Tetap cantik saat mendaki gunung

Sudah menjadi kodrat wanita untuk berusaha berpenampilan menarik, setidaknya nyaman untuk diri sendiri.

Kesan enak dilihat tidak hanya diciptakan saat pergi ke pesta atau jalan-jalan di mall. Saat ini sudah semakin banyak wanita yang hobi traveling dan berpetualang, salah satunya mendaki gunung. Tetap cantik namun nyaman adalah dambaan bagi semua pendaki wanita. Kita tentu tidak mau sata turun gunung wajah kusam dan kulit gosong kan?
Weekend lalu saya mendaki gunung Prau di wilayah Dieng Wonosobo. Gunung ini sebenarnya terletak di tiga kabupaten yaitu Wonosobo, Batang, dan Kendal. Puncaknya terletak di ketinggian 2565 mdpl, tidak terlalu tinggi tapi juga tidak terlalu rendah. Gunung prau cocok untuk pemula seperti saya.
Selain perbekalan logistik, sebagai wanita saya juga tidak ketinggalan beauty item di pouch ransel naik gunung. Tentunya tidak perlu memakai maskara, eyeliner, blush on, atau eyeshadow karena saya mendaki gunung bukan untuk photoshoot. 

Beauty kit pendaki cantik
Berikut ini adalah peralatan make up yang saya bawa ketika mendaki gunung Prau. 
Tips tetap cantik saat mendaki gunung, sun block, sisir, lip balm, face paper
Segini saja

1| Lip Balm
Untung saya bawa lip balm di pouch. Angin gunung benar-benar bikin bibir cepat mengelupas. Apalagi saat malam hari, udara semakin dingin dan kering.
Tips:  Letakkan lip balm favorit kamu di tas kecil saja, sebab selama di jalur pendakian pasti kamu memerlukannya. 
2| Sunblock
Meski katanya SPF tidak perlu tinggi-tinggi, sun block yang saya punya ini SPF nya 50. Selama mendaki, kulit bakal terpapar sinar matahari yang dahsyat. Apalagi saya mulai mendaki pada jam 10 pagi, beuh. Saya sengaja memilih yang water based dan cepat menyerap ke kulit. 
Tips: setiap 2 jam sekali re-apply, jangan seperti saya yang hanya oles-oles saat mau mendaki. 
3| Sisir Rambut
Selama di gunung, tidak ada acara mandi selain karena kehujanan. Iya, di gunung prau tidak ada sungai apalagi toilet umum soalnya hahhaha. Meski tidak mandi, menyisir rambut itu penting. Rasanya lebih segar saja kalau sebelum dan setelah tidur menyisir rambut.
Tips: kalau kamu jilbabers, menyisir rambut lebih penting lagi agar rambutmu lebih nyaman. 
4| Tissu Minyak
Selain tissu basah sebagai pengganti air, tissu minyak harus dibawa buat kamu yang punya wajah gampang minyakan. Biar nggak kucel-kucel banget lah yah. 
Yang Terlewatkan
Ternyata saya tidak cukup well prepare untuk semua itu. Ketika mendaki kemarin, hujan turun dengan derasnya. Hal ini memaksa saya merangkak menaiki batu demi batu. Tanah, lumpur, bahkan pasir masuk ke sela-sela kuku tangan dan kaki. Risih sekali melihat kuku yang sangat kotor. Saya melewatkan gunting kuku. untunglah, mas Fai bawa. Yeay..kuku saya bersih lagi. Sepertinya saya harus belajar lebih banyak soal survival dari dia. Mas Fai punya satu box kecil yang isinya obat-obatan, benang, jarum, termasuk gunting kuku.
Siapa Tahu Ketemu Jodoh 
“mba..kamu nyari jodoh sampai ke gunung-gunung” ledek seorang teman kantor.
“dari musim duren hingga musim rambutan..belum ketemu” sambung teman lainnya.
“udah..kamu minta jodohin saja” nasihat dari teman di seberang meja.
Siapa tahu jodoh yang ditunggu-tunggu itu ‘nyamperin’ kamu di tengah hutan, di puncak gunung, atau muncul dari semak-semak. Jadi, berikan kesan pertama yang indah pada siapapun. 
Fashion item
Mengenai fashion item, sesuaikan saja dengan seleramu. Yang penting nyaman dan aman. Saat mendaki, tak perlu memakai jaket tebal. Pakai saja kemeja flanel, itu cukup hangat dan menyerap keringat. Jangan malu memakai brand ala kadarnya, atau barang KW, hehee..yang penting jaga attitude kamu. Sepatu KW atau sepatu branded ori, akan sama bahayanya jika kamu tidak hati-hati.
Menurutmu, haruskan tampil cantik saat mendaki gunung?
Terima kasih sudah membaca Wednesday Kamar Cewek

54 Replies to “Tetap cantik saat mendaki gunung”

  1. mbak innayah emang cantik di mana aja…. hehehe pizz mantap mbak…

    1. Masaa sih? Makasih yakk

  2. Siti Mudrikah says: Balas

    Simple banget mba perlengkapannya, ringkes.

    1. Iya..karena bawaan lain sudah banyak, kayak logistik dan perlengkapan safety

  3. Rach Alida Bahaweres says: Balas

    Sunblock paling penting, mbaa 🙂

    1. Iya…jangan lupa re-apply tapinya

  4. selama ini dalam pikiranku, cewek pendaki kalau pengen pipis di mana ya? makanya kalaupun ada yg ngajakin mendaki, aku mah ogah -__-

    1. Pipis nya di semak semak mba Ran..wkkwkw

  5. Muna Sungkar says: Balas

    Ya ampyuun sempet ya dandan pas naik gunung. Aku si udh ga peduli bentuk muka kya apa deh hehehe… plg bawa tissue basah biar muka ga kucel

    1. Hehe..mba Muna sih udah cantikk ga dandan juga

  6. Ga bawa sabun cuci muka say?
    Eh kalo di gunung gampang ga sih nyari air buat cuci muka?
    Kalo aku malahan males sisiran. Huahahah

    1. Bawa mba..tapi ga kepake. Di gunung prau gda air. Mending air botolannya buat masak hahaha

  7. Belum pernah naik gunung saaaay… Lipbalm aku juga ga punya.. Haahh cw macam apa saya ini ya, sampe lipbalm aja nggak punya 🙁

    1. Cewe macam apa yahh? Hehe gapapa kalau bibir ga cepet kering sih mba

  8. Lily Widjaja Sinaga says: Balas

    Walaupun saya belum pernah naik gunung, udah kebayang deh kalo Sunscreen dan lip balm jadi produk essential untuk tetap cantik 🙂

    1. Jangan lupa gunting kuku mba ya..

  9. Rosalina Susanti says: Balas

    Iiii… cantik bangettt Inaaa….. gunungnyaa… Haha 😀
    *Bercandaaaa*
    Pengeeenn banget ngrasain ndaki gunung, tapi kapaaann T.T

    1. Mendaki gunung lewati lembah. Naik gunung masuk di target 2016..tapi sebenarnya gunung bromo wkkwkw

  10. Lidya Fitrian says: Balas

    mendaki gunung jug ajgn lupa biuti kit ya mbak

    1. Iya mba Lia…namanya jg cewe hehe

  11. dasar cewek yah, kemanapun pergi perlengkapan "tempurnya" tetap harus dibawa 🙂

    saya aminin ajah candaan teman kantor Mbak Nay, semoga Mbak Nay cepat ketemu jodohnya, amin..

    1. Amiin ya robbal'alamiin