Indonesia | Traveling

Weekend Trip Karimunjawa

Oktober 1, 2019
weekend-trip-karimunjawa

Badan akhirnya rebahan juga di kasur empuk warna hijau bertuliskan “Pelni, gratis”. Ini pengalaman pertamaku naik kapal Pelni, yang besar sekali dan ternyata lumayan nyaman. Tujuanku adalah menikmati weekend trip Karimunjawa dari pelabuhan Tanjung mas Semarang. Selain pantai, laut yang tosca, seafood, Karimunjawa menyimpan pesonanya yang berebda dengan Belitung atau Bali.

Akses ke Karimunjawa

Ada banyak akses menuju Karimunjawa. Kamu bisa memilih kapal Pelni dari Semarang, Express Bahari dari Jepara, atau Pesawat dari bandara A.Yani Semarang menuju Bandara Dewandaru Karimunjawa.

Aku memilih ikutan opentrip dari Hanzatrip di Pekalongan. soalnya, ketika baca-baca sih kalau mau backpackeran ke Karimunjawa rada ribet. Selain urusan nyebrang ke Karimunjawanya, juga perkara island hopping. Musti ramean biar sewa kapalnya jadi murah kan? Rasanya worth it untuk mengeluarkan uang 970ribu perorang sudah dapat semua akses termasuk urusan perut di Karimunjawa dari Pekalongan.

Stasiun Pekalongan menjadi titik kumpul kami ber 9. Pukul 10 malam, kami sudah tiba di pelabuhan Tanjung mas. Jujur saja aku tak menyangka Kapal yang akan kunaiki sebesar itu ahahha. Biasanya aku cuma naik kapal getek seperti waktu ke Nusakambangan.

Kapal Pelni

Jadi rute kami adalah Semarang-Karimun Jawa dengan kapal Pelni Kelimutu. Tarifnyaa 108ribu perorang. Oiya aku juga baru tahu suasana pelabuhan itu kayak apa ahhaha. Jam 11 malam, kami mulai menaiki Kapal. Sesuai tiket, tempatku ada di dek 4, nomor 238. Aku kira tempatnya berupa kursi, ternyata eh kasur ya da nada rak juga tempat charging. Lumayan lah, 6 jam lho perjalanannya.

kapal-pelni-karimunjawa
Kapal Pelni di pelabuhan tanjung mas

Aku sudah khawatir bakal mual, makanya segera rebahan di kasur. Ternyata engga oleng-oleng meski kapal dalam kondisi jalan. Mendekati waktu sunrise, aku naik ke dek atas untuk menemani Mahendra menerbangkan drone. Ternyata ada musola, dan di dek teratas ada kafetaria, ya meski 1 gelas kopi 10k sih.

kapal-pelni-karimunjawa
Sarapan ala kapal Pelni kelas ekonomi

Pukul setengah 6 pagi kapal Pelni mengabarkan kalau sudah akan bersandar. Nah sebelum itu ada sarapan juga . karena aku eklas ekonomi, jadi makananya berupa nasi kotak. Nasi hangat, bihun, telor, susu, akuwa gelas. Lumayan banget lah ya. Oiya di kapal Pelni itu ada kelas 1 dan 2 juga. Dek mereka lebih di atas. Ada kamar-kamarnya gitu kayak di film-film ahha. Nah, untuk makan juga ada ruanganya jadi engga pakai nasi kotak.

Daratan masih jauh, kok kapalku udah bersandar? Ternyata ada kapal penjemput. Jadi si kapal Pelni engga sampai ke daratan Karimunjawa. Di kapal penjemput itu kami semua harus pakai pelampung. Ruangan kapalnya luamana luas dengan kursi dan musik dangdut ahaha. Kalau mau di de katas bisa outdoor lho.

Tak lama berlayar, kapal penjemput sampai di dermaga Karimunjawa. Sambutan pertama datang dari air laut yang warnanya tosca meski berada di pemukiman. Bisa gitu ya?

Kapal Express Bahari

Selain dengan kapal Pelni, jika kita ingin ke Karimunjawa juga bisa menggunakan kapal Express Bahari dari Jepara. Kemarin sih sempat lihat di pelabuhan, kapalnya engga terlalu besar dan tidak ada kasurnya. Jadi, buat yang penegn cepat sampai (2,5jam) tapi gampang mabok sih sebaiknya engga pakai ini.

Pesawat terbang

Aku baru tahu juga ternyata ada wings air ke Karimunjawa setiap jumat, sabtu, dan minggu. Tarifnya sekitar 400ribuan dengan durasi perjalanan 30 menit. Worth it sih, apalagi kalau bawa anak kecil gitu daripada terombang-ambing di lautan berjam-jam ya kan?

