Movie

Review Hotel Mumbai Film India Bagus Tanpa Jogetan

By on April 16, 2019
review-film-hotel-mumbai

Film India dalam fikiranku selalu tentang drama, nyanyian dan jogetan. Beberapa film India yang bagus seperti three idiot masih terngiang dan layak tonton. Hotel Mumbai menambah daftar film India yang harus kamu tonton. Oke review ini aku tulis segera setalah nonton di Djakarta Theatre XX1. Tempat yang beberapa waktu lalu terkena serangan teroris juga. Jadi, biar berasa lebih greget.

Continue Reading

Review

Istirahatlah Kata-Kata, Pesan Untuk Generasi 90an

By on Januari 21, 2017
review film istirahatlah kata-kata, sinopsis film istirahatlah kata-kata, review film wiji thukul

Saya masuk ke bioskop dengan
prasangka bahwa film yang akan saya tonton ini pasti menguras emosi dan air
mata. Bagaimana tidak, ini adalah film yang konon menceritakan Wiji Thukul si
penyair yang hilang hingga kini. Mungkin ini juga yang ada di pikiran 30an
orang lain di studio 6 Blitz tadi siang. Sebagian besar oom-oom sih, mungkin
saya yang paling unyu ahahaha. Nggak nyangka kalau Istirahatlaj kata-kata
akhirnya ditayangkan di bioskop secara umum. Meski nggak semua bioskop nayangin
sih ya, Bekasi saja cuma satu studio. Bagi saya generasi 90an, ini adalah pesan
dari masa lampau. Masa dimana kami masih bedakan cemong-cemong dan nonton arena
123. Dunia terasa damai dan tentram, tanpa tahu ada sosok wiji Thukul dan
banyak kawan-kawan seperjuangannya yang menjadi buron.

Sinopsis

Istirahatlah kata-kata dimulai
dengan adegan seorang anak yang sedang diinterogasi polisi di rumahnya. Itulah putri
kecil wiji thukul, Fitri. Rumah sang penyair digeledah untuk kesekian kali. Sang
empu rumah buron, dia berpindah dari rumah seorang teman ke teman lain di
Pontianak. Dalam pelarian, Wiji sempat berganti identitas dan menumpang di
tempat temannya yang orang Medan sebelum kembali ke Jawa.

Review

Ekspektasi saya akan segala drama
menguras emosi, ternyata tidak ada. Aman, tentram, tenang. Kok bisa?

Minim Dialog

Ini film yang minim dialog di
luar puisi-puisi wiji Thukul. Selain minim dialog juga minim musik. Tapi Kesan gelisah,
tidak jelas, yang dialami para tokoh bisa nyampe banget lho.


Gambar Yang Bercerita

Sebab mimim dialog, maka
bagaimana menyampaikan pesan jika idak lewat gambar? Saya merasakan kekuatan
dalam gambar-gambar di film Istirahatlah kata-kata ini. Bukan angle luar biasa
apalagi animasi bombastis melainkan komposisinya. Gambarnya benar-benar bisa
bercerita.
review film istirahatlah kata-kata, sinopsis film istirahatlah kata-kata, review film wiji thukul
source: www.hollywoodreporter.com


Penokohan

Saya suka akting Marissa Anita
banget yang berperan sebagai Sipon istri Wiji Thukul. Menjiwai pastinya, dan
gerak-geriknya…cara jalannya…intonasi kalimatnya, ah kece. Saya nggak tahu
sih, Sipon asli itu seperti apa.


Setting

Istirahatlah kata-kata bersetting
tahun 1996, detil yang ada di film itu juga diperhatikan. Plat nomor, jenis
motor, pakaian, juga dandanan. Ada sebuah adegan dimana muncul cameo seorang
wanita yang membawa dokumen untik KTP baru Wiji Thukul. Meski muncul sekilas,
tapi dandanan serta wardrobe si wanita ala 90an banget. Nggak ada tuh bedak
kinclong hasil pakai bb cushion khas kekinian apalagi lipcream warna neon.
Sedikit kecolongan terjadi di
scene pasar sepeda. Saya melihat sepeda-sepeda merek masa kini terpajang di
sana, hehehe.


