Menjadi Dewasa

Manusia membutuhkan belasan, malah puluhan tahun, untuk jadi dewasa, manusia dalam puncak nilai dan kemampuannya. Ada yang tidak pernah jadi dewasa memang, hidup hanya dari pemberian seseorang atau masyarakatnya: orang-orang gila dan kriminil. Mantap-tidaknya kedewasaan dan nilai tergantung pada besar-kecilnya dan banyak-sedikitnya ujian, cobaan–si kriminil dan si gila itu–tidak pernah dewasa. Dan sapi hanya tiga atau empat belas bulan persiapan–tanpa cobaan, tanpa ujian…


Ya Allah, sesungguhnya sudah terlalu besar cobaan dan ujian yang Kau berikan padaku, pada umurku yang semuda ini. Keadaan telah membikin aku terlalu cepat disarati soal-soal yang semestinya belum jadi perkaraku. Beri aku kekuatan pada setiap percobaan dan ujian yang Kau sendiri hadapkan padaku sebagaimana Kau lakukan terhadap orang-orang sebelum aku…Aku bukan gila. Juga bukan kriminil. Dan tak bakal !
Taken from Bumi Manusia, page 392 by Pramoedya Ananta Toer.

2 Replies to “Menjadi Dewasa”

  1. Rosa Al-Rosyid says: Balas

    Pengen baca buku itu deh…

    1. Layak baca ko, tapi sudah nggak diterbitin lagi

Tinggalkan Balasan