Karimunjawa Accomodation

Bicara accommodation di Karimujawa sih engga perlu khawatir. Homestay bertebaran dengan harga murah meriah. Hotel semacam Aston kayak gitu belum ada, tapi jangan sepelekan penginapan-penginapan disana. Kerasa homey, bahkan ada yang konsepnya kayak di Bali gitu keren deh.

Homestay Karimunjawa

Rata-rata rumah warga yang disewakan sebagai homestay itu terjangkau abis. Aku dapat yang pakai kipas angin seharga 200k semalam. Kamar mandi dalam dan dapat makan yang luar biasa. Nasi, ikan, sayuran, buah, minuman, pokoknya puas.

homestay-karimunjawa

Ketika aku jalan ke pulau Menjangan, ada resort juga disana. Katanya sih itu jutaan ya harganya. Lagian nyeberang ke pulau Menjangan dari Karimunjawa aja udah 500k sendiri ahaha. Mungkin cocok buat yang honeymoon ayeyyy.

Penyewaan motor dan mobil Karimunjawa

Jarak antara dermaga karimunjawa ke homestayku engga begitu jauh. Sepanjang jalan aku ketemu pertokoan, warung, coffeeshop, alun-alun, bank BRI lengkap dengan ATM nya, juga masjid. Alhamdulillah meski berada di pulau gini masih bisa tarik tunai ahaha.

sewa-motor-karimunjawa
Motor pinjeman

Yang menarik, ternyata di Karimunjawa belum ada ojek online tapi juga tidak ada ojek pengkolan. So, kalau kita mau keliling karimunjawa daratan musti sewa motor atau mobil. Banyak kok yang nyewain, plangnya bertebaran di jalan. Harganya untuk motor 70ribu sehari. Standar lah ya kayak di Bali atau Belitung.

Island Hopping Weekend Trip Karimunjawa

Inti dari weekend trip karimunjawa adalah island hopping sebenarnya. Untuk pemandu, kapal, foto underwater, makan siang, sudah include di paket trip ini. Jam 9 pagi, kami mulai menaiki perahu menuju spor snorkeling. Alat-alat snorkelingnya juga sudah ada kok, tenang saja.

Snorkeling Karimunjawa

Ini pertama kalinya aku nyebur ke laut, pas di Belitung sih nyebur tapi engga pakai snorkeling segala. Nyebur, liatin ikan, berenang di lautan, wooww,,,hal yang engga kebayang sebelumnya. aku seberani itu ternyata.

snorkeling-karimunjawa
Bukan editan potosop nih

Agak lama sih di spot itu, sampai menggigil ahaha. Mendekati jam 11 perahu kami menuju pulau Menjangan untuk bercengkrama dengan ikan hiu dan makan siang bebakaran ikan.

Pulau Menjangan Karimunjawa

Pasir putih dengan ayunan menyambut. Pohon kelapa berjejaran. Riuh sekelompok orang yang sedang voly pantai di tengah pulau. Tak jauh dari rumah pohon, sekelompok bapak-bapak sedang mengasapi ikan.

kuliner-karimunjawa
Buat makan siang

Ternyata sistemnya gitu ya, tidak ada restoran di semua pulau. Adanya pesan ke warga setempat yang semuanya bapak-bapak untuk bebakaran ikan. ikannya segar abnget, ditambah lalapan dan sambal. Subhanallah deh, terlebih pemandangan laut biru dalam kondisi super lapar. Nikmaaaatnyaaaa bikin engga peduli baterai smartphone habis.

Oiya masuk pulau ini bayar 30ribu perorang, ada karcisnya jadi engga diselewengkan lah ya. soalnya pulau ini sepertinya terpelihara. Ada penangkaran hius juga dan kita bisa foto. Aku ikutan foto ke sana sih, tapi engga aku post ah. Merasa berdosa aja sih mengurung ikan hiu kayak ikan lele gitu huhuuu.

Pasir putih pulau cemara besar Karimunjawa

Habis makan siang pengenya tidur asli, tapi masa gitu ya? okay island hopping berlanjut ke pulau cemara besar. Tempat ini terkenal dengan air lautnya yang supeeer jernih. Pasirnya putih dan sepi banget karena tidak berpenghuni.

karimun-jawa-beach
No filter lho emang warna asli gini

Di cemara besar aku sempat sketching, Mahendra nerbangin drone, dan sempat masuk pulaunya juga main ayunan ahhaha. Tak terasa jam setengah 4 sore, ombak mulai naik. Perahuku rasanya jauh banget. Enggak mudah balik ke perahu dalm kondisi ombak tinggi. Aku yang engga jago renang plus engga pakai alas kaki…udahlah luka-luka telapak kena karang. Sampai tulisan ini dibuat, tumit kanan masih lebam.