Bukan Film Kontroversial

Saya sempat berprasangka bahwa
film ini pasti emosional dan memicu kontroversi. Ternyata, tidak lho. Sutradara
Yosep Anggi Noen berhasil membawa Gunawan Maryanto memerankan sosok Wiji Thukul
selayaknya manusia biasa. Rakyat sipil yang buron, bukan sebagai aktivis dengan
amarah membara. Bukan pula diceritakan tentang sejarah siapa Wiji dan mengapa
dia buron, bukan. Tidak ada darah, tidak ada kebencian membuncah yang saya
rasakan hingga akhir cerita. Tetap menjadi misteri, tanpa ditambah-tambah
dramatisasi.

Siapa Wiji Thukul

Sebagai generasi 90an yang
berharap bisa mengetahui siapa sebenarnya sosok Wiji Thukul, saya tidak
menemukannya di Istirahatlah kata-kata. Tapi meski pengetahuan saya soal ini
sama sekali nol, pesannya nyampe kok. Kondisi rakyat yang tak berdaya,
kegelisahan seorang buron, dan ketidakjelasan seorang istri yang suaminya
pulang dari persembunyian untuk akhirnya pergi lagi.

Rate

Saya beri rate 4 dari 5 deh untuk Istirahatlah kata-kata.

aku ora pengin kowe lungo, tapi aku yo ra pengin kowe muleh, aku mung pengin kowe ono – Sipon

Ternyata, ada hal-hal di periode
90an yang baru saya tahu. Baguslah tahunya sekarang, saat sudah bisa berfikir. Kadang
saya merasa sangat beruntung sebab saat masa kecil…tak ada berita buruk di
televisi. Isinya berita pembangunan, berita orang rapat, orang sidang. Coba dulu
tahu berita soal demo besar di Medan, penangkapan aktivis di beberapa daerah,
hemm…mungkin bisa  menjadi trauma. Terima
kasih Istirahatlah kata-kata untuk sedikit pelajaran sejarahnya hari ini kepada
saya generasi 90an.

Continue Reading

Review

Single Nonton Film Single

By on Desember 26, 2015
Minggu sore selepas asar,
terjadilah sebuah dialog dalam keremangan.
“mba..maaf ini kursi saya”
“oh..iya..iya..”bergeserlah
wanita di hadapan saya yang sedang asik ngobrol dengan pria yang sepertinya
adalah pasangannya.
“eh..maaf..mas nya aja yang
geser, masa saya di tengah..heheh”
Setting peristiwa awkward di atas
adalah di sebuah bioskop sata lampu sudah dimatikan. Aneh aja sih..kalau saya
duduk di samping cowo..sedangkan cewenya malah di kejauhan. Akhirnya saya
tukeran tempat duduk sama si cowo. Nonton bioskop sendirian itu sudah biasa,
sudah expert lah. Mau film action, comedy, hingga drama menye-menye..its
okay..its okay  because i’m single (brb
ke pojokan dulu).

