Review Life of Pi (book)

Buku setebal 446 halaman ini diterbitkan pada tahun 2001 dan baru saat ini kubaca bahkan 2 tahun setelah film nya menang oscar. Tapi tidak ada kata terlambat buat baca. Cerita yang luar biasa, membacanya terasa berat di awal (membayangkan tebalnya buku). Cerita mengalir begitu saja dan sangat membuat penasaran. Penjelasan dan deskripsinya sangat detail. Kalau Novel Indonesia, setara Laskar Pelangi deh. Pantas saja Life of Pi sudah jadi best seller international.

 
Penulisnya Yann Martel menceritakan kisah yang merupakan true story ini dengan lugas. Life of Pi menceritakan tentang seorang anak India yang menjadi korban satu-satunya yang selamat dalam sebuah kecelakaan kapal. Pi kehilangan keluarganya, dan dia harus berjuan 277 hari dalam sekoci bersama seekor harimau. Ketakutan demi ketakutan berhasil dikendalikan, pun saat dia mendapati fakta bahwa pulau yang dia temukan ternyata pulau misterius dan karnivora. Pi adalah anak yang percaya dengan 3 agama. Dalam keadaan terjepit dan tercekam kelaparan serta ketakutan  dia masih beribadah untuk 3 agamanya tersebut. Saya berikan 4 bintang untuk Life of Pi. 
“Rasa takut adalah satu-satunya lawan sejati kehidupan. Dia musuh yang pintar dan licik”. (Hlm.234)

Tinggalkan Balasan