Sunset di pantai Tanjung Gelam

Efek terombang-ambing ombak bikin aku mual banget. Belum lagi perjalanan ke Tanjung Gelam juag superheboh ombaknya. Aku Cuma diem aja dan ingin segera sampai sana. Sudah engga nafsu renang lagi, maunya makan indomie rebus sama pisang goreng ahahha.

Untungnya di pantai Tanjung Gelam memang banyak penjual makanan. Indomie rebus pakai telor, milo hangat, dan pisnag goreng menemaniku bercengkrama dengan Mahendra membahas DJI Ronin SC. Ternyata pantai ini memang spot andalan buat liat sunset. Lokasi pantai berhimpitan dengan tebing batu besar banget. Jadi kayak pulau ini tuh dilinduni dari ombak besar.

Sunset di Tanjung Gelam mengingatkanku dengan sunsetnya pantai Sanur. Tak seriuh Bali, dan itu membuatku lebih tenang dan damai menikmatinya.

Kuliner malam Karimunjawa

Adzan maghrib menyapa saat perahu kami tiba di dermaga. Cukup untuk island hopping, lelah dan remuk badan ahahha. Jalan kaki dari dermaga, melewati alun-alun Karimun Jawa ternyata ramai sekali. Banyak penjual aneka seafood mentah dari ikan kerapu hingga lobster.

Karena aku udah capek banget dan di homestay pun disediakan makan malam…maka aku memutuskan untuk tidur setelah mandi ahahha.

Wisata Selfie Bukit Love

Jujur saja wisata selfie itu bukan ciri khasku banget. Aku penentang ahaha, engga ngerti esensinya apa foto di tulisan “love” sampai antri. Dibanding seperti itu aku lebih suka sketching lautan saja sementara Mahendra menerbangkan drone.

bukit-love-karimunjawa

Itinerary Weekend Trip Karimunjawa

Meeting point
27 Sept 2019
Stasiun Pekalongan
Max Jam 19.30

KEGIATAN HARI 1
JUM’AT MALAM SABTU DI SEMARANG
______
– Pukul 22;00 wib bertemu dgn guide di pelabuhan tanjung mas semarang
– Pukul 23;00 wib kapal pelni siap berangkat ke karimun jawa
– Pukul 05:00 wib kapal sandar di karimunjawa
______
KEGIATAN HARI KE 2 SABTU KARIMUNJAWA

– Pukul 06;00 wib dijemput kapal wisata dari kapal pelni menuju pelabuhan
– Pukul 07;00 wib dijemput mobil+ driver ke penginapan
– Pukul 08;00 wib siap berangkat tour laut seharian full keliling pulau-pulau karimun jawa
Dan spot yg telah dipilih
– Pukul 11;30 makan siang BBQ ikan di tengah pulau
– Pukul 13:00 wib lanjut wisata
– snorkling & liat sunset di tanjung gelam beach
– Pukul 18;00 wib pulang kepenginapan
– Pukul 19;00 wib makan malam sudah disediakan di meja makan
– Pukul 20:00 wib malam bebas acara yg mau jalan2 ke alun alun buat beli oleh-oleh atau cinderamata khas karimunjawa
______
KEGIATAN HARI 3 MINGGU

– Pukul 07;00 wib sarapan pagi
– Pukul 08;00 wib siap2 ke 1. bukit love
2. Bukit karimunjawa

– Pukul 10;00 kembali ke penginapan siap siap packing
– Pukul 11;00 dijemput mobil menuju pelabuhan keberangkatan kembali semarang

Fakta menarik Karimunjawa

Ada fakta menarik tentang pulau Karimunjawa ini yang mana bisa dijadikan patokan membedakan warga lokal apa turis. Warga lokal tidak akan mencabut kunci kontak motor maupun mobilnya saat parkir meski itu parkir nginap atau motornya sejenis Ninja. Silakan dicek sendiri kalau kamu ke Karimunjawa. Ini bukti pulau ini aman dan sentosa layaknya di luar negeri kali ya. Motor dibiarin ngegeletak gitu aja bahkan di tempat umum dengan banyak turis sekalipun.

Demikian cerita perjalanan weekend trip ke Karimunjawa. Semoga bisa jadi bahan referensi ya jika kamu juga ingin merasakan snorkeling di laut sejernih itu.

*Semua foto yang ada di blog ini tanpa melalui proses editing warna menggunakan Samsung Galaxy S7, demi memperlihatkan keaslian objek.

  1. Kalau dipikir-pikir, enak naik pesawat ya selisih harga juga hampir tidak begitu jauhlah. Terjangkau oleh isi dompet
    Wah suasana di dalam pelni, kayak kamar rumah saya saja, justru lebih lega 🙂

Tinggalkan Balasan