Blogging

Ternyata Saya Membeli Domain Bekas

Juli 24, 2017
Membeli domain untuk blog sudah
sering saya lakukan sendiri, pun dengan instalasinya. Research, beli domain,
pasang, untuk blogspot maupun wordpress Alhamdulillah tanpa kendala. Sebelum membeli
domain tentu yang kita pikirkan adalah mau dikasih nama apa ya blog ini? Kalau sudah
ketemu nama, baru tuh cek di tempat jual domain apakah sudah terpakai atau
available. Pernah ngga sih kamu berpikir juga apakah domain tersebut bekas atau
masih gress baru?
membeli domain blog bekas

Membeli domain untuk blog
Innnayah.com

Yang saya lakukan ya hanya cek
ketersediaan saja. Seperti ketika mau beli domain innnayah.com ini. Maunya sih Inayah.com
atau innayah.com saja, eh sudah dipakai orang semua lho. Yowes ngalah deh, beli
innnayah triple ‘N’ meski ini jadi ngga umum.

Beli domain untuk blog Pekalongan

Selain blog dengan nama sendiri,
saya juga punya blog yang khusus membahas soal keseharian di Pekalongan. Saya
terinspirasi dari blog Bandungdiary sebenarnya, haturnuhun teh Ulu. Blog itu
awalnya masih wordpress gratisan dengan nama Pekalongankita.wordpress.com.
Trafficnya kok saya rasa lumayan untuk blog yang postingannya masih bisa
dihitung pakai jari.
Demi membuat blog ini lebih Pro,
akhirnya saya memutuskan untuk boyongan ke self hosted wordpress blog. Bahasa awamnya
dibuat dotcom gitu aja sih wordpressnya. Merasa sudah punya pengalaman saat membeli
domain untuk blog Innnayah, saya selow saja sih pas beli. By the way, kamu sudah tahu kan cara membuat blog? Nggak ribet kok, kalau bingung juga tutorial dan artikel mengenai hal itu sudah banyak banget yang nulis. jasa pembuatan blog kayak gitu juga ada dimana-mana, tapi kalau jaman sudah canggih gini pakai smarthone juga bisa lho bikin blog.
Awalnya pengen ngasih nama
Pekalongankita.com eh tapi kok sudah ada yang punya. Akhirnya cari yang
mirip-mirip deh, dan ketemu Pekalonganku.com. Alhamdulillah dapat nama domain
pendek dan mudah diingat serta mudah ditulis hehhe.

Ternyata ini domain bekas

Proses instalasi domain maupun
plug in endebrei-endebrei di wordpress self hosted emang rada lebih ribet dibanding
blogspot yang tinggal klik klik sebentar. Tapi akhirnya beres juga sih, lalu
saya melakukan posting seperti biasa.
Traffic memang belum bisa
diperhitungkan, ya pasti turun drastis dulu. Pengalaman waktu pasang domain
Innnayah.com sih sekitar 2 bulan baru balik ke traffic normal. Jadi ya saya
selow saja sih, selama masih ada visitor organic dari google mah berarti nggak
ada masalah.
Bulan ke-2 kalau nggak salah,
saya mulai memberanikan diri cek domain authority. Saya memeriksa performa blog
pekalonganku.com di http://www.seoreviewtools.com/website-authority-checker/
. Kebetulan di website ini juga nampilin usia domain (yang selama ini tidak saya
perhatikan).Tadaa…ternyata domain Pekalonganku.com usianya hampir 5 tahun. Kok bisa?
Kan saya baru beli.
membeli domain blog bekas

Kelebihan Domain Bekas

Karena penasaran saya akhirnya
googling dan nanya ke teman-teman yang paham SEO (search engine optimation). Kabar
baiknya, domain bekas apalagi yang sudah berumur kayak gitu punya kelebihan
karena telah dikenali oleh search engine. Karena telah dikenali, kemungkinan
lebih dipercaya jika historynya memang bagus. Nah lho, kalau dulunya blog ini
riwayat hidupnya jelek bagaimana?

Kekurangan Domain Bekas

Jika riwayat hidup si domain
jelek, misal banyak link ngga sehat dan sejenisnya…pasti itu ngefek juga lah
terhadap kepercayaan search engine. Akhirnya, meski domain tersebut sudah
berganti kepemilikan tetap saja punya imbas. Huffftt.

Tetap Ngeblog Santai di
Pekalonganku.com

Meski sempat khawatir, akhirnya
saya putuskan untuk tetap ngeblog santai di Pekalonganku.com. Posting cerita
baru seminggu sekali, traffic banyak ya syukur. Sejauh ini sih domain authority
blog tersebut terpantau naik tiap bulan meski trafficnya masih jauh dari blog
innnayah.com. Yaiyalah postingan saja baru sedikit dan blog ini juga topiknya
lebih khusus yaitu travel blog Pekalongan.
Gara-gara ketemu kasus ini, Saya jadi
tahu kalau domain bekas juga diperjualbelikan lho dengan harga yang
berbeda dengan domain baru. Apapun itu, pakai domain berbayar atau gratis dan
bekas atau baru yang penting tetap semangat ngeblog ya!
  1. Walah… aku baru tahu loh mbak, klo log bekas bisa dijual belikan. hihiiii
    Soalnya pernah beli domain skaligus blognya masih gress, meski di WP juga,
    Thankis buat infonya mbak..

  2. Duh aku baru tau lho! Untung domainku bener – bener masih baru karena emang namanya nggak pasaran 😛

    Btw, postingannya banyak typo :)))

  3. masalah harga, standar apa malah bisa lebih mahal / murah mbak?

    hebat punya dua blog, saya yang punya satu aja masih kualahan buat ngurusin mbak Nay 😀

    1. Kalau dulu, terlalu banyak broken links bisa jadi indikasi / signal ke google kalau website tersebut tidak sehat.. sama seperti manusia, kamu kalau berkunjung ke sebuah website / portal trus tiap kali klik artikel tertentu muncul page not found pasti bete kan (efeknya bounce rate tinggi).. tapi sekarang sepertinya tidak masalah lagi karena google makin pintar. Saat ini, ketika google menemukan broken link (404s), google akan memberikan tenggak waktu 24 jam untuk kembali crawling. Jika dalam 24 jam masih 404, maka google akan drop url halaman tersebut (bukan domainnya ya).. Beda dengan 410, yang artinya langsung drop / de-index halaman bersangkutan.. Cuma balik lagi, sesuatu yang berlebihan tentunya gak baik 🙂

  4. Aku juga baru tahu kalau ada domain bekas begini. Tetapi, yang penting adalah tetap semangat menulis dan membuat postingan di blog untuk hal-hal yang bermanfaat! Ya kan, Mbak Innayah? Semangat! 🙂