[Review Buku] Supernova 4: Partikel by @Deelestari

Supernova 4 membawa kisah dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dianggap sesat dan gila karena penelitiannya yang membawa kecintaan mendalam terhadap dunia jamur. Jamur adalah portal antar dimensi yang bisa membawa manusia keluar angkasa. 

Kita,
manusia, adalah virus terjahat yang pernah ada di muka bumi. Suatu saat nanti,
orang-orang akan meyakinkanmu bahwa manusia adalah bukti kesuksesan
evolusi.  (Supernova; Partikel hlm. 71)

Menemukan karya science fiction dari
penulis Indonesia cukup sulit, apalagi yang risetnya mendalam seperti Dewi
Lestari. Partikel dalah seri ke-4 dari supernova. Sebelumnya saya sudah
mereview supernova 1, supernova 2, dan supernova 3. 



Judul: Supernova, Partikel
Penulis : Dewi Lestari
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun terbit: 2012
Jumlah Halaman: 508

Sinopsis 
Di pinggir Kota Bogor, dekat sebuah kampung
bernama Batu Luhur, seorang anak bernama Zarah, dan adiknya, Hara, dibesarkan
secara tidak konvensional oleh ayahnya, dosen sekaligus ahli mikologi bernama
Firas. Cara Firas mendidik anak-anaknya mengundang pertentangan dari
keluarganya sendiri.
Di balik itu semua, masih tersimpan
berlapis misteri, di antaranya hubungan khusus Firas dan sebuah tempat angker
yang ditakuti warga kampung. Tragedi demi tragedi yang menimpa keluarganya
akhirnya membawa Zarah ke sebuah pelarian sekaligus pencarian panjang.
Di konservasi orang utanTanjung Puting,
Zarah menemukan keluarga baru dan kedekatannya kembali dengan alam. Namun,
bakat fotografinya membawa Zarah lebih jauh dari yang ia duga. Di London,
tempat Zarah akhirnya bermarkas, ia menemukan segalanya. Cinta, persahabatan,
pengkhianatan. Termasuk petunjuk penting yang membawa titik terang bagi
pencariannya.
Sementara itu, di Kota Bandung, Elektra dan
Bodhi akhirnya bertemu. Secara bersamaan, keduanya mulai mengingat siapa diri
mereka sesungguhnya. 

Review
Diantara supernova lain..partikel itu yang
paling asik. Tebel tapi keren banget. Menyelami dunia mikologi, UFO, dimensi
lain, Shaman, dan berbagai teori yang selama ini belum kuketahui.
Pantas saja Dee lama mempersiapkan
partikel. Terasa matang. Surealis tapi seperti real. Jadi nyambung sama ‘kafka
on the shore’ Haruki murakami. Di sana ada satu bagian dimana serombongan anak
SD dan guru mereka pingsan saat mencari jamur di sebuah wilayah. Wilayah hutan
jepang yang deskripsinya mirip bukit jambul. Saat pingsan mereka tidak ingat
apapun, dan setelah pingsan segar bugar kembali. Sampai akhir cerita, Murakami
tidak membahas mengenai kenapa anak-anak itu pingsan. Dia hanya bilang bahwa
ada portal ke dimensi lain.

Banyak
hal yang baru saya ketahui dari Partikel. Blogger lain sudah membahasnya, saya
kutipkan di bawah ini (sumber) 

Dee memang
menunjukkan ketertarikannya pada bidang-bidang seperti bahwa fungi atau jamur
adalah media komunikasi antara manusia dan alam, evolusi manusia dari kera,
fotografi (mungkin ini lebih karena suaminya), antariksa dan
 unidentified flyng object (UFO), meditasi, reiki, gerakan zaman
baru
 (new age), spirit of Ibuga, batu-batu dari
perut bumi yang memiliki khasiat, dan masih banyak lagi. Kelebihannya adalah
kita sebagai pembaca banyak dikenalkan dengan suatu fenomena yang mungkin
selama ini hanya orang-orang terbatas yang bisa mengaksesnya. Tohpun kalau ada
yang menggemarinya jumlahnya relatif tidak banyak.

