Health

Menstruasi Lebih Dari 2 Minggu

Januari 31, 2017
Menstruasi adalah kodrat wanita,  saya tidak pernah menganggapnya sebagai masalah. Meski ketika dia datang hawanya sering ngga enak lahir batin, tetap saja selalu dinantikan. Menstruasi yang datang tepat waktu, tepat durasinya, serta tanpa keanehan adalah pertanda jika seorang wanita sehat.
Selama ini alhamdulillah saya tidak mengalami masalah berarti terkait urusan datang bulan. Oiya, kalian bisa baca di postingan saya tentang ‘yang dirasakan wanita saat menstruasi’ deh. Disana saya cerita soal hal yang biasa dirasakan baik secara fisik maupun perasaan, ahahhaa. Mungkin bagi pembaca wanita, itu hal biasa.
Bagi pria, mereka perlu tahu ya…kenapa wanita begitu sensitif saat haid melanda. Kemarin saya ke dokter kandungan, USG seperti wanita hamil. Kenapa? Saya mengalami menstruasi lebih dari 2 minggu.

Bagaimana Bisa Terjadi?

Siklus menstruasi saya itu 28 hari dengan durasi 7 hari. Kata dokter Evelyn  Spog. yang baik hati, ini adalah siklus yang bagus. Lalu bagaimana bisa siklus saya tiba-tiba acakadut begini?
Dari hasil browsing dan ngobrol dengan dokter Evelyn, ada 2 kemungkinan penyebab. Yang pertama, adanya masalah pada organ dalam hal ini rahim. Yang kedua, masalah pada hormonal. Saya sih yakin masalah pada saya ini asalnya dari ketidakseimbangan hormon. Benar saja, ketika dilakukan USG…rahim saya bagus dan normal.
Saya cerita ke dokter Evelyn yang praktek di RS Mitra Keluarga Kota Jababeka ini bahwa mood swing saya
benar-benar parah. Saya tidak mengalami nyeri perut dan sejenisnya. Jadi, makin Fix lah diagnosa soal hormon. Hmmm…kok bisa?
Hormon dipengaruhi oleh metabolisme tubuh dong tentunya. Beberapa bulan ini memang saya merasa hidup serampangan banget. Makan junk food keseringan, olahraga jarang-jarang. Nggak ada lagi menu sarapan sehat yang minim MSG dan serba sayur itu. Pola tidur pun kacau, bukan karena begadang tepatnya. Saya sering banget mimpi buruk dan terbangun tengah malam kemudian susah tidur kembali.
Apakah insomnia ini karena stress? Mungkin stress yang tak dirasa kali ya, dan saya bingung stress macam apa sih yang diam-diam menghantui. Seperti ada yang mendistraksi sehingga jiwa ini melayang-layang, apasiih makin ngaco. Iya, saya jadi pelupa…kadang-kadang. Saya jadi pemalas dan gampang capek.

Apa Yang Harus Dilakukan?

Ketika kamu mengalami menstruasi lebih dari siklus yang biasanya, apalagi 2 mingguan seperti saya…segera lakukan ini.

 Identifikasi masalah

Aduh bahasa saya teknis banget ya, ahahah. Tapi ini penting,kamu perlu mengidentifikasi apakah ada beberapa keanehan sebulan ke belakang. Misalnya, pola makan dan pola tidur. Hasil dari identifikasi nanti bisa
bermanfaat untuk melakukan tindakan di poin ke-2.

Tindakan

Datanglah ke bidan terdekat, bisa pakai BPJS. Nggak semua harus diselesaikan dokter spesialis. Sebenarnya, ini ranah bidan banget. Bidan desa baik-baik lho orangnya, cuman…karena di komplek saya lebih dekat ke
rumah sakit ya langsung saja.
Oiya, rincian biaya kalau kamu ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan adalah sebagai berikut:
Biaya dokter – 130.000
Biaya USG – 199.000
Biaya obat – 120.000
Dokter Evelyn memberikan saya obat Norelut 5mg yang harus dikonsumsi sehari 2x pada jam yang sama. Misal pagi jam 8, malamnya juga jam 8. Obat ini diresepkan untuk 10 hari ke depan dan harus diminum sampai habis meski menstruasi saya sudah berakhir. Norelut adalah tablet yang berisi senyawa hormon progesteron. Hormon progesteron sering disebut sebagai hormon kehamilan, karena fungsinya untuk menebalkan dinding rahim. Pada kasus saya yang terlalu lama menstruasi, hormon ini akan membantu mengentikan peluruhan dinding rahim. ceileh…nulis soal ini jadi keinget jaman baca campbell dan kimbal persiapan olimpiade.

 Pemantauan

Setelah obat ini habis diminum, itulah saat dimana mentruasi saya akan datang. Sekitar 4 harian kata dokter Evelyn sih. Katanya sih siklusnya harusnya akn kembali normal yaitu 7 hari. Pemantauan selanjutnya adalah siklus bulan depannya. Apakah akan jatuh pada hari ke-28 sejak hari pertama menstruasi? Iya, 28 karena siklus saya 28 hari. Overall, total pemantauan adalah menstruasi Februari dan Maret.

 Penjagaan

Mengembalikan metabolisme dan ritme harian senormal mungkin. Hidup sehat biar bahagia lahir batin.
Sebagai wanita kita harus perhatian dengan hal semacam siklus menstruasi. Mau itu masih single, terlebih kalau yang sudah menikah. Jika kamu mengalami menstruasi lebih dari 2 minggu seperti saya, segera
konsultasikan dengan paramedis.
  1. lebih dari 15 hari disebut dengan Istihadhah dan berarti tetep sholat ya mbak.
    Semoga cepet sembuh mbak innayah, pernah ikut kelas wanita tentang istihadhah ini dan kayaknya ribet hihi

  2. Waduh mba nayy semoga lekas pulih ya emm maksudnya biar seimbang lagi hormonnya. Belakangan ku juga mood swing parah dengan pola hidup yang amat sangat ga sehat haha makan serampangan tidur kemaleman. Idup di lapangan begini amat haha. Kalo kata dokternya bisa dicegah ga sih kasus begini mb nayy?

  3. mertuaku sempat mens lebih dari 2 minggu tp kata dokter sih karena tanda2 mw menopause. Kasian sampai pucat gara2 banyak bgt darah yg keluar, dibawa ke dokter di suntik supaya darah mensnya agak mampet, baru bisa aktifitas normal lg

  4. Eh ini samaa kayak temen gw, kalo mens lama banget ampe 2 minggu dan sakit nya sampai pingsan2 dan kadang ngak mens sebulan. Setelah cek ricek ternyata ada endometerosis #DuchLupaNamanya

  5. Saya pernah menstruasi lebih dari 2 minggu juga. Waktu SMA. Waktu itu langsung ke bidan. Lalu disuntik apa gitu. Alhamdulillah teratasi. Dulu belom populer USG. Untung gak ada apa-apa. Gak kebayang deh kalo misalnya ada apa-apa di rahim tanpa dilihat dulu langsung disuntik gitu. Sehat-sehat selalu ya, Neng. Jangan stres, itu biasanya jadi pemicu menstruasi berkepanjangan. 🙂