[Review Buku] Jodoh Pasti Bertemu

Kisah klasik, perjalanan cinta seorang wanita cantik yang penuh liku dalam mencari jodoh yang berakhir happy ending. Klasik? Ya..klasik banget, nggak beda sama cinderella..putri tidur..atau barbie. Wanita cantik kurang beruntung yang akhirnya ketemu pangeran tampan dan tinggal bahagia di istana.

Judul: Jodoh Pasti Bertemu
Penulis: Astrid Tito
Penerbit: Matahari
Tahun terbit: 2014
Jumlah halaman: 286
Judulnya bikin saya malu baca buku ini di tempat umum, hahaha..terlalu jujur kacang ijo. Berlatar di Jakarta, tokoh utamanya bernama Freya adalah teller bank. Ya ya ya..dari awal saya males baca gara-gara pekerjaan si tokoh. Bukannya apa,,ini terlalu mainstream. Masih banyak hal lain, misalnya sebagai buruh pabrik…bartender..kasir…kenapa harus teller bank sih? Imajinasi Anda kurang dalam. Pun untuk nama-nama tokohnya, kurang asik deh pakai nama anak sendiri. Saya mencari bagian peak novel ini, tapi nggak dapet. Alur maju mundurnya juga nggak bikin cerita jadi asik…biasa aja. 
Sisi positif novel “Jodoh pasti bertemu” ini adalah knowledge yang bisa kita dapatkan. Banyak hal-hal baru terutama pengetahuan di bidang psikologi dan keajaiban sedekah. Saya cukup terganggu dengan ketidakkonsistenan penulisan. Misalnya saja tokoh Lani yang katanya lebih suka manggil orang langsung namanya, eh di suatu bagian manggil tokoh lain pakai “mbak”. Juga di akhir cerita ada tokoh namanya Aufar, padahal berkali-kali disebutkannya dengan nama Ashley.
Overall, kurang bisa memainkan perasaan. Cukup 2 dari 5 bintang untuk novel “Jodoh Pasti Bertemu”.
Kesimpulan dari bacaan ringan ini adalah..untuk meraih niat, cita-cita dan keinginan, bila kita harus melewati jalan yang panjang, maka yang kita bisa lakukan adalah, tetap menebar energi positif terhadap keluarga dan lingkungan. Di situlah makna sabar dan pasrah padaNya.

Tinggalkan Balasan