Indonesia | Pekalongan | Traveling

Tempat Favorit Belanja Batik Di Pekalongan

November 6, 2016
pasar batik setono, rumah batik, kampung batik, pekalongan, tempat belanja batik pekalongan
Jika kamu tahu bahwa saya orang Pekalongan asli, pasti kamu tak akan segan menanyakan ‘beli batik yang enak dimana ya?’. Meski batik bukan makanan, kata yang dipakai ‘enak’ gitu ya hehhee. Teman-teman sering banget minta rekomendasi kepada saya soal ini, apalagi pas musim mudik tiba. Bahkan pernah ada teman dari Jember, Padang, Palembang yang niat banget belanja batik besar-besaran di Pekalongan dan minta ditemani . saya pernah cerita, bahwa oleh-oleh dari Pekalongan nggak cuma batik lho. Ada oleh-oleh anti mainstream dari Pekalongan yang bisa dibawa pulang. Tetap saja, batiklah prioritas pertama dan utama. Sebagai orang Pekalongan, saya lebih memilih
belanja batik di pasar dibanding di butik. Memang apa bedanya? yuk mari…saya mau cerita.

Pasar Grosir Batik Setono

Pasar grosir batik Setono adalah tempat favorit saya belanja batik. Mau itu banyakan atau satuan, sendiri atau bawa teman. Kalau kamu nanya ‘tempat enak belanja batik’, maka pasar Setono lah jawabannya. Kenapa gitu?
pasar batik setono, rumah batik, kampung batik, pekalongan, tempat belanja batik pekalongan

Banyak Pilihan

Dijamin kalap deh kalau kalian pecinta fashion main ke grosir batik setono. Entah ada berapa ratus kios yang ada di sini. Nggak cuma baju ya, macem-macem deh pilihannya. Pernah ke pasar Beringharjo di Jogja? Koleksinya lebih banyak di Grosir Setono, sebab memang khusus fokus ke batik.

Bisa Ditawar

Hehee…hayo pasti deh suka kalau belanja bisa ditawar. Namanya juga pasar ya, tentu harga ngga ada banderol fix. Apalagi kalau kamu belinya kodian, dijamin deh pasti dapat harga  promo batik  yang bikin makin semangat belanja lebih banyak hahhaa.

Punya Nilai Sejarah

Saya mengetahui soal sejarah pasar Grosir Batik Setono dari buku ‘Pekalongan Yang Tak Terlupakan’. Bisa dibilang, ini adalah pasar batik pertama yang ada di Pekalongan lho. Dulunya adalah berupa pabrik tekstil.
Oiya, di area pasar ini juga berjajar aneka pilihan kuliner khas Pekalongan dan oleh-oleh dari seluruh nusantara.


Kampung Batik Kauman, Pesindon, Dan Medono

Meski judulnya ‘kampung’, tapi jangan khawatir bakal blusukan ketemu jalan sempit. Sama sekali tidak, bahkan kamu bisa bertemu banyak banget rumah batik dan butik batik. Jujur sih, baru sekali belanja di sebuah butiknya hehhe. Jadi, enaknya belanja di sini gimana ya?
pasar batik setono, rumah batik, kampung batik, pekalongan, tempat belanja batik pekalongan
pict by: Javvachic

Nyaman

Beda dengan pasar, ketika kamu belanja batik di kampung batik tentu lebih nyaman. Bahkan sekarang, rumah dan butik batik sudah menghiasi diri dengan interior yang indah. Lebih santai tentunya ya.

Dekat Tempat Produksi

Karena sebagian besar rumah dan butik ini menyatu dengan rumah owner dan tempat produksi, akan ada banyak sekali pilihan. Jangan ragu menanyakan soal ketersediaan motif A, model B, jika belum nampak ada di display.

Arsitektur

Sebagian besar butik dan rumah batik yang ada di Pekalongan itu arsitekturnya menggemaskan.  Rumah jawa kuno, rumah art deco, dan masih banyak lagi. Intinya sih, photogenic banget.


Pertimbangan Saat Belanja Batik

Jadi, ada beberapa hal nih yang perlu kamu pertimbangkan saat mau belanja batik di Pekalongan.

Budget

Yaiyalah, meski mesin ATM dan mesin EDC buat gesek kartu debit maupun kredit sudah tersedia di sebagian besar penjual batik…tetap ya tentukan budget.

Waktu

Setauku pasar grosir Setono tutup pada malam hari dan baru buka semua tokonya sekitar jam 9 pagi. Jadi, kalau kamu punya waktu luang malam hari…sebaiknya ke kampung batik saja.

Lokasi

Kalau kamu dalam perjalanan di Pantura, lebih nyaman memang ke grosir setono sebab tempatnya pas di pinggir jalan. Tinggal parkirkan kendaraan saja di lokasi yang sangat luas.

Batik Asli

Yang tidak kalah penting adalah, belilah batik asli. Hah? Emang ada batik palsu? Berformalin?pakai boraks? Hahaha ya engga sih. Sekarang banyak beredar kain bermotif batik, biasanya dibuat dengan teknik sablon. Berbeda dengan
batik tulis, batik cap, dan batik lukis yang menggunakan lilin untukmembuatnya.
Kamu pernah belanja batik di Pekalongan, yuk bagi ceritanya.
  1. Btw, Tigeline blog ini sering berganti2, ya. XD Mungkin ownernya lelah. XD Kalo ada istilah selalu ada celah, keknya ini teknik yang patut dicontoh, soft banget. Bolehlah, dicatet tekniknya. 🙂

    Btw, 2 tempat belanja ini boleh dibilang okelah. Selain memang tempatnya juga penuh batik semua (yg akan buat bingung mau milih yg mana) tapi paling nggak ada nilai Sejarah dan yg kedua nyaman itu perlu banget.

    Kapan2 kalo ke Pekalongan, bolehlah, dibuka blog ini lagi. 🙂

  2. wah pasar grosir batik setono itu tempat yang wajib dikunjungi tiap mudik hehe
    tiap kesana pokoknya bingung mau beli apa dan berapa, saking banyak banget pilihannya hehe

  3. aku kalau liat batik langsung semangaaaat. kangen Pekalongan!
    btw, ikutan GA aku yuuuk..mengenai kampanye peningkatan kesadaran tentang breast cancer sampai tanggal 10 Nov ini 🙂

  4. Awal ke Pekalongan 6 tahun yang lalu destinasi pertama yang aku kunjunging Pasar Batik Setono dan batik"nya murah sangat motifnya bagus", jadi pengin kesana terus hehehe

  5. Aku belum pernah beli batik di Pekalongan, tapi batiknya punya dari hadiah hehehe
    Dan pengen banget bisa jalan-jalan beli batik langsung.

  6. Daerah Selatan, medono,buaran sampai kertiyan udh jadi sentra batik. Klo mau buat seragaman ke tempat haji abas, daerah simbang.murce pol dibanding grosir setono yg menang lokasi

  7. Wah br berkunjung kesini aku… thks ya say sdh mention blog ku. Daerah gallery batik sekitaran Agus Salim, wah gak blanja aja udh sukaaa deh liat mrk menata interior toko/gallery. Mau belanja jg harganya terjangkau dgn kualitas yg mrk tawarkan, dan bagusnya aku perhatikan mereka gak produksi printing/sablon

Tinggalkan Balasan