Tought

3 alasan mengapa single menyenangkan

Januari 16, 2016
3 alasan single menyenangkan, single, jomblo
Masih single memang banyak
godaanya, yang paling besar adalah godaan untuk resah alias galau karena
tekanan sosial. Tapi, kali ini di Saturday Jomblo Story saya mau berbagi positif soal hal-hal menyenangkan yang
dirasakan seorang berstatus single (belum menikah). Kemarin ada yang bilang
“kalau kamu single dan masih ngga bahagia,,mungkin kamu kurang piknik” hahhaa.
Ada banyak sebenarnya yang bikin single ngga merana-merana banget, inilah 3
besarnya versi saya.

Banyak Waktu Untuk Keluarga
Ini bukan dugaan semata, tapi
nyata. Kalau ada libur 3 hari saja..pasti deh langsung cari tiket. Perhatian
utama untuk keluarga, apapun itu. Orang pertama yang saya kabari kalau mau
ngapa-ngapain atau mau kemana ya keluarga. Dan ketika lagi bareng keluarga,
saya pun hadir utuh untuk mereka. 
Ketika ada pilihan traveling ke
suatu tempat bareng teman-teman, atau pulang kampung ngumpul sama
keluarga…pilihannya selalu pulang. Saya tidak mau berandai-andai
membandingkan jika saat ini posisinya nggak single lagi. Yang pasti, kalau ngga
single nya itu karena saya sudah nikah..ya prioritas saya adalah suami dan
anak-anak. 
Bener-bener puas-puasin sekarang
quality time sama mereka. Bahkan untuk hal yang bersifat materi pun…buat
mereka yang utama. Mumpung belum mikir beli popok anak..iya kan?
Bebas berekspresi
Ekspresikan diri, mengembangkan
hobi, memperluas networking. Ibarat kata,,mau salto juga berani asal sudah
diijinkan orang tua. Memangnya kalau ngga single ngga bisa? Ya bisa lah..tapi
pasti ada batasan tertentu. Misal, kita harus menjaga perasaan pasangan dari
timbulnya rasa-rasa cemburu. Pastinya saat menghadiri suatu acara atau kegiatan
kita terlibat kontak dengan bermacam-macam orang termasuk lawan jenis. Ada tuh,
rasa-rasa membatasi diri..nggak asal nebar nomor handphone..atau ngga asal
bales-balesan chat (meski itu berhubungan sama kegiatan kita). Terlebih jika
kita suka aktivitas di luar rumah, akan selektif memilih partner yang sekiranya
tidak menimbulkan keresahan pasangan. 
Soal mengembangkan diri, siapa
sih yang mau kemampuan softskill sama hardskill nya mandeg. Kayak saya yang
lagi pingin bisa beladiri muai thai juga knitting (merajut). Bisa banget tuh
saya lakuin sekarang, tinggal cari tempat kursus aja. Kalau posisinya ngga
single, apa iya..pasangan kita suka? Bisa jadi malah dia tersinggung ‘ngapain
kamu latihan muai thai? Memangnya ngga percaya kalau aku bisa ngelindungin
kamu?’ wkwkwkkw kok jadi drama sih. Potensi konflik semacam ini bisa
dihapus..ngga akan terjadi.
Sebagai wanita, saya sadar..bahwa
pada dasarnya pria itu ingin di depan. Mereka kaum pria agak ‘kurang nyaman’
jika pasangannya dominan. 
Materi
Aduhh matre banget sih yah…tapi
logis saja. Masih single itu adalah saatnya kita mempersiapkan masa depan tanpa
distraksi dari manapun. Mau nabung, mau membantu uang belanja orang tua, atau
mau sekolah lagi…itu duit-duit gue.

Untuk point ini saya mau
berandai-andai, ijinkanlah ya pemirsa..hehe. Andai dia, jodoh yang disiapkan
Tuhan ternyata domisilinya jauh dari sini, saya siap meninggalkan
kerjaan..insyaAllah rejeki bisa dari mana saja. Ada tipe pekerjaan yang ngga
bisa dipindah-pindah, hanya di regional tertentu saja. I’m ready to be yours.

“Ketahuilah mas..bahwa jika kita
long distance marriage,,saya takut saya galau tiap hari. Saya takut kita lebih
sering saling curiga. Saya takut hati saya dilemahkan setan. Saya ingin ada
saat kamu capek, seneng, bete, random, lucu, datar..apapun itu.

Berdua Denganmu Pasti Lebih Baik
Seperti lirik lagu jaman SMA ini
nih,,’berdua denganmu, pasti lebih baik..aku yakin itu..bila sendiri..hati
bagai langit..berselimut kabut’
. Meski langit berselimut kabut kesannya syahdu,
indah, tapi..lebih menyenangkan melihat langit biru kan? 

Semoga kamu segera dimantapkan
untuk membawa saya menapaki hari baru. Amiin..
  1. Pas baca yg trakhir smbil nyanyi sambil kebayang tmn qt SMA…hehehe piss entah knp baca mas..andai domisili qt jauh aq rela melepaskan pekerjaan ini…hmmm makin mengingatkan pd seseorg….ckkck smoga terkabul ya..buat km dan dy(msh rahasia Allah)

    ***halah2 nglantur saya ini..tp itu yg slalu terbersit dlm benakQ..smoga jd kenyataan..

  2. wew, setujaaahh…. asiknya single itu ya begitu, duit-duit gue, suka suka gue, kan blum ada yg ditanggung, dan bebas ke mana pun, hahhaha

  3. Kalo udah menikah, banyak kompromitas soalnya ya, segala aspek menyangkut bersama: keuangan, izin bepergian, lingkup pertemanan, keluarga besar, dll.

    Setuju sama ketiga poin di atas. Bisa kumpul sama keluarga itu penting banget, dan sangat sangat menyenangkan hehe. Untuk lingkup intern, keluarga adalah garda terdepan yang pasti akan selalu ada untuk kita. Untuk yang "bebas berekspresi" itu ngga bisa dipungkiri ya, soalnya banyak banget keahlian yang bisa kita pupuk. Nabung keahlian untuk masa depan hehe.

    Wah, tulisan yang untuk si "Mas" itu kalimatnya menyentuh banget. Semoga "Mas" masa depan yang dimaksud bisa dimantapkan hatinya 🙂

  4. Kemarin kan tabungannya udah tuh, nah sekarang tinggal jodohnya ya kak hehe. Hihi semoga dipertemukan dengan jodohnya segera ya, Kak.
    Eh, ini aku gagal paham maksud inti dari tulisan kali ini enggak sih, Kak? Hahaha.