sponsored

Tips traveling on budget di Surabaya

Agustus 11, 2016

traveling, surabaya, kenjeran park, kenjeran, tips traveling
kenjeran park, Surabaya
Surabaya adalah kota besar di
Indonesia yang lebih sering digunakan orang untuk bisnis trip dibanding
leasury. Tapi bagi saya yang belum pernah mengunjunginya, tetap ada rasa
penasaran untuk mengeksplore. Daripada berjejalan di kota yang merupakan
destinasi wisata seperti Malang misal, Surabaya adalah pilihan untuk sekedar
santai saat weekend. Meski teman-teman kerja saya sebagian besar berasal dari
Surabaya, kesempa
tan untuk sekedar melongok itu baru datang sekarang.

Dari pengalaman dua hari
melancong di Surabaya, ada beberapa tips nih kalau kamu ingin jalan-jalan di
sana namun tetap on budget. Ehem, maksudnya budget yang nggak mahal-mahal
banget ya. Surabaya bukan kota yang ‘pricey’ kalau kamu tahu cara menyiasatinya. 

1| Kereta lebih baik

Buat kamu yang berada di pulau jawa, jika ingin ke Surabaya paling hemat ya naik kereta. Apalagi kereta saat
ini sudah nyaman. Meski pesawat lebih cepat, traveling kan juga meliputi
perjalanan yang harus kita nikmati hehehe. Sebagai perbandingan, harga tiket
kereta bisnis bulan lalu yang saya beli adalah 360ribu dengan lama perjalanan
10 jam. Jika menggunakan pesawat, harganya sekitar 500ribuan dengan lama
perjalanan 2jam. Prefer mana?
sumber: astralife.co.id
Sebagai anak kereta garis keras
sih saya lebih pilih kereta, hehe. Mau apapun pilihan moda transportasi ke
Surabaya, faktor keselamatan adalah yang harus kita pertimbangkan. Traveler
sejati pasti sudah dong memproteksi dirinya, misal dengan produk asuransi jiwaAVA iPro Perisai Astra Life yang melindungi kita juga saat mengalami kecelakaan menggunakan transportasi
umum. Asuransi ini bisa diperbarui tiap tahun lho (yearly renewable term) yang menawarkan perlindungan kematian akibat kecelakaan dan sebab lainnya. Masa pertanggungan hingga usia 65 tahun, dengan usia masuk mulai 18 tahun. 

2|Hotel di tengah kota

maxone hotel, traveling surabaya
hotel maxone instagramable
Sudah sampai Surabaya nih, nginep
dimana ya? tenang saja deh. Pilihan hotelnya banyak banget lho. Saran saya sih
pilihlah hotel di tengah kota. Kemarin itu saya nginap di Maxone hotel yang
letaknya di jalan Tidar. Dekat kemana-mana lho, termasuk ke Tunjungan plaza.

3| Sewa motor

Meski Surabaya itu kota besar,
angkot adalah hal langka di sini. Apalagi bajaj? Tidak ada ya. Tentunya taksi
bukan pilihan terbaik untuk ‘blusukan’ di Surabaya sebab budgetnya pasti akan
membengkak. Yang saya lakukan adalah pesan ojek online. Tapi, dari pengalaman
saya itu sangat tidak disarankan menggunakan jasa ojek di Surabaya.
ojek surabaya, sewa motor surabaya
enakan motoran
Tarif ojek yang saya bayar
rata-rata dari satu destinasi ke destinasi lain adalah 15ribu rupiah. Belum
lagi kadang kesal karena abang ojeknya nyasar, heheh. Akan lebih nyaman jika
kamu sewa motor saja. Banyak kok tempat penyewaan yang bahkan bisa kamu booking
terlebih dahulu. Harganya juga standar sekitar 60ribu rupiah untuk motor matic.
Sewa motor ini juga saya lakukan
ketika traveling di Semarang. Selain murah dan fleksibel, kita juga akan lebih
tahu jalanan kota tersebut. Lebih terasa deh travelingnya. Jangan lupa ya,
biasanya tempat penyewaan motor mensyaratkan juga kepemilikan sim C.

4| Foodstreet Surabaya Enaak

Kalau kita traveling ke suatu
tempat baru pastinya ingin mencoba rasa otentik kuliner khasnya kan? Meski saya
sudah sering makan rawon, tetap saja penasaran dengan rawon di Surabaya. Soal
foodstreet, jangan ragu deh kalau di kota ini. Kebanyakan dari kulinernya yang
khas dan hits memang berupa foodstreet kok. Sayangnya saya belum kulineran
banyak kemarin, baru nyoba penyetan saja dan itu sudah membuat saya susah move
on.
penyetan surabaya
makan penyet pinggir jalan sedeep
Hemat dan on budget adalah
penting bagi traveler, namun yang tak kalah penting adalah perlindungan. Meski
Surabaya bukan kota dengan keamanan yang mengkhawatirkan,  memakai Produk asuransi jiwa AVAiPro Perisai Astra Life  saya rasa harus dipertimbangkan.

this is a sponsored post, read disclosure on this blog

  1. pengalaman di surabaya, kalo ke sana naik kendaraan pribadi harus paham jalan. Banyak jalan satu arahnya, dan pak pol siap berjaga di belokan jalan.

  2. Iya di surabaya susah angkot. Waktu ke sana ke mana-mana naik taksi pesen di grab taxi. Murah ratenya euy gak kayak di Bandung. Mau balik lagi ke surabaya. Belum puas lihat bangunan tuanya. Bagus-bagus banget bangunan tua di sana. Nyobain heritage bus tour sampoerna gak, nay?

  3. Hayoooo yg kemarin ke Surabaya diem2 hihihi, tapi diriku juga uda pindah Malang dink haha.
    Aku yang tinggal belasan taun di Sby juga nggak hapal jurusan angkot wkwk. Dulu kalo ngantor ngebis, pindah divisi trakir malah ke kantor jalan kaki doang 😀

    Dan kulinernya Sby emang enaaaaak bgt, belum ada yg nandingi nih hihi.

  4. Hihihi angkot bnayak sih mbak di Surabaya, cuma emang ada bbrp rute yg gak kejangkau langsung, butuh tenaga jalan kaki dikit :))
    Makanya kalau kesasar di Surabaya tu enak, tinggal cari aja angkutan umum ke termina Joyoboyo, dijamin deh gk nyasar lg, krn dr terminal itu bisa menuju kemana2
    Tp skrng jg enak klo gk nemu angkot bisa naik ojek monlen or sewa motor ya? hehehe

Tinggalkan Balasan