5 Buku Yang Mengubah Hidup

5 Buku Yang Mengubah Hidup
Bagiku membaca buku itu layaknya prosesi atau ritual suci. Darinya aku bisa menyelam jauh dan merasakan ketenangan atau malah pergolakan. Sayang sekali, aku sudah lama tidak membaca buku dengan tekun. Setahun ke belakang ini membaca buku terasa berat karena seakan aku sedang membuang waktu. Entah, aku masih snagat mencintai buku tapi ada perasaan takut dari alam bawah sadar.
Genre bukan menjadi patokanku dalam membaca. Ya, sesuai kebutuhan dan minat saja. Kadang fiksi, kadang non fiksi. Kadang buku dengan Bahasa sastra tingkat tinggi, kadang buku petunjuk praktis dengan Bahasa teknis.
Diantara buku-buku yang pernah membanjiri tak dan lemari, aku punya 5 judul yang sekiranya sampai sekarang masih terngiang-ngiang.

Konmari : The Life Changing Majic of Tidying Up

Cara pandangku terhadap kebendaan diubah total oleh Konmari. Awalnya aku mengira ini buku tutorial leipat-lipat baju saja, eh ternyata filosofinya dalam khas Jepang. Yang sebenarnya kalau aku kaitkan dengan kaidah Islam tuh nyambung banget.
buku konmari

Lukisan Hujan: Sitta Karina

Maaf ini buku menye-menye khas remaja. Tapi dari buku ini aku merasakan gegap gempita jatuh cinta. Jadi selama ini engga? Entahlah. Buku ini direkomendasikan oleh sahabatku, Drupadi. Dan pada akhirnya aku minjam buku dia dipaketin dong dari Bandung ke Bekasi. Duuhh…
Dan karena reviewku lumayan rame di google, mba Sitta Karina menemukanku. Pas beliau launching buku barunya, dikirimin deh buat direview. Senangnya !
 

Tetralogi Buru 1: Bumi Manusia

Kecintaanku terhadap Indonesia tumbuh seketika saat membaca Tetralogi buru ke-1, nya Pramoedya Ananta Toer. Sebelum dicetak ulang, aku rela beli buku super tebal nan mahal itu dari Jogja. Maklum, dulu buku ini kan terlarang. Pandanganku akan kaum wanita, hokum di Indonesia, dan sejarah, diaduk-aduk rasanya.

The geography of faith

Eric Weiner mengajakku menyelami relung keimanan. Bukan hanya mengenai agamaku, kepercayaanku. Tapi jug agama lain yang kukenal seperti Budha dan nasrani. Yang menarik adalah, ternyata di dunia ini ada kepercayaan-kepercayaan lain yang bagiku sungguh unik seperti penyembah Ufo misalnya. Rasa toleransiku ke agama lain sepertinya bertumbuh setelah membaca buku ini.
the geography of faith

Life of Pi

Kadang aku sebegitu mudahnya menyerah, panik, kalut, ketika menghadapi masalah. Padahal kalau ingat kisahnya Pi yang mampu bertahan hidup di tengah Samudera usai kecelakaan kapal luar biasa banget. Buku ini ngajarin aku cara survive, memperlihatkanku alasan mengapa aku harus hidup. Sedih, dalam kondisi nyaman saja kadang aku merasa hidup ngga guna dan pengen mati saja.
Diantara 5 buku yang mengubah cara pandangku soal hidup ini mungkin bisa kamu rekomendasikan buat orang sekitar. Atau malah kamu juga suka dengan salah satunya?

10 Replies to “5 Buku Yang Mengubah Hidup”

  1. mbak saya salfok sama water color nya hhe. saya blogger pemula mbak, blog mbak sangat bagus. semoga saya bisa sperti mbak. sukses terusss

    1. iya mba aku suka menggambar

  2. Kenalan sama Lukisan Hujan sejak SMP, dibaca sampai hari ini pun masih bagus. Nggak tau kenapa nagih banget cerita Hanafiah ini.

    1. iyaaa…sama! bisa gitu ya

  3. Kenal Tetralogi Pulau Buru gara-gara dapet hukuman dari dosen filsafat dulu. Disuruh baca dan bikin rangkuman. Dan malah bangga bisa dihukum baca buku itu. Bener-bener jadi ngerti kenapa Indonesia harus bertahan.

    1. seru banget emang, smeoga fillmnya ngga mengecewakan

  4. itu … itu, di antara tumpukan bukunya ada yang pernah kubaca kurang dari seminggu. Ayat-Ayat Cintanya Habiburrahman Elsirahzy 🙂

    1. woow korban Fahri nih

  5. Mba, udah baca Never Let Me Go – Kazuo Ishiguro belom? Ngga life changing banget sih tapi ceritanya baguus

  6. […] Baca: 5 Buku yang mengubah hidup 5 Buku yang mengubah hidup […]

Tinggalkan Balasan