Cerita Mudik Lebaran ke Pekalongan

cerita-mudik-lebaran

Temenku orang Rembang tapi kalau lebaran malah traveling ke luar negeri. Tahun lalu dia cerita sholat ied di Paris , setelah tahun sebelumnya di Malaysia. Mungkin lebaran 2019 dia sholat tied di Bosnia atau Jerman. Sedangkan aku, tiap tahun dari 2007 hingga 2019 masih mudik lebaran ke Pekalongan.

Mudik tiap bulan ke Pekalongan

Pulang ke Pekalongan sudha enggak seheboh jaman awal merantau. Dulu sih, lebih sayang beli tiket pulang ya. Mudik musti nunggu liburan semesteran biar sekalian lama di rumah. Padahal harga tiket bis Cuma 50ribu, tapi mendingan buat bertahan hidup dan beli fotokopian diktat kuliah.

Alhamdulillah sekarang bisa mudik tiap bulan, bahkan seminggu seklai kalau mau. Hal yang jaman awal kerja pengen banget aku rasain. Waktu itu aku semacam iri sama orang-orang yang bisa seminggu sekali bisa pulang ke rumah.

Mudik Lebaran Bersama Pakai Bus

Selama masa kuliah, tiap mudik pasti ikutan mudik bareng. Jadi dikoordinir sama teman-teman sedaerah untuk menyewa bis. Selain harganya lebih murah, kita juga jadi merasa lebih nyaman dan aman. Enggak perlu ke terminal, selama perjalanan berasa piknik karena bersama teman-teman.

Mudik pakai kereta

Udah jamannya kerja sih mendingan naik kereta api. Pekalongan dilewati jalur kereta dan punya stasiun yang dijadikan tempat berhenti hampir semua jenis kereta api. Membeli tiket sejak 3 bulan sebelum keberangkatan dengan berebut nunggu jam 00.00 sudah jadi kebiasaan.

Kereta bablas saat mudik

Cerita mudikku di 2016 diwarnai tragedi keretaku kebablasan ke Semarang. Jadi aku itu enggak ketiduran ya, tapi memang enggak ada pengumuman sama sekali dan kereta seakan belum berhenti ketika sampai di stasiun Pekalongan itu. mana bawaan rempong banget pula, ahahha.

Mudik Lebaran 2017 dan mudik 2018

Aku beneran lupa cerita mudikku di 2017 dan 2018. Ini masanya sudah ada tol baru transjawa yang lewat Pekalongan. tapi tetep ya aku lebih suka naik kereta api. Sepertinya mudik 2018 lumayan suram, kegiatanku terlalu sibuk dengan hal-hal yang tak berfaedah buat diriku. Jangankan ibadah, bisa tidur dengan tenang saja perlu disyukuri.

Festival Balon Syawalan Pekalongan

Salah satu momen yang berkesan di lebaran 2018 adalah aku hadir di festival balon udara di Pekalongan. Ini event tahunan dari jaman nenek moyangku, tapi mualai 2018 dijadikan event resmi kerjasama dengan AIRNAV. Festival ini juga dilombakan, aku ikutan lomba foto.

festival balon syawalan pekalongan

Baca: Festival balon syawalan Pekalongan

Mudah banget dapat tiket mudik 2019

Sebuah keajaiban terjadi sata pembelian tiket mudik lebaran 2019. Biasanya aku mantengin tiket, tapi kali ini santai. Hingga hari H tiket kereta lebaran tambahan dijual akupun masih tenang. Pagi itu aku iseng buka aplikasi dan melihat tiket lebaran amsih ada. Langsung deh aku beli.

Mungkin kalau aku begadang malamnya malah aku enggak dapet karena server eror atau terlalu ramai. Memilih membeli tiket jam 7 pagi Alhamdulillah bikin aku lega dan menjalani Ramadan dengan tenang.

Saat tulisan ini dibuat, aku masih akan mudik seminggu lagi. Semoga perjalananku lancar, nanti pas lebaran juga lebih menikmati momen…tak seperti tahun lalu.

3 Replies to “Cerita Mudik Lebaran ke Pekalongan”

  1. Cerita Mudik Lebaran ke Pekalongan says: Balas

    […] Baca Selengkapnya […]

  2. sepertinya ini bisa dijadiin salah satu destinasi wisata mbak hehe. keren

    1. benar, sudah masuk sebagai destinasi wisata tahunan

Tinggalkan Balasan