sponsored

Cara Merawat Sablon Kaos Berbahan Karet Agar Tetap Tampak Bagus

By on Maret 5, 2019
Dewasa ini terdapat banyak macam jenis sablon kaos dapat dijumpai dipasaran dengan sangat mudah. Disini kamu bebas menentukan pilihan sablon sesuai dengan keinginan dan harga yang tentunya telah dibadrol sesuai dengan kharakteristik dan merk produk. Beragam jenis sablon mengandung kualitas yang berbeda. Sudahkah kamu tahu, setiap merk sablon memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan dedikasi
tinggi untuk dapat mempertahankan kualitas barang, salah satunya yang berbahan karet.  Berikut adalah 4 kiat ampuh untuk
menjaga keawetan sablon pada kaos berbahan karet.

Tips Menyimpan Kaos Sablon

Metode dalam mengurus kaos sablon bahan karet relatif sama dengan penyimpanan pakaian pada
umumnya. Kaos sablon berbahan karet harus disimpan dengan sempurna dan tertata
rapi di lemari pakaian. Upaya tersebut dapat diawali dengan memosisikan kaos
bagian dalam ke sisi luar kemudian melipatnya dengan rapi dan hati-hati. Selepas
itu kaos bersablon berbahan karet bisa disusun dengan pakaian yang lain.
 
Selain dilipat, kaos sablon berbahan karet juga bisa disimpan dengan cara digantung pada lemari menggunakan hanger. Disisi lain, proses penghangeran memiliki kesamaan tahap seperti ketika dilipat, posisi kaos sablon bagian dalam juga dibalik ke sisi luar sehingga bagian sablon
tidak menempel dengan baju yang tengah dihanger juga. Seusai itu kas berbahan karet dapat disusun rapi di lemari.

Tips Mencuci Kaos Sablon

Jangan merendam kaos sablon berbahan karet dengan rentang waktu yang lama apalagi dengan menggunakan sebuah detergen. Kadungan panas detergen mampu menimbulkan kerusakan pada lapisan sablon oleh karena akibat hawa panas yang dtimbulkan.
Selain itu tidak dibenarkan mencuci kaos berbahan karet dengan disikat, apalagi bagi Kamu yang kerap dengan keras menggosok dengan keras.
 
Sebelum Kamu cuci, sebaiknya kaos direndam dalam waktu 15 menit Kemudian dapat kucek kaos berbahan karet dengan berhati-hati dan perlahan. Apabila menggunakan mesin cuci, ubah kecepatan mesin cuci menjadi sedang, persingkat waktu mencuci, kurangi kadar pemberian detergen agar membantu mempertahankan kualitas sablon kaos.

Tips Mengeringkan Kaos

Hindari tindakan pengeringan kaos sablon berbahan karet secara langsung tepat di bawah sinar matahari, akan tetapi lakukan taruhlah pada tempat yang sejuk. Situasi panas berlebihan mampu meningkatkan risiko rusaknya pada sablon kaos. Permasalahan
ini menyebabkan desain sablon menjadi tambak rusak tercerai berai sehingga tidak tampak keren lagi.
Apabila Kamu hendak menjemur kaos berbahan karet secara langsung tepat di bawah sinar matahari, sebaiknya balik posisi kaos bagian dalam ke sisi luar sehingga desain sablon tidak terkena panas secara langsung. Jangan menjemur kaos berbahan karet melebihi waktu 30 menit dan gunakan hanger untuk menjemur kaos sehingga sablon tidak akan merekat dengan pakaian yang lain.

Cara menyetrika

Untuk mendapat hasil yang maksimal dalam menyetrika, berikan lapisan dibawah kaos bersablon bahan karet dengan kain lain. Selain itu, cara ini mampu mempertahankan sablon kaos tidak terkena panas setrika secara langsung.
 
Usahakan setiap sisi kaos yang bersablon tidak tumpang tindih saat disetrika, karena bagian sablon tersebut bisa menempel di bagian lain. Perlu diperhatikan untuk tidak menggunakan semprot pewangi pakaian di bagian yang bersablon. Kondisi tersebut akan membuat kaos menjadi lengket saat disetrika.
 
Harga yang fantastis bukanlah menjadi sebuah halangan untuk memperoleh desain baju unik dan memiliki daya tarik tinggi bagi para customer. Sebuah proses permintaan kerjasama dengan berbagai perusahaan retail akan sangat menguntungkan berjalanya bisnis Kamu. Proses kesepakatan mengenai kontrak kerjasama akan terlahir dalam beberapa poin kesepakatan dalam membagun dan mengembangkan
percetakan kaos.

