang hujan yang sangat dahsyat siang itu. ketika sampai di meja resepsionis, baju sudah basah kuyup. Pikirku sih ‘ngga apa-apa bentar lagi mandi air hangat’, dan tiba-tiba….’mba maaf ini hotelnya bukan di sini, tapi yang di Suryasumantri’ jedeeerrr.
Hotel dengan manajemen yang sama, nama yang sama, berlokasi di daerah yang berdekatan memang rentan bikin visitor salah alamat.

Hotel (Baru) Dibuat

Pernah saya staycation di hotel yang menurut review masih baru. Saya percaya, bahkan saat check in saja di lobi masih ada pekerja ngecat-ngecat. Feeling mulai nggak enak dong, kok hotelnya gini amat. Baru sih bagus, tapi ya bukan yang terlalu baru juga. Tidak ada lift, kamar saya terletak di lantai 2. ‘It’s ok, mungkin konsepnya biar homey saja’ mencoba berpikir positif.

Cerita unik staycation, cerita lucu, staycation
Pemandangan dari kamar
Kamarku ternyata terletak di pojok, sangat pojok melewati ruang linen yang buat nempatin seprai-seprai serta alat pel. Ketika kamar terbuka, jeng jeng….luas buanget. Itu adalah kamar hotel bintang 3 terluas yang pernah saya inapi. Jendela panjang ada di 2 sisi. Catat ya, 2 sisi kamar bukan tembok melainkan kaca panjang. Dan saat horden dibuka…jederrr, pekerja bangunan sedang membuat sumur bor. Sisi yang lain apa? apartemen orang dan kafe. Jadi, saya bisa langsung terhubung ke coffee shop begitu tirai kamar hotel dibuka. Bwkakaka unik, aneh, random. Lain kali, menginaplah di hotel yang baru diresmikan, bukan baru dibuat.

Pasang TV Sendiri

Masih di hotel yang (baru) dibuat itu, setelah menemukan kondisi kamar tidak nyaman…saya mencoba menelpon ke resepsionis. Tidak ada list nomor penting yang ada di telpon kamar, hufft. Dengan kaki berat, saya angkuti tas lagi ke meja depan bermaksud minta ganti kamar. Ternyata, semua kamar sudah terisi. Hadduh..yo wes.
Saking capeknya, sesampainya di kamar nan luas di pojokan itu saya duduk di kasur sambil memencet remote tv. Kok mati ya? setelah 15 menit berlalu, akar masalah ditemukan. TV yang terpasang di kamar belum terhubung ke listrik. Sepertinya masih sangat baru. Jadinya, sebelum mandi urut-urut kabel dulu dan pasang tv. Yah, daripada komplain ke resepsionis…saya sudah sangat kelelahan.

Pertanda Butuh staycation

Tanda-tanda badan minta diajak staycation itu kalau mendadak jadi pelupa. Botol minum ketinggalan di warung bakso, dompet ketinggal di tukang jahit, nggak fokus bawaanya. Fatal sih, saking nggak ngeh nya sama dompet itu saya menelpon customer care bank buat memblokir kartu debit karena panik. Dan setelah kartu terblokir, seorang bapak menghampiri kalau dompet saya tertinggal di tukang jahit.

Continue Reading