Masih melajang alias single
bukanlah sebuah aib, bersabarlah (lagi bijak). Sore itu saya nonton drama
comedy yang durasinya cukup panjang, 2 jam. Raditya Dika dan pemain lainnya
berhasil bikin ketawa ‘sendirian’. Ngetawain diri sendiri sih…sebab film itu
judulnya sama kayak status saat ini, single. Single karena pilihan dan keadaan,
haaseggh..bilang aja single karena nasib. 
Single nonton Film Single
Biasanya Raditya Dika mengangkat
film dari novelnya, kali ini engga. Dan karena judulnya ‘single’ saya pun
memilihnya sebagai pencuci otak habis nonton Star Wars hahaha. Inilah film
akhir tahun yang merangkum segenap kegundahan hati saya dan kaum single di
negeri ini. 
film, sngle, tiker, raditya dika
Jenis Film : Drama, Komedi
Produser : Sunil Soraya
Sutradara : Raditya Dika
Penulis : Raditya Dika, Sunil
Soraya, Donny Dhirgantoro
Produksi : Soraya Intercine Films
Durasi: 127 menit
Cast: Raditya Dika sebagai Ebi, Handra
Liow sebagai Joe, Annis Rawles sebagai Angel, Babe Cabiita sebagai Victor,
Elvira Devinamira sebagai Vina, Pandji Pragiwaksono sebagai Wawan dan Frederik
Alexander sebagai Alva.
Sinopsis (by XX1)
Ebi adalah seorang anak muda naif
yang belum mempunyai pekerjaan. Ebi bahkan masih sering meminta uang dari
ibunya setiap kali ibunya datang ke Jakarta.Ebi juga seorang single forever
atau jomblo dari lahir yang belom pernah pacaran. Ini karena setiap kali Ebi
mendekati perempuan, Ebi selalu aja ditolak. Intinya, kehidupan Ebi layak untuk
dikasihani.
Suatu hari, adik Ebi, ALVA, yang
lebih ganteng dan sukses darinya mengumumkan dia hendak menikah. Karena inilah,
Ebi pun mencari pacar untuk dibawa ke kawinan Alva. Agar harga dirinya di depan
ibunya masih bisa diselamatkan.
Dibantu oleh kedua orang teman
kosannya, yaitu WAWAN yang sotoy dan VICTOR yang pesimis, Ebi pun mulai mencari
cewek satu per satu yang juga berujung pada kegagalan. Pertemuannya dengan
cewek tercantik justru datang di kosannya sendiri. Cewek tersebut bernama ANGEL
, yang seperti namanya berhati seperti malaikat, cantik. Ebi pun berniat
mendekatinya.
Ketika Ebi hendak mendekati
Angel, muncul sosok, “abang-abangan” Angel yang sudah lama ada di dalam
kehidupannya. Joe, diam-diam juga mengincar cinta Angel, dan dengan segala tipu
muslihatnya berusaha menjauhkan Ebi dari Angel. Angel tidak tahu soal ini sama
sekali.
Bisakah Ebi mendapatkan Angel?
Bisakah Ebi menyingkirkan Joe, saingannya? Satu hal yang Ebi akan segera
sadari, yaitu petualangannya melepaskan status single membuat dia menjadi tahu
lagi apa yang dia butuhkan dalam hidupnya, bukan sekadar memenuhi apa yang dia
inginkan.
Kenapa masih single?
Film komedi ini segar banget
karena lucuannya ngga garing. Kebanyakan percakapannya malah sering kita
dengerin atau kita lontarin. Perihal kenapa seseorang masih single, jangan kira
hanya karena nggak laku. Di kasusnya Dika, dia single karena emang susah untuk
mengungkapkan perasaanya ke cewe. Banyak lho yang begini, dia
ganteng..mapan..pinter..tapi kalau susah mengungkapkan perasaan..ya bakal
single saja. Kalau kamu, kenapa masih single? Hehehe…
Hubungan Kakak-Adik di keluarga
Di Indonesia, ada anggapan kalau
adik ngelangkahin kakak itu pamali..nggak baik. Dari film ini, diperlihatkan
bagaimana seorang kakak yang masih single legowo banget dilangkahin adiknya
buat nikah. 
Pacaran bikin bahagia?
Dear para single, apa yang bikin
kamu bahagia? Belum tentu punya pasangan lagi atau pacaran bakal membuatmu
lebih bahagia dibanding saat menjadi single. Kata Dika, bahagia itu dengan
melihat orang lain bahagia. Tidak perlu maksain punya pacar, barangkali itu
hanya keinginan saja bukan kebutuhan. Melihat senyum ikhlasmu yang bikin saya
senyum-senyum sendiri saat membayangkannya saja aku bahagia kok.
Kapan nikah?
Uhuk..pertanyaan wajib setiap
hari yang tertuju kepada para single khususnya 25+. Well..saya pernah
membahasnya
Baca: Cara menjawab pertanyaan ‘kapan nikah?’
kapan nikah, infographic, single, quote, fil, review, jomblo

Hey para pembaca
Saturday Jomblo Story..bagaimana cerita ke’single’an kamu?

