Book

Resensi Habiskan Saja Gajimu

April 24, 2013
Menyisakan gaji adalah cara
mengatur keuangan yang menyakitkan dan tidak efektif. Menghabiskannya akan
lebih efektif dan tentunya menyenangkan.



Judul buku: Habiskan saja gajimu
Penulis: Ahmad Gozali
Penerbit: Transmedia Pustaka
Genre: non fiksi (manajemen
keuangan)
“Kalau gaji saya sudah naik,baru
deh saya bisa nabung dengan rutin”.
Begitulah sejumlah alasan yang
kerap terlontar untuk menyatakan persoalan “kekurangan uang”. Banyak keluarga
yang mengeluh dan stress dalam mengatur keuangan mereka karena lebih sering “tekor”
di akhir bulan ketimbang bersisa.Itulah kenyataannya! Tujuan kita selama ini
adalah untuk mengatur bagaimana caranya supaya uang bersisa di akhir bulan untuk
ditabung atau investasikan. Namun kenyataannya bukannya bersisa,kita malah
“kehabisan” uang sebelum semua keperluan sempat dibayarkan. Nah,buku ini lahir
dari banyaknya pertanyaan tentang bagaimana caranya menyisakan uang di akhir
bulan.Bagaimana Caranya agar bisa menabung dan berinvestasi dengan
rutin. Daripada “kehabisan” uang setiap bulan, kenapa tidak sekalian saja kita
“habiskan”…..? Begitu Konsep mengelola uang dalam buku ini.
Cashflow yang biasa (otak kiri)
Habiskan uangmu di jalan yg
benar..:-) Yang berpikiran uang itu harus disisakan kecenderungan pakai  otak kiri. sedangkan yang berpikiran uang itu
dihabiskan di jalan yg benar (invest right after you get income) kecenderungan
pakai otak kanan. 1. Pay your God first  2.saving
before shopping (menghabiskan uang di jalan yg benar). mentalitas miskin..itu
merasa kurang terus walaupun dikasih harta sampai diwariskan ke anak cucu. Mentalitas
kaya itu bahagia ketika memberi, takut ketika tdk mampu memberi lebih :-).
Cashflow otak kanan
Overall buku ini mudah dipahami,
akan tetapi membosankan. Bagaimana tidak, cover saja sangat datar dan tidak
menarik. Warna putih, ilustrasi seadanya, dan font yang sangat biasa. Bagian dalam
buku juga terasa sangat serius dan tidak santai. Lagi-lagi karena kurang
ilustrasi dan font yang kaku.
Buku “Habiskan saja Gajimu”
bermanfaat asal Anda tidak bosan mengikutinya lembar demi lembar.  

Tinggalkan Balasan