[Review Buku] 9 dari Nadira

Gelap, mendung, drama kehidupan yang susah saya nikmati. Kumpulan cerita pendek tentang kehidupan Nadira yang ketika disatukan berhasil menjadi sebuah novel utuh.

    
Judul: 9 dari Nadira
Penulis: Leila S. Chudori
Penerbit: KPG
Tahun terbit: 2010 (cetakan pertama 2009)
Jumlah halaman: 270
Sinopsis
Di sebuah pagi yang murung, Nadira Suwandi menemukan ibunya tewas bunuh diri di lantai rumahnya. Kematian sang ibu, Kemala Yunus – yang dikenal sangat ekspresif, berpikiran bebas, dan selalu bertarung mencari diri – sungguh mengejutkan.

Tewasnya Kemala kemudian mempengaruhi kehidupan Nadira sebagai seorang anak (“Melukis Langit”); seorang wartawan (“Tasbih”); seorang kekasih (“Ciuman Terpanjang”); seorang istri, hingga akhirnya membawa Nadira kepada sebuah penjelajahan ke dunia yang baru, dunia seksualitas yang tak pernah disentuhnya (“Kirana”).


Review
Saya nggak bisa menikmati buku yang rate goodreadsnya Excelent ini. Ah..berat dan gelap. Kematian, perceraian, kasih tak sampai, kasih tak terungkap, perselingkuhan, dan merelakan yang tak pernah dimiliki.
9 cerpen tentang Nadira yang disatukan menjadi sebuah buku gelap ini. Gelap dan dingin, seperti menghidupkan Ac di bulan januari yang selalu mendung.
Penulis melahirkan kalimat-kalimat penuh sayap yang indah. Cara pandang baru tentang perkawinan dan karir cukup bisa diamini. 

Rate
2 dari 5

Quotes
Jika ingin bisa melangkah maju dalam hidup secara sehat lahir batin, harus bisa menghadapi masa lalunya dengan tabah dan ikhlas. 

Perkawinan di Indonesia adalah perkawinan dua keluarga, dua kultur, dua kebudayaan.

Kita membutuhkan sebuah jeda dari hiruk-pikuk aliran hidup kita.

Menjadi dewasa membuat kita jadi harus penuh perhitungan dan strategi.



One Reply to “[Review Buku] 9 dari Nadira”

  1. Yang bagian terakhirnya kayak kuis ujian hihi

    http://www.extraodiary.com

Tinggalkan Balasan