Panduan Agar Sosial Media Menginspirasi Dari @Boylagi

Panduan Agar Sosial Media Menginspirasi Dari @Boylagi

“Seneng deh lihat instagramnya si bunga (bukan nama sebenarnya) soalnya inspiring banget.” Pernah ngomong kayak gitu? Lalu kapan giliran kita? Aku percaya banget dengan ‘people inspiring people’. Bunga menginspirasiku, aku beraksi, aku menginspirasi kamu, dan seterusnya. Asik kan kalau begitu? Punya lingkaran sosial media yang seperti ini nggak hanya bikin nyaman buat berkarya, namun juga bisa mendatangkan kebaikan-kebaikan hingga mengubah dunia.

Kalau kamu instagramers di Indonesia, pasti sudah mengenal @boylagi. Hmm kalau belum, mungkin akun instagramnya masih sekedar buat membagikan foto selfie low resolution hihihihi (maaf kalau bener). Beliau ini pap instagram Indonesia. Aku belum pernah ketemu langsung, tapi aura menginspirasinya sudah kerasa sejak lama. 

Kemarin aku membaca caption instagram @boylagi. Biar aku inget terus, sekalian kalian juga tahu…makanya aku rangkum di postingan blog ini.

Digital Media Jaman Now

Flashback beberapa tahun lalu, tarohlah 5 tahun saja. Digital media masih sebatas televisi yang dijangkau semua kalangan. Kalau sekarang lapisannya sudah banyak.

Digital Media terbagi atas:
1. Own Media yaitu yang langsung kita kontrol 
2. Paid Media
3. Earned Media. Yaitu review, ngepost positif (memberikan kabar baik). Iklan digital sekarang ini semakin menurun peminatnya. Lebih banyak orang memilih sosial media. 

Blogger dan influencer yang sering dapat sponsored post sudah akrab dengan yang point nomor 3. Kita sering kan dapat brief dari brand buat review produk sesuai pengalaman kita. Pesan dari brand lebih nyangkut di hati pemirsa ketika dibagikan di sosial media.

Aku Anak Twitter Atau Anak Instagram?

Hahaha pernah galau ngerasa sebagai anak twitter atau anak instagram? Kan rame ya beberapa waktu lalu soal ini. Anak twitter sok pinter, anak instagarm sok kaya, dsb. Tiap sosial media itu punya preferensi dan treatment yang berbeda lho.

1. Twitter : Informasi yang diperoleh lebih real
2. Instagram : Pembangunan Branding atau membangun citra
3. Facebook : Sebagai jejaring sosial tapi sekarang ini mulai menurun
4. Youtobe : Sebagai Edukasi

Nah, sudah tahu kan? Kita tuh biasanya kalau ingin tahu soal pribadi seseorang ngintipnya instagram. Karena personal branding nampak dari sana. Entah instastory atau feed. Lalu bikin oersonal branding FAKE? Ahahah. Banyak sih! 

Menginspirasi Melalui Sosial Media

Dalam memulai akun sosial media, ada tahap-tahap yang harus kita ketahui yaitu:

1. Pembangunan Personal Branding, lebih menata diri kita sendiri untuk memilih mana yang harus kita posting atau yang tidak perlu di posting. Hayoloohh,,,masih mau selfi-selfi di feed instagram? Mau instastori hal yang super ngga penting?
2. Goals ( *aktif, positive, inspirasi* )
3.Set Up Agenda yang akan di ceritakan di sosial media. Mau bagikan apa sih? 

Tips tambahan lagi nih dari dari @boylagi soal memperlakukan socmed kita.   
  • Harus konsisten dengan nama yang ada di sosial media
  • Harus konsisten dengan design
  • Perlakukan Followers dengan baik.

“Ya bebaslah socmed-socmed gue” pasti ada yang bilang gitu. Tapi, ya jangan maksa “Folbek dong kak kita sekomunitas anu lho”. Lhah, aku bisa dapat apa dari feed kamu? Itu intinya. Kita cenderung follow seseorang jika ada manfaatnya, entah menginspirasi atau apalah. Aku perlu alasan untuk folback, maaf ya kalau terkesan sombong. Sayang kuota, sayang waktu, kalau yang nampak di feed socmed adalah hal yang ngga ada manfaatnya. 

Blogger Perempuan 30 Day Challenge:

6 Replies to “Panduan Agar Sosial Media Menginspirasi Dari @Boylagi”

  1. Aku udah bosan di medsos karena fb, twitter, ig isinya endorse semua. Sebenarnya wajar saja sih karena itu bagian dari duniaku juga, tapi mbokya usaha dikit. Selain selfie low resoution, juga buzzing nggak pake mikir. Misal dapat endorse wafer, masa ya fotonya wafer dijejelin ke mulut sebanyak-banyaknya? Entah bagaimana bisa dapat job & pemberi job nggak komplain. Mungkin sudah rejekinya. Belakangan yg mulai banyak itu selfie trus mukanya ditutup stiker. What's the point of uploading a selfie pic in socmed kalau orang lain nggak bisa lihat apa2? Kalau itu foto diri bareng anak & anaknya yg distiker sih malah aku setuju. Makanya fitur mute, unfollow, hide dsb itu bikin happy banget deh.

    1. ahhaa aku kok juga kesel ya mba sama yang selfie distikerin…pengen tak japri tapi ndak tega

  2. Farih Ikmaliyani says: Balas

    Keren banget bisa ikut challange nya Blogger Perempuan.

    Susahnyaaa nahan diri buat gak post sesuatu yang nggak ngebangun branding kita. hahaha

    1. semoga kuat smapai 30 hari

  3. folbek-folbekan ini yang kadang bikin keki, tapi kadang … aaah yasudahlah *kemudian klik follow* hihihihi

    1. hihi trus diunfollow

Tinggalkan Balasan