Mempertahankan Domain Authority Blog di atas 30 Tanpa Blogwalking

Dalam sejarah ngeblog, awal 2018
ini merupakan rekor dimana aku sangat parah menelantarkan blog. Jangankan soal
update postingan baru, blogwalking yang biasanya aku lakuin setiap hari hampir
100% tidak pernah. Ada sekitar 4 bulan lho kayak gini, hingga minggu lalu saat
ada tawaran kerjasama dari sebuah brand aku menyadari sebuah hal. Ternyata selama
4 bulan domain authority (DA) blog aku stabil di atas 30. Aku sudah suudzon dan
pasrah sih, halah palingan DA ku anjlok ke belasan wong nggak pernah main ke
blog teman-teman (blogwalking).

Sebelum membaca lebih jauh, buat
kamu yang bukan blogger mungkin akan sedikit bingung. Tapi kalau mau terusin
baca ya silakan itung-itung memotivasi bikin blog ya kan?

Domain Authority dan dilemanya

Sebenarnya tinggi atau rendahnya
domain authority bukan motivasiku nulis sih. Pageview blog ini juga turun
semenjak aku jarang update dan blogwalking. Tapi kalau lagi ada bahan yang mau
ditulis ya nulis aja gitu nggak peduli statistik.
Lain cerita kalau sudah terkait
nyari duit. Kebanyakan nih, brand tertarik sama blog yang domain authority nya
gede. Kecuali blog punya artis atau public figure, DA kecil juga nggak apa-apa
kali ya yang penting kan sosok si pemilik blog. Nah bangsanya blogger kayak aku
ini, biasanya diajak kerjasama dengan brand kalau tulisannya dipercaya sama
google. Aku nulis soal brand X, pasti brand X maunya ketika orang searching di
google muncul tulisanku dong. Syukur-syukur muncul di halaman pertama pencarian
google.
Dari mana kita tahu google
percaya ke sebuah blog? Ya, domain authority itulah jawabannya. Semacam passing
grade perguruan tinggi lah ahhaha. Nah passing grade dari sumber mana yang bisa
dipercaya? Kalau Domain authority blog, yang dipercaya adalah MOZ. Terkait dengan
domain, tentunya domain authority ini buat yang domainnya sudah mandiri ya.
bukan lagi ngekor ke blogspot.com atau wordpress.com dan sejenisnya.
Dilema bagi blogger adalah
bagaimana mempertahankan domain authority tetap tinggi. Ahhaha, kayak
pertahanin ranking 1. Dapetinnya mungkin berdarah-darah ya, tapi pertahaninnya
bisa berdarah juga muntah-muntah. Tapi itu sih kalau mau dibawa ribet. Aku selow,
asli selow banget soal DA.

Melejitkan Domain Authority

Di saat aku terheran-heran dengan
domain authority blog yang stabil meski nggak pernah blogwalking dan jarang update,
eh kemarin teman blogger yang blognya seumuran denganku posting juga terkait
tema ini. Duniabiza nulis soal melejitkan domain authority blog
Nggak tanggung-tanggung lho ada
10 jurus. Dan yak, aku sama duniabiza bisa dibilang seperguruan dan sealiran. Aku
aminin semuanya, dulu pas jaman masih rajin aku jalanin semua itu. Blogwalking setiap
hari, komen di blog dengan DA tinggi, rajin update, rajin hapusin brokenlink, termasuk
juga rajin ikut lomba blog.
Lha sekarang? Dengan kesibukan
sejak awal 2018 yang luar biasa, rasanya agak maksa kalau aku tetap
menomorsatukan blog. Sekarang itu bisa dibilang waktuku di depan laptop aku
pakai buat ngedit video dan hal lain terkait hal itu. Sebenarnya AustraliaAwards nggak nyita waktu, tapi aku lebih milih ngisi waktu luang di apartemen dengan
masak dan fitness demi bokong ideal ahaha.