Continue Reading

Book | Review

[Review Buku] Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat, Pendekatan yang Waras Demi Menjalani Hidup yang Baik

By on Maret 4, 2019

Aku pencemas, aku terlalu peduli dengan orang lain, aku terlalu banyak meikirkan hal yang harusnya dibikin bodo amat. Buku yang relatable dengan yang kurasakan akhir-akhir ini. Ingin seperti orang kebanyakan yang bisa cuek, atau setidaknya tak terlalu memikirkan sesuatu. Heu…itu alasan terbesarku membaca buku berjudul The Subtle Art of not giving a f*ck.

Identitas buku

Judul Asli : The Subtle Art Of Not Giving F*ck
Judul : Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat
Penulis : Mark Manson
Penerbit: Grasindo
Beberapa kali buku bersampul orange ini lewat di IG story aku. Teman-teman sepertinya lagi suka membaca buku yang judulnya konyol, pikirku. Suatu pagi di Bandara Ahmad Yani Semarang, aku melihat buku ini secara fisik. Ehmm,,tapi mahal banget. Singkat cerita, malam harinya aku bersua lagi dengan buku ini di etalase best seller book Gramedia Balikpapan. Langsung deh aku cari ke rak.

“mas, buku bodo amat di sebelah mana ya?”
“heh..apa?”
“iya,,buku bodo amat”

Percakapan nggak jelas antara aku dan pramuniaga gramedia.

Review

Jaman sekarang ini mau nggak mau kita dipaksa mikir tentang banyak hal. Misalnya, pag-pagi buka Instagram. Ada si A update galau, jadi kepikiran deh. Lalu scroll…ada si B update lagi liburan.
Kepikiran lagi. Belum lagi jika ada si C, update quote yang kayaknya kok nyindir kita. Hadeu…lelah.
Gimana sih caranya biar bisa bodo amat? Nggak semua hal yang ada di ahdapan kita perlu disikapi dengan serius. Tapi gimana?

Ada 9 bab dalam buku ini yang diharapkan bisa kita jadikan renungan. Lewat candaan-candaan satire dan kisah-kisah yang fresh, aku sih merasa santai membacanya.

[Review Buku] Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat, Pendekatan yang Waras Demi Menjalani Hidup yang Baik

Bab 1, jangan berusaha. Sebagai mukadimah, Mark Manson menjelaskan apa inti buku cara bersikap bodo amat.

Bab 2, kebahagiaan itu masalah. Bahagia, nyatanya berasal dari pemecahan masalah. So, kalau nggak ada masalah maka hidup flat…gitu.

Bab 3, Anda tidak istimewa. Seringkali kita measa istimewa lalu berpikiran sebagai korban. Dalam semua hal. Korban yang ingin diistimewakan, diperhatikan.

Itu preview saja ya, sisanya baca sendiri ehehe. Bab yang paling aku suka adalah “PENTINGNYA BERKATA TIDAK”. Karena ini sungguh sangat teramat related sekali denganku. Huh!

Pasti kalian yang membaca ini ada juga ya yang tipe nggak enakan dengan orang lain. Asli deh sifat ini tuh bikin kita sering cemas. Overwhelming. Lalu nggak bisa nikmatin momen hidup.

Tetapi kita perlu menolak sesuatu. Jika tidak, kita kehilangan alasan untuk bertahan. Jika tidak ada sesuatu yang lebih baik atau lebih diinginkan daripada yang lain, kita akan merasa hampa dan hidup kita menjadi tanpa makna. Kita hidup tanpa nilai dan akibatnya kita menghidupi kehidupan tanpa tujuan.

Menghindari penolakan (baik memberi atau menerima penolakan) sering ditawarkan kepada kita sebagai jalan untuk membuat diri kita merasa lebih baik. Tetapi menghindari penolakan memberi kita kenikmatan sesaat yang membuat kita tanpa kemudi dan tanpa arah dalam jangka panjang.

Kurang lebih seperti itulah The Subtle Art Of Not Giving F*ck. Hingga jadi new York time best seller. 4 dari 5 bintang deh.

Mungkin momennya pas, saat manusia terlalu banyak pikiran. Isi kepala rasanya penuh. Ada tuntutan untuk selalu positif, untuk mencoba segala macam hal, untuk berlomba dalam menggapai kebahagiaan dengan memiliki sebanyak-banyaknya sumberdaya.

Continue Reading