Social media

Cara Membuat Podcast di Spotify (Modal hape aja)

By on Juni 20, 2019
cara-membuat-podcast-di-spotify-innnayah-beropini

Ketika aku merasa konten visual terlalu mendistraksi, muncullah opsi Podcast buat mengisi waktu luang. Aku menemukan kembali nikmatnya nuansa dengerin radio seperti jaman SMA. Mulailah kenal Asumsi bersuara, curhat babu, podcast awal minggu, dan Raditya Dika baru-baru in. Lalu jiwa kretaif aku terpanggil, mengapa aku enggak ikutan bikin podcast juga sih? Ternyata bikin podcast enggak seribet yang aku bayangin, bahkan podcast episode pertamaku beneran cuma modal hape. Oke, aku share ya cara membuat podcast di Spotify modal hape aja.

Continue Reading

Social media

Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit

By on Januari 8, 2019
Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit
Pernah lagi scroll feed Instagram eh ketemu postingan iklan? Atau lagi swipe Instagram story tau-tau nyempil iklan juga? Yang bikin kaget kadang iklan itu bukan dari brand besar atau online shop melainkan teman kita sendiri. Gimana sih bikinnya? Tenang, kita bisa lho bikin promote.  mau itu untuk postingan Instagram, blog, youtube, atau iklan lapak marketplace. Ngga punya kartu kredit buat bayar? Tenang, sekarang pakai transfer bank juga bisa.

Harus punya facebook pages

Tahu kan bedanya facebook pages sama facebook profile? Facebook pages itu yang ada tombol “like” bukan “add friend”. Dulu sih aku nggak ngerti
apa fungsinya punya facebook pages. Aku bukan artis, public figure, atau apalah. Eh kesininya ternyata facebook pages ini bisa buat menjalankan banyak bisnis. Termausk segala macam tutorial di postingan ini syarat pertamanya adalah facebook pages. Yuk bikin, guampang banget kok.
Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit

Harus Punya Instagram Business

Setelah punya facebook pages, syarat agar bisa beriklan di Instagram (isinya macam-macam) atau mengiklankan postingan Instagram ke facebook adalah punya akun Instagram bisnis. Apatuh? Aku pernah nulis soal ini dengan lengkap. Silakan ikuti tutorial di bawah ini.

Saatnya mempromote postingan Instagram

1. Isi saldo facebook money di facebook ads manager

Tanpa saldo di facebook, kamu tidak dapat menjalankan iklan. Cara mengisi uangnya bisa dnegan transfer bank.
cara bayar iklan facebook
  1. Masuk ke : facebook.com/ads/manager/billing (dari PC ya).
  2. Pilih ”pengaturan pembayaran”.
  3. Klik tombol hijau “add money”.
  4. Akan muncul pop up pilihan metode pembayaran: kartu
    kredit/debit, transfer bank, kupon facebook.
  5. Pilih transfer bank.
  6. Klik continue/lanjutkan.
  7. Akan muncul pop-up lagi jumlah uang yang mau kita masukan ke
    facebook, isikan pada kotak “current balance”.
  8. Klik “review payment”.
  9. Pada pop up yang muncul, klik “make payment”.
  10. Setelah itu akan muncul pop up bank permata.
  11. Klik continue.
  12. Pop up selanjutnya adalah berisi nomor virtual account yang
    digunakan untuk transfer.
  13. Transfer sesuai nominal yang tadi dimasukkan dank e nomor
    virtual tersebut. tiap transaksi akan diberi beda nomor.
  14. Setelah transfer bisa cek di: Facebook.com/ads/manager/billing/transactions/
    .

2. Membuat materi iklan untuk Instagram dari facebook page.

  1. Masuk ke facebook pages yang terhubung dengan Instagram.
  2. Klik postingan Instagram yang akan kita iklankan. Kalau belum ada, share dulu postingan kalian dari IG ke facebook.
    Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit
  3. Klik tombol boost.
    Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit
  4. Pilih berbagai macam pengaturan di sana.
    Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit
    mau button kayak apa nih?
  5. Jangan lupa targeting yang spesifik. Makin spesifik target,
    seharusnya impact juga makin besar. Misla kita iklan general saja ke semua orang, apa semua orang tersebut tertarik dengan topic kita? Makanya perlu
    setting di interest dan demografi.

    Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit
  6. Pilih tempat beriklan yaitu “Instagram”.
    Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit
  7. Masukkan budget.
  8. Masukkan durasi iklan.
  9. Promosikan.

3. Iklan tak langsung tayang

Tidak semua iklan langsung tayang. Ada masa peninjauan dulu,vpengalamanku sih ada yang sampai 6 jam. Pernah juga iklan ditolak ehehe. Oke lain
kali kita bahas ya mengapa iklan ditolak padahal ngga mengandung Sara, narkoba, dan sejenisnya.