Artikel evergreen dan sehat

Alhamdulillah aku pernah membaca
soal menulis konten Evergreen di blog mba Carolinaratri. Jadi topik evergreen itu
kurang lebih yang nggak lekang oleh waktu. Meksi jarang update postingan baru
dan jarang blogwalking, aku masih dapat pageview dan dapat perhatian dari
google dengan adanya topic-topik tersebut. Misalnya tentang “cara menghilangkan
noda lem super” yang beneran aku tulis berdasarkan pengalaman pribadi. Juga termasuk
“cara ngidupin motor matic yang mogok”. Hal-hal keseharian yang aku tulis dari
hati itu penyumbang traffic setiap hari di saat aku lari-lari bersama project
di kantor dan nggak sempat nengok blog.
Semoga saja artikel ini juga bisa
jadi evergreen ya, ahahaha. Kurasa dunia blogging bakal terus ada meski sosial
media lain membanjir. Pasti deh tiap hari kita buka search engine entah google
atau safari, iya kan?

7 Replies to “Mempertahankan Domain Authority Blog di atas 30 Tanpa Blogwalking”

  1. Hahaa iyaa.. ini dia temannya bersuara. Seperguruan seilmu tapi aku tak serajin dirimu.
    Bener banget, artikel longlasting ini yang membantu blog tetap hidup. Apalagi di saat-saat tak serajin dulu lagi. Kalau Mba Nay sibuk bersenang2 di australia, saya sejak kelahiran arsyad jadi makin jarang update. Dan terbantu karena artikel2 lama yang memang dibuat untuk ngasih makan si mbah..

    Semoga makin lancar dan sukses ya mba dirimu…

  2. Kalau lagi sibuk enakan nulis yang sehari hari aja emang, jadi nggak usah riset. Nulisnya nggak beban juga, malah release stress. Aku juga termasuk yang terselamatkan karena evergreen post. Mungkin perlu digiatin di situ kali ya. haha. aku suka updatean sante yang kerasa personalnya begini 🙂

  3. Oh gitu, kayaknya harus banyak-banyak nulis tips. Kalau ternyata tips yang ingin ditulis sudah muncul di mesin pencarian, biasanya aku nyerah.

  4. Kuncinya di evergreen yaa. Memang kita harus punya beberapa evergreen yang jadi pegangan kita 😀

    Tapi aku sendiri gak paham dan banyak tau soal DA. Selama ini nulis simpel aja. Soalnya memang gak ngerti. Pengen sih belajar hehehehe.

  5. 30 mbak? Apalah dayaku yang baru di angka 15. Hahaha
    Tapi bener sih, kalau masalah konten. Aku kan pernah itu, ikutan lomba tentang salah satu produk minuman instan di blog. Walaupun tulisannya (menurutku) nggak penting-penting amat, tapi malah jadi konten yang menghasilkan pageviews paling banyak di blog 😀

  6. Waaah keren DAnya stabil 30. Blogku aja belum pernah nyampe 30 hahaaa… Tapi yo wes, bisanya segitu & alhamdulillah ada saja brand yg mau. Kalau sekarang sih bukan karena males bw tapi udah mulai fokus kedalam blog sendiri saja. In a few years, pengin pensiun dari medsos. Dah uplek2 di blog sendiri aja entah masih laku apa enggak.

  7. Keren banget mbaaa..

    Banyak loh orang yang ngos2an mempertahankan DA, dengan kalap BW di mana2 hehehe

    Mungkin mba nya dulu suka ninggalin komentar bagus di blog orang mba, nah karena komen itu, jadi banyak yang ngeklik link itu untuk masuk ke blog ini

    Jadi, meski lagi diam pun DA tetep

    Yang kedua, coba cek di beberapa DA Checker, soalnya ada beberapa yang beda dalam mengecek DA, bahkan MOZ pun, yang lama udah gak bisa digunakan, karena dia gak update 🙂

Tinggalkan Balasan