Tought

Tipe-Tipe Pria di Sinetron Dunia Terbalik

Mei 3, 2017
Ini semacam rekor ya, saya itu
nggak pernah ngikutin sinetron. Palingan sih kalau bulan puasa saja, sinetron
yang tayang jelang buka atau sahur. Tahun lalu ada Para pencari Tuhan dan
Preman pensiun yang menemani kesendirian di kamar. Secara tidak sengaja, pada
suatu malam saya terhenti pada tayangan sinetron berjudul dunia terbalik. Awalnya sih cuma sekedar lewat ganti-ganti channel, eh kok lumayan juga. Ternyata
teman-teman kantor juga suka nonton sinetron yang menceritakan soal fenomena
para suami ditinggal istri jadi TKW ini. Sebagian besar pemain dunia terbalik
memang pria, dari sana kalau kita mau cermat banyak pelajaran hal yang bisa didapat.
tipe pria di sinetron dunia terbalik


Cerita dunia terbalik dekat
dengan kenyataan

Di mobil usai dari Ciater
kemarin, saya cerita soal sinetron ini. Kata teman saya, dunia terbalik itu
benar-benar terjadi di desanya.

“kalau di tempat saya mba, memang
benar adanya seperti itu. Para bapak yang ngasuh anak sebab para istri jadi
TKW”

Pembawaan sinetron ini memang
ringan banget dan cocok dengan masyarakat menengah ke bawah yang emang penikmat sinetron tv swasta. Nggak
ada tuh penampakan pemain yang naik mobil mewah atau tinggal di rumah gedongan
komplek cluster. Pakaian, pemilihan dialog, bisa disesuaikan dengan tidak
berlebihan. Kalau kamu ingat sinetron keluarga cemara, ya kurang lebih seperti
itulah.
Sebenarnya, kalau di tv swasta saya lebih suka Sitkom seperti The East, Ok jek dan Keluarga besar yang tayang di Net Tv. Oiya, berikut ini ada infografis tentang sinetron di Indonesia dari Kumparan .

Tipe-tipe pria di dunia terbalik

Ada empat pemeran utama pria di
sinetron ini dengan latar belakang hampir sama. Yang menarik, mereka berempat
karakternya berbeda-beda.
  • Aceng si tukang gombal

Hampir semua wanita cantik di di
desa Ciraos pernah digombalin oleh Aceng. Ditinggal istri banting tulang jadi
TKW, eh malah dia asik menebar janji. Sempat mendekati Entin pemilik warung
yang cantik, bu guru Yola, bu dokter Clara, eh…si penjual susu segar juga
kena. Tapi, dibalik kenakalannya, Aceng masih menyimpan norma-norma.
Saat penjual susu segar
mengajaknya nikah siri, permintaan itu langsung ditolak oleh Aceng.

“saya punya istri, nggak bisa”

Pria dengan karakter seperti
Aceng ini bertebaran dimana-mana. Dari yang bertampang dan berdompet pas-pasang
hingga yang emang beneran tajir sehingga merasa bisa membeli apa saja termasuk
kehormatan dan hati wanita.
Dokter Clara dan Bu Yola bisa
kita teladani dalam hal bertahan dari godaan pria gombal. Mereka tidak membenci
secara frontal, tapi benar-benar mengabaikan segala bentuk perhatian tidak
biasa dari Aceng.
  • Akum si rajin bekerja

Akum yang diperankan oleh Agus
Kuncoro memilih bekerja membantu memasak menu makanan untuk warung milik
Koswara. Meski harus begadang, dia berpendapat jika sudah semestinya suami yang
membanting tulang mencari nafkah. Dia merasa mampu untuk menghidupi keluarga
dan berharap istrinya tidak lagi menjadi TKW.
Nah, ini…suami ideal itu
seperti Akum. Mengurus anak bisa, mengepel rumah mau, eh masih pula bekerja
memasak untuk warung.
  • Idoy si polos

Aduh, dijamin capek deh kalau
dengar Idoy bicara. Dia adalah pemeran paling polos di dunia terbalik. Bukan
hanya polos sih, tapi kadang benar-benar nggak nyambung dengan kawan-kawannya.
Meski begitu, dia sangat sayang kepada Jenifer anak perempuannya yang masih SD.
  • Dadang si pelit

Dadang ini adalah orang yang kaya
di kampung Ciraos. Prinsip dia adalah, orang sekampung tidak boleh ada yang
melebihi kekayaanya. Dadang benar-benar menjaga harta yang dihasilkan dari
hasil istrinya menjadi TKW.
Sebenarnya ada
banyak lagi sih karakter pria di sinetron ini. Misal Koswara, yang sabar banget
menghadapi istrinya. Istrinya itu cemburuan banget, bahkan kadang sampai nggak
masuk akal bapernya. Koswara melarang istrinya si Kokom menjadi TKW, gantinya
adalah dia membuka warung makan.

Pria tanpa wanita bisa apa?

Meski mungkin
tak sebaik wanita, nyatanya pria juga bisa mengasuh anak. Bahkan di dunia terbalik ada sekelompok
bapak-bapak yang setiap hari membawa anak mereka ke taman bermain. Pria tanpa
wanita bisa kok multitasking juga, meski ada yang akhirnya stress dan hampir
gila. Mungkin bagi pria yang setipe dengan Aceng, tanpa wanita hari-hari terasa
hampa. Makanya dia selalu menggombali wanita dimana-mana.
Sejauh ini saya
masih bisa menikmati sinetron dunia terbalik. Semoga saja nanti tidak
kemana-mana alur ceritanya seperti Tukang bubur naik haji. Bagaimana pendapatmu soal dunia
sinetron di Indonesia, adakah yang menjadi favorit?

  1. Wah, saya gak pernah nonton sinetron itu.
    Di rumah tontonannya Anandi, atau klo malam Anak Langit, itu pun gak rutin. Sekadar ngilangin kebosanan.
    Emang, kadang kita bisa metik hikmah dr beberapa tyangan sinetron. Krn ada jg sinetron yg bagus, gak skdar mengejar jam tyang dn rating, tp minim kualitas cerita dn akting.

  2. wah, keluarga saya juga suka nonton sinetron ini. ceritanya dekat dengan masyarakat. sebenarnya saya mah males nonton sinetron indonesia karena ceritanya lebih sering menonjolkan hubungan percintaan. atau kalau nggak, ceritanya ngawuuur kemana-mana, panjang nggak jelas.

  3. Gak pernah nonton sinetron, bagi saya kadang sinetron ceritanya berlebih2an dan ga masuk akal. Klo puasa, iya.. Aku nonton sinetron PPT sama yg judulnya pencari surga (lupa judulnya).

  4. Udah sampe mana ceritanya Mba?
    2 bulan sudah tvku rusak hahaha…
    Aku juga suka nonton ini,ceritanya ringan.

  5. kalo pak kamtib masuk tipe yg gimana nay?…hehehe.
    unik juga tu orang, kebanyakan baca koran, analisanya jauh diatas rata2….wkwkwkwk

  6. Lama banget gak nonton sinetron. Karena gak tahan sama jumlah serinya.

    Kalo ini berapa episodenya gak ketauan ya, Nay?

  7. favorit keluarga akuuuu.. akunya sendiri ga pernah nonton hahaha
    cuma lucu aja keluarga aku suka cerita dan ikutan bodoran ala dunia terbalik

    koswaraa~~~

Tinggalkan Balasan