4. Cek statistik hasil iklan

Setelah periode campaign iklan tersebut habis, nanti ada notifikasi  dari Instagram. Coba ke facebook pages, disana ada statistic sederhana semacam reportnya gitu. Dapat berapa like, berapa view. Kita bisa analisa tuh, sudha efektif atau belum targeting kita atau materi yang kita buat.
Cara Membuat Iklan Instagram Tanpa Kartu Kredit
Ternyata promote Instagram lewat ads nggak seribet yang kita kira. Dan menurutku seru mengamati perilaku social media dan konsumen seperti
ini. Aku masih belajar soal Instagram ads dan facebook ads, kalau ada info lagi akan aku update postingan ini. Selamat membuat iklan ya.

Continue Reading

Social media | Tech

5 Rekomendasi Channel Youtube Untuk Belajar Videografi

By on Desember 7, 2018
5 Rekomendasi Channel Youtube Untuk Belajar Videografi

Beberapa kali aku cerita di blog ini kalau lagi belajar
videografi. Aku nggak mau nyakitin mata kalian dengan menyajikan video jelek,
amatiran, goyang-goyang. Sayang waktu, sayang kuota, dan sayang kesempatan
berbagi terbuang dengan hal yang tak layak. Untuk videografi baik itu cara
shoot maupun editing, aku belajar dari youtube. Instead of make youtube for
entertaining, i prefer this for learning. Ini dia rekomendasi 5 channel youtube
buat kamu yang sedang ingin belajar videografi.

1| Daunnet Film, Anjas maradita

Pas awal banget belajar ngedit video pakai adobe premiere
pro, blog Anjas inilah yang aku tonton. Video demi video tutorial dari basic
banget aku liatin berkali-kali. Penuturan Anjas itu singkat, padat, jelas,
nggak banyak intro dan bunga-bunga ahaha. Jadi, aman kalau kamu minim kuota
atau cara belajarnya lebih suka yang praktis.
Anjas memang dihelat beberapa brand untuk smartphone maupun
laptop. Tapi tenang saja, meski dia ngiklan, tetap ada konten edukatifnya lho. Suatu
kali nggak sengaja ketemu Anjas di Indomaret Karawaci, eh dia orangnya ramah.

2| ANGR, Gusti Ridho

Selain Anjas dengan daunnet nya, aku juga subscribe ANGR. Tipikal
ngajarin banget dia, jadi step by stepnya dilihatin ke pemirsa. Memang jadi lebih
panjang-panjang dari videonya Anjas, tapi bagus dong kalau buat pemula kayak
aku. Kurang lebih konten di ANGR seputar adobe premiere dan efter effect. Nggak
jarang juga dia bagiin preset-preset yang essential.

3| Pemuda Setempat

Sejenis dengan Anjas dan Gusti Ridho, pemuda setempat
kontennya membahas adobe premiere dan after effect. Tutorial-tutorial yang dari
asar sampai advance bisa kamu lihat di channel youtube dia. Beberapa waktu lalu
aku share video di instagram yang ada tulisan gerak ngikutin kapal, itu salah
satunya aku pakai tutorial dia.

4| Goenrock

Kalau kamu minat ke perfileman, mas Goen ini perlu banget di
subscribe. Di channel mas Goen kamu nggak akan nemuin tutorial cara bikin effect
ledakan atau darah muncrat, ahaha. Sebab mas Goen spesialis kang shooting. Hal-hal
kayak camera movement, coloring, juga review-review gadget dia paparkan dengan
detil dan teknis.
Video Goenrock ini panjang-panjaaaang, tapi kualitasnya
bagus sehingga kamu pasti bakal betah nonton. Lucunya, aku kenal mas Goenrock
itu dari twitter. Jadi awalnya aku ngira dia ini sejenis aktivis gitu, eh
ternyata filmmaker.

5| Agung Hapsah

Teman-temanku yang budiman, ngevlog itu nggak harus bilang “hae
gaeess” lalu bertubi-tubi layar ini dipenuhi muka kalian. Udah deh, tonton video
Agung Hapsah. Kita lihat, bahwa anak Indonesia bisa sekreatif dia. Cara shoot,
cara edit, konten, nggak ngebosenin dan nggak banyak drama biar diklik.
Selain 5 channel di atas, aku sebenarnya juga suka Tara
arts. Tapi dia spesialis after effect, selangkah ke depan gitulah kalau dalam
kurikulum videografi. Kalau belajar drone dari mana? Untuk saat ini belum nemu
channel youtube yang spesialis dan rajin update. Palingan searching random saja
sih kalau lagi perlu sesuatu.
Aku juga masih taraf belajar, tapi kalau ada yang share
video “hay gaess…” versi goyang-goyang dan 70% muka kok kesel. Ya, kasus lain
kalau itu video tutorial makeup ya, kan harus muka yang nampak ehehhe. Selamat berkarya!