Continue Reading

Review

[Review Film]: Star Wars The Force Awakens

By on Desember 25, 2015

“star wars 7 bagus ngga?”
“kamu sudah nonton yang 1-6 belum?”
“belum. Jangan deh mending..nanti bingung..hhahaha”
Itulah penggalan percakapan yang selama seminggu ini
happening dalam kehidupan saya, halah. Jadi ceritanya sepanjang 30 menit
pertama nonton Star Wars VII The Force Awakens, yang terpikir adalah “ini siapa
ya?”..jujur saya lupa. Apalagi sett nya memang 30 tahun setelah Star Wars VI.
Bagi yang sudah nonton seri sebelumnya, pasti menikmati banget meski sambil
mengumpulkan ingatan hahaha. Special effect nya niat, sett tempat nya juga
kece. Paling mantap sih kalau kamu nonton versi 3D nya. Serunya adalah berasa
nerbangin pesawat menembus angkasa menghindari tembakan-tembakan dari musuh.

Star Wars VII The
Force Awakens
Jenis Film : Action, Adventure, Fantasy
Produser : Kathleen Kennedy, Bryan Burk, J.J. Abrams
Sutradara : J.J. Abrams
Penulis : J.J. Abrams, Lawrence Kasdan
Produksi : Walt Disney Picture
Durasi: 137 menit
star wars, the force awakens, ticket, tiket, cinemax, film, movie
nontonnya bareng kamu, di bioskop yang berbeda (ahay)
Silsilah Keluarga Star
Wars
Entah kamu sudah nonton semua seri atau belum, penting nih
tahu silsilah keluarga di star wars. Hahhaa…bahasa awamnya tahu nasab mereka.
Kalau engga, bingung deh kayak saya. 
infographic, star wars, the force awakens, ticket, tiket, cinemax, film, movie, family tree star wars
Review Film Star Wars
The Force Awakens
Promosinya luar biasa gila. Mereka pakai konsep membuat
penasaran calon penonton. Bikin penasarannya setahun lho. Iya..trailer film ini
keluar Desember 2014, setahun sebelum The Force Awakens tayang di bioskop. The
Force Awakens adalah kelanjutan dari The Return of The Jedi. Nah lhoh..kalau
yang belum nonton Star Wars bakal bingung sama istilah Jedi dan Force.
Jedi itu orang dengan kekuatan baik, seperti utusan gitu. Sedangkan
force adalah kekuatan baik. Lawan mereka adalah kegelapan sith. 
Berlatar 30 tahun setelah Luke Skywalker (Mark Hamill) dan
Darth Vader berduel, kali ini Star Wars menghadirkan cerita baru soal pencarian light saber milik Luke yang
sempat hilang
setelah ledakan besar di Death Star. Intinya itu saja sih
star wars VII. Light Saber itu pedang berwarna, yang seperti milik polantas. 
lightsaber, star wars, the force awakens, ticket, tiket, cinemax, film, movie
Ada tokoh baru yang sempat bikin saya googling di tengah
film, hahahha. Dia adalah si pusat cerita di episode kali ini. Pilot Poe
Dameron (Oscar Isaac). Tokoh lain adalah Finn (John Boyega) dan si cantik Rey
(Daisy Ridley). Mereka dan droid (robot) bernama BB-8 bergabung dengan pasukan
Millenium Falcon. Han Solo sudah jadi aki-aki lho, hahaha. Juga putri Leia yang
dulu masih imut-imut itu. 
Orang Indonesia di
Star Wars
Saya penasaran dengan star wars the force awakens karena
sudah nonton seri sebelumnya, jadi bukan karena ada mas Iko Uwais. Penonton di
belakang saya nyeletuk “lho..ini kan orang Indonesia !”. Iya, saya pun baru tahu
ketika nonton kalau ada Iko Uwais di Star Wars VII. Mau tahu dia ngapain? Tonton
sendiri ya..hahha. selain Iko Uwais, ada juga Seno Haryo dan Catharina Ellen
Dian yang berada di bagian fotografi serta desain animasi.
Rate
3 dari 5
Kenapa saya beri 3 dari 5? Karena film ini masih bersambung. 
ada rencana nonton film apa di liburan ini? Home Alone…hahaha khas natal dan tahun baru
Nonton film adalah salah satu hobi saya, baca juga Friday Hobby  lainnya ya…

Continue Reading