Satu Tahun Blog Innnayah

blog innnayah, nurul inayah blog, inayah, innayah
Kemarin, tepat satu tahun saya
mengaktifkan blog dengan domain innnayah. Rasanya masih sangat sebentar memang
dari saat galau mau beli domain dengan nama apa. Nama saya ‘Nurul Inayah’
terlampau pasaran memang, agak susah untuk urusan beli domain dan branding
social media. Setelah mengalami proses perenungan, tercetuslah ‘innnayah’
dengan tiga huruf ‘en’. Sejak awal saya ingin menyamakan nama antara blog,
twitter, dan instagram. Kalau facebook ya sudah terlanjur pakai nama asli sih
dari 2009 hehhe. Selama setahun ngeblog dengan niat untuk menjadi profesional,
ada banyak sekali perubahan dalam diri saya. Saya memasuki dunia yang jauh
berbeda dari sebelumnya, apakah ini sebuah passion? Apakah ini my dream job? Masih
terlalu dini untuk menjawabnya.

Tentang nama innnayah
Saya memaklumi jika ada
teman-teman yang sering memanggil dengan innayah, double ‘en’. Wajarnya, sebuah
nama memang punya maksimal dua huruf sama yang berdekatan. Tapi ya namanya juga
pasaran ya, dan saya terlalu maksain pakai nama sendiri…jadinya kebagiannya ‘innnayah’
dengan tiga huruf ‘en’. Nama lain sudah kepakai semua sama orang lain hahha.
Tentang branding
Sejak awal serius ngeblog,
istilah branding ini sudah saya tanamkan. Pokoknya harus punya ciri khas yang
bikin orang lain ingat dengan saya baik di dunia nyata maupun maya. Menemukan branding
itu rasanya sulit sekali. Apakah sebaiknya mengalir saja sembari mencari jati
diri?
Iya, setahun ini saya masih
mencari jati diri. Makanya blog innnayah belum punya niche, heuheueheu. Innnayah
adalah blog lifestyle yang membahas teknologi, beauty, traveling, book, dan
photography. Meski arahnya sudah semakin jelas, tapi tetap saja hingga tepat
setahun ini belum ketemu.
Saya pernah membagikan voting di
twitter soal sebaiknya blog innnayah diarahkan ke niche apa. Hasilnya hampir
seimbang antara teknologi dan traveling. Iya sih, kalau sudah mbahas topik itu
saya biasanya bisa sangat mengalir.
Tentang komunitas
‘Nyemplungnya’ saya di dunia
perbloggingan ini nggak lepas dari peran komunitas. Ada emak2blogger, blogger
perempuan, fun blogging, warung blogger, dan yang masih unyu dan baru dirintis
adalah blogger Pekalongan. Sekarang, hari-hari saya interaksinya lebih banyak
dengan teman-teman blogger yang awalnya kenal lewat komunitas.
Tentang Selera
Di awal-awal ngeblog, saya belum
punya selera yang pasti. Sekarang, tipa hari sudah punya list blogwalking dan
punya blogger-blogger favorit. Diam-diam saya selalu menantikan artikel baru
mereka lho. Setelah saya pikir-pikir, selera saya ini menentukan bagaimana cara
berpikir dan gaya nulis. Blog-blog keseharian dengan tampilan sederhana selalu
nyaman untuk dikunjungi. Itu juga yang membuat blog innnayah makin kesini,
makin selooow hehhee. Saya ingin kamu santai saat membaca ocehanku, apakah
sudah begitu?

Tentang blog ini ke depannya
Achievement dari blog innnayah secara materi memang belum banyak di tahun pertama, tapi itu sungguh di luar
bayangan sebelumnya. Beberapa tahun lalu, teman saya mengatakan ‘kamu kan hobi
nulis, udah sih…nanti gampang duduk-duduk doang sambil ngetik, eh dibayar’. Obrolan
saat berangkat kerja sambil nunggu palang kereta terbuka itu saya tanggapi saja
dengan senyuman, padahal sama sekali nggak ada gambaran. Apasih bayangan saya
waktu itu? jadi penulis novel, jadi wartawan, ah…mana bisa kan nggak punya
basic jurnalistik atau sastra. Saya Cuma suka nulis keseharian saja kok. Ngeblog
dapat duit itu kalau kamu artis kayak Raditya Dika, udah…sampai situ saja.

Di luar materi, yang tidak
terkira bahagianya adalah ketika ada orang yang saya tidak pernah kenal
sebelumnya mengatakan ‘hi…ini mba inayah kan, yang blogger itu?’

Saya mau tetap menghidupkan blog
ini, sebagai tempat berbagi informasi kredibel. Iya, nggak mau lagi nulis asal
keluar tanpa bisa dipertanggung jawabkan . Menulis yang benar-benar bermanfaat
sebagai sedekah dan amal jariyah…amiiin.
Mohon untuk memberikan pesan,
kesan, saran, apapun itu. Apa yang kalian bayangkan ketika mendengar nama ‘innnayah’?
pendapat dan komentar kalian akan sangat berarti dan bisa jadi menentukan
takdir blog innnayah.

*ngomong-ngomong, kalau aku adain Giveaway dengan hadiah buku-buku bacaan pada mau ngga ya? 

80 Replies to “Satu Tahun Blog Innnayah”

  1. Masa sih blog innnayah masih setahun? Bukannya pas pertama kali kita ketemu itu udah jadi dot kom ya? Itu kan udah setahun lebih.

    1. iya Dew, kemarin hari expired domain.

  2. Wahh moga makin keren, makin menginspirasi dan makin sukses deh mbak ^^v

    Salam Blogger Pekalongan

    1. amiin..makasih yaa

  3. Wah, selamat 365 hari kak Innnayah! Semoga tetap produktif di tahun-tahun berikutnya ya. Salam kenal^^

    1. hii mba, salam kenal..makasih dah mampir

  4. rahayu pawitri says: Balas

    Selamat ulang tahun untuk blog-nya. Kalau dengar nama mbak inayah itu inget saya adalah fotografi yang cantik, dan … penulis konten?

    1. wuaa,,gitu ya, alhamdulillah

  5. keren mbak kalimat yg ini " Iya, nggak mau lagi nulis asal keluar tanpa bisa dipertanggung jawabkan . Menulis yang benar-benar bermanfaat sebagai sedekah dan amal jariyah…amiiin" saya juga pengen ^^hehe

    1. aamiin

    2. moga bisa istiqomah

  6. hai tripple en, aq baru baca blognya ketika ada di keb jd blog of the month, dan setelah itu selalu baca loh,, selamat udah setahun blognya, aq suka untuk tulisan2 teknologi-nya, simple dan gampang di mengerti

    salam kenal, maya rumi

    1. hi, salam kenal juga. makasihh yaaa

  7. Gustyanita Pratiwi says: Balas

    Nemu satu typo, yang bagian masalah selera, tipa= tiap #ekomenan macam apa ini hahhahah

    1. bwakakka kamu profreader yg sangaat baik