Continue Reading

Social media

Panduan Agar Sosial Media Menginspirasi Dari @Boylagi

By on November 24, 2018
Panduan Agar Sosial Media Menginspirasi Dari @Boylagi

“Seneng deh lihat instagramnya si bunga (bukan nama sebenarnya) soalnya inspiring banget.” Pernah ngomong kayak gitu? Lalu kapan giliran kita? Aku percaya banget dengan ‘people inspiring people’. Bunga menginspirasiku, aku beraksi, aku menginspirasi kamu, dan seterusnya. Asik kan kalau begitu? Punya lingkaran sosial media yang seperti ini nggak hanya bikin nyaman buat berkarya, namun juga bisa mendatangkan kebaikan-kebaikan hingga mengubah dunia.

Kalau kamu instagramers di Indonesia, pasti sudah mengenal @boylagi. Hmm kalau belum, mungkin akun instagramnya masih sekedar buat membagikan foto selfie low resolution hihihihi (maaf kalau bener). Beliau ini pap instagram Indonesia. Aku belum pernah ketemu langsung, tapi aura menginspirasinya sudah kerasa sejak lama. 

Kemarin aku membaca caption instagram @boylagi. Biar aku inget terus, sekalian kalian juga tahu…makanya aku rangkum di postingan blog ini.

Digital Media Jaman Now

Flashback beberapa tahun lalu, tarohlah 5 tahun saja. Digital media masih sebatas televisi yang dijangkau semua kalangan. Kalau sekarang lapisannya sudah banyak.

Digital Media terbagi atas:
1. Own Media yaitu yang langsung kita kontrol 
2. Paid Media
3. Earned Media. Yaitu review, ngepost positif (memberikan kabar baik). Iklan digital sekarang ini semakin menurun peminatnya. Lebih banyak orang memilih sosial media. 

Blogger dan influencer yang sering dapat sponsored post sudah akrab dengan yang point nomor 3. Kita sering kan dapat brief dari brand buat review produk sesuai pengalaman kita. Pesan dari brand lebih nyangkut di hati pemirsa ketika dibagikan di sosial media.

Aku Anak Twitter Atau Anak Instagram?

Hahaha pernah galau ngerasa sebagai anak twitter atau anak instagram? Kan rame ya beberapa waktu lalu soal ini. Anak twitter sok pinter, anak instagarm sok kaya, dsb. Tiap sosial media itu punya preferensi dan treatment yang berbeda lho.

1. Twitter : Informasi yang diperoleh lebih real
2. Instagram : Pembangunan Branding atau membangun citra
3. Facebook : Sebagai jejaring sosial tapi sekarang ini mulai menurun
4. Youtobe : Sebagai Edukasi

Nah, sudah tahu kan? Kita tuh biasanya kalau ingin tahu soal pribadi seseorang ngintipnya instagram. Karena personal branding nampak dari sana. Entah instastory atau feed. Lalu bikin oersonal branding FAKE? Ahahah. Banyak sih! 

Menginspirasi Melalui Sosial Media

Dalam memulai akun sosial media, ada tahap-tahap yang harus kita ketahui yaitu:

1. Pembangunan Personal Branding, lebih menata diri kita sendiri untuk memilih mana yang harus kita posting atau yang tidak perlu di posting. Hayoloohh,,,masih mau selfi-selfi di feed instagram? Mau instastori hal yang super ngga penting?
2. Goals ( *aktif, positive, inspirasi* )
3.Set Up Agenda yang akan di ceritakan di sosial media. Mau bagikan apa sih? 

Tips tambahan lagi nih dari dari @boylagi soal memperlakukan socmed kita.   
  • Harus konsisten dengan nama yang ada di sosial media
  • Harus konsisten dengan design
  • Perlakukan Followers dengan baik.

“Ya bebaslah socmed-socmed gue” pasti ada yang bilang gitu. Tapi, ya jangan maksa “Folbek dong kak kita sekomunitas anu lho”. Lhah, aku bisa dapat apa dari feed kamu? Itu intinya. Kita cenderung follow seseorang jika ada manfaatnya, entah menginspirasi atau apalah. Aku perlu alasan untuk folback, maaf ya kalau terkesan sombong. Sayang kuota, sayang waktu, kalau yang nampak di feed socmed adalah hal yang ngga ada manfaatnya. 

Blogger Perempuan 30 Day Challenge:

Continue Reading