Book

[Review Buku] Rumah Tangga

Agustus 11, 2015
Jika kamu suka membaca buku dengan diksi romantis, karya
Fahd Pahdepie ini recommended. Saya sempat dibuat termehek-mehek. Oke, sebelum
saya cerita lebih banyak…buat kamu yang single, buku Rumah Tangga bikin makin
ingin menikah lho hahahahha.

Identitas buku
Judul: Rumah Tangga,
Penulis: Fahd Pahdepie
Penerbit: Panda Media
Tahun terbit: 2015
Jumlah halaman: 298

Sinopsis (goodreads)
Berumah dalam Cinta di Tangga Menuju Surga

Kita adalah dua orang biasa yang saling jatuh cinta. Lalu, kita bersandar pada
kekuatan satu sama lain. Terus berusaha memaafkan kekurangan satu sama lain.
Kita adalah dua orang yang berbagi rahasia untuk menyublimkan diri
masing-masing. Saling percaya dan berusaha saling menjaga. Kita adalah dua
pemimpi yang kadang-kadang terlalu lelah untuk terus berlari. Namun, kita
berjanji saling berbagi punggung untuk bersandar, berbagi tangis saat harus
bertengkar. Kita adalah dua orang egois yang memutuskan menikah.

Kemudian, setiap hari, kita berusaha mengalahkan diri masing-masing.

… dengan sejumlah rasa pengertian dan kesepahaman, engkau bersenang hati
menghormatiku sebagai suami dan aku berbahagia menyayangimu sebagai seorang
istri. 


Review
Ini termasuk bacaan ringan,
appetizer lah. Saya beli buku ini alasannya karena follow Fahd di tumblr. Iseng
aja pas di gramed baca bentar..ohhh..lumayan..beli deh.
Desain cover serta layoutnya
lumayan mengundang sih. Nggak Cuma orang dewasa, anak-anak juga suka. Hehehhe…kekinian.
Ini bukan buku nasehat
pernikahan yang bertebaran hadits dan poin poin tentang munakahat. Penulis bertutur
dengan bahasa puisi berwujud surat cinta. Ahaaayyy. Alurnya maju, dimulai dari ‘penembakan’.
Surat cinta dari kedua belah pihak bikin saya mesam-mesem. Bagian yang paling
mbrebes mili adalah gimana saat penulis menceritakan ijab qabul. So sweet…
Nggak mudah pastinya, dan
butuh kepercayaan diri tingkat tinggi untuk membagi kisah pribadi khususnya
rumah tangga yang baru berumur 5 tahun. Salut.
Ohiya ternyata Fahd Pahdepie
ini sama saja dengan Fahd Djibran, hahhaha. Dulu jaman kuliah pernah baca
Curhat Setan. Buku yang entah sekarang dimana karena bacanya bergiliran di
kelas (bahkan di lab saat praktikum).

Rate
3 dari 5

Quote
Banyak banget quote
bagusnya,,heheh Silakan cek di tumblr saja ya..
https://ngetehsoresore.tumblr.com

Tinggalkan Balasan