Pilihan Firas yang mengajar langsung Zarah di rumah maupun di
kebun permakulturnya, terlihat dominasi Firas di sini, yang tidak ada
komunikasi baik-baik dengan istrinya mengenai pilihan yang diambil Firas.
Memang benar, kelemahan sekolah formal seringkali menciptakan robot-robot
penghafal alih-alih mengembangkan apa yang menjadi minat siswa. Selain itu,
Firas menunjukkan teladan yang tidak baik dengan membedakan perlakuan terhadap
Hara, adik Zarah. Tidak ada penjelasan mengapa Hara tidak diikutkan dalam gaya
mendidik Firas.
Kamera jenis
apakah yang digunakan Zarah untuk menghasilkan foto-foto bagus itu? pada
halaman 239 dijelaskan bahwa zarah menggunakan kamera Nikon FM2/T (T
menunjukkan titanium yang menjadi bagian dari bodi kamera ini.. Tipe ini adalah
jenis Nikon klasik dari keluarga FM. Kamera ini memang terbilang langka dan
mahal pada zamannya, diproduksi pada tahun 1997 dan diskontinu pada tahun 2011
dengan harga $1120. Kamera manual SLR ini dapat bekerja tanpa baterai (kecuali
untuk light), dan kemampuannya disetarakan dengan semiproffesional camera,
dapat bekerja pada temperatur ekstrim dari mulai suhu minus 40 derajat celcius
sampai 50 derajat celcius.


Tentang peristilahan inner
space travel
. Pak Simon
mengatakan bahwa untuk mengarungi antariksa dapat dilakukan melakukan
perjalanan ke dalam. Tubuh manusia dapat melakukan perjalanan tersebut dengan
media
enteogen,
berasal dari akar kata: entheost (yang dipenuhi inspirasi) dan genesthai
(datang dan tinggal). Jadi dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang
memungkinkan/menyebabkan seseorang dipenuhi spirit/semangat/inspirasi. yaitu
sebuah istilah yang dipopulerkan oleh sebuah tim etnobotanist, yang berarti
seseorang yang dipenuhi hal spiritual (terjemahan bebas). Dari tradisi maupun
praktik yang sudah berlangsung, untuk mencapai ke keadaan tersebut, ada zat
psikoaktif yang terdapat pada suatu jenis binatang atau jamur (fungi). Daftar
apa saja yang merupakan enteogens dapat dilihat di 
sini. Bagi
yang memakan zat tersebut (dalam cerita ini adalah suatu jenis jamur jenis 
Psilocybe) akan
mengalami halusinasi, atau mengalami suatu ‘dunia lain’. Dari situ kemudian
manusia dapat melakukan perjalanan dengan dunia spirit. Pengalaman ke dunia
sana dilakukan Zarah dengan makan 
Iboga sebuah
tanaman enteogen yang berasal dari Afrika. Konsep inner
space travel
 ini secara sederhana dapat dibahasakan yaitu
melakukan perjalanan ke dalam diri dengan meditasi, berefleksi, berkontemplasi
mencari apa pertanyaan-pertanyaan tentang hidup dan pemaknaan akan kehidupan.
Praktek ini dilakukan oleh para sufi maupun para spiritualis zaman dulu.
Sementara mengkonsumsi Iboga adalah sebuah tradisi terapi kuno 
Bwiti yang
dilakukan oleh orang Gabon, Afrika terhadap orang yang mengalami sakit. Iboga
masih merupakan daftar makanan yang dibatasi penggunaannya oleh undang-undang
di Amerika maupun Eropa, karena dianggap dapat menyebabkan ketergantungan
seperti narkoba. Untuk bagian ini, sepertinya kita perlu banyak menggali lebih
dalam apakah cara melakukan inner space travel haruskah
mengkonsumsi iboga, jamur guru, atau apalah namanya?



Kekuatan setiap karakter dan settingnya
matang. Sebuah perjalanan spiritual yang kompleks dan berbobot.
Paling tertarik dengan teori penciptaan manusia yang menyebutkan bahwa kita
adalah hasil hybrida dari homo erectus dan makhluk terrestrial dari dimensi
lain. Sebuah konsep atheisme yang baru saya ketahui, hahhahaaaa.

Menunggu “gelombang”, teasernya bisa dibaca di sini

Rate
4 of 5

Quote



6 Replies to “[Review Buku] Supernova 4: Partikel by @Deelestari”

  1. awang blackdog says: Balas

    Saya pernah masuk ke dimensi lain itu. Bagaimana dengan penulis blog ini?? 🙂

    1. Wijhj serius? Gimana tuh. Saya mah blm pernah paling jg mimpi hahaha

  2. awang blackdog says: Balas

    Iya serius,, makanya saya juga butuh orang2 yang mau diajak berdiskusi tentang ini. Saya pun semakin tertarik untuk menggali lebih dalam.. 🙂

    1. Saya perlu berkomunikasi dengan anda secara personal, siapapun yg tertarik lebih dalam tentang supernova. Ini serius. Saya tidak bisa meninggalkn kontal saya dsni, anda?

    2. Siapapun yg tertarik dengan supernova, lebih dalam, saya perlu berdiskusi. Please, tinggalkn kontak personal..

    3. Saya perlu berkomunikasi dengan anda secara personal, siapapun yg tertarik lebih dalam tentang supernova. Ini serius. Saya tidak bisa meninggalkn kontal saya dsni, anda?

Tinggalkan Balasan