[Review Buku] Rahvayana, Aku Lala Padamu

Aku nyerah. Bendera putih. Lambaikan tangan ke kamera. Surealis. Lebih surealis dibandingkan penulis Jepang Haruki Murakami. 
Kita dibawa dalam dunia antah berantah tanpa setting waktu, tempat, penokohan, melayang bebas. Aku gagal paham dengan buku ini. Tapi CD nya bagus. Bisa dinikmati musiknya, meski liriknya juga rada nggak ngerti.

       
Judul: Rahvayana, Aku Lala Padamu
Penulis: Sujiwo Tejo
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun terbit: 2014
Jumlah halaman: 244 halaman
Rahvayana itu kumpulan surat Rahwana ke Sinta. Tapi bukan Rahwana yang di wayang itu. Ini Rahwana dan Sinta yang entah di jaman apa, bisa kemana-mana, lari telanjang di dubai. Oiya ini buku dewasa ya..jangan heran kalau ada kata-kata yang rada dewasa. 
Aku terbawa dan terjangkiti gelembung rahwana hingga membacanya, tapi nampaknya gelembung rahwana tak mampu menembus relung hatiku dan neuron otakku karena aku masih terlalu kekanak-kanakan untuk memahamai bahasa dalang Sujiwo Tejo.
    
Musiknya asik,,,instrumental yang terasa mewah. Tapi jangan coba menghafal liriknya. Sekali lagi ini bahasa dalang, bukan bahasa dewa atau bahasa campursari.
Cukup 2 bintang untuk Rahvayana. Aku tak bisa menjangkaumu.

2 Replies to “[Review Buku] Rahvayana, Aku Lala Padamu”

  1. hadir rahvayana 2: ada yang tiada, rahwana sangar, sangat romantis.

  2. hadir rahvayana 2: ada yang tiada, rahwana sangar, sangat romantis.

Tinggalkan Balasan