Review: Jilbab Traveler

Paperback: 328 pages

Published: February 2009 by
AsmaNadia Publishing House
ISBN : 9789791915
edition language: Indonesian
original title:Jilbab Traveler
urlhttp://www.jilbabtraveler.co.cc/
Sinopsis:
Jilbab Traveler mengungkapkan
kisah seru perjalanan 10 jilbaber ke berbagai negara: Paris, Amerika, Iran,
Korea, China, Karibia, Rusia, dll. Pengin tahu gimana orang di luar negeri
melihat sosok berjilbab? Dari yang dikirain TKW, dicurigain teroris, diteriakin
Madame Theresa, sampai-sampai ditanyain,
“Bajunya bagus sekali! Di
mana saya bisa dapat?”
keseruan pengalaman menaiki taxi
legal di Karibia yang berujung dengan perkelahian antar sopir taxi; atau
kesialan mendapat kamar hotel di Belanda yang lebih tepat disebut kandang ayam.
Ada juga informasi pasar di Iran yang penjualnya ramah, dan yang penjualnya
ketus. Tak luput bumbu misteri yang terkisah dari pengalaman Asma Nadia ketika
bertandang ke Tembok China. Selain bisa melihat dan menikmati udara luar
negeri, keuntungan traveling adalah didapatkannya teman dan sahabat baru. Dari
sekian banyak negara yang diceritakan, setiap kisah diakhiri dengan ‘Secuil
Kamus Survive’ yang berisikan kalimat/ kata yang umum digunakan dari negara
tersebut. Terselip juga tips mempersiapkan traveling hingga tips ketika berada
di lokasi. Hanya saja, foto yang ditampilkan dirasa sangat kurang mengingat
banyak sekali tempat-tempat menarik yang disampaikan dalam buku ini.
Review:
saya suka traveling (sendirian)
adalah alasan saya beli buku ini. saya rasa akan banyak manfaatnya. memang sih
banyak manfaatnya tapi bagi yang travelingnya masih sebatas pulau jawa rasanya
hanya akan membuat angan-angan saja. bukannya tak berani bermimpi, tapi akan
lebih baik kalau tidak semua kisahnya diambil di luar negeri.
kecewa juga sih, ternyata sampai
akhir bagian buku ini tak ada yang berkisah misalnya traveling tips ke Bromo,
Karimun Jawa, atau sekedar tips traveling di Ibukota. apa traveling itu
maknanya hanya bepergian jarak jauh dan ke perkotaan? enggak kan..justru yang
perlu banget itu dijelaskan tips bagi jilbaber yang suka traveling ke gunung,
lautan, atau yang suka bepergian pakai angkutan kereta.
Mungkin penulisnya lupa untuk
menjelaskan mengenai tips sholat selama perjalanan, wudhu, tayamum, atau
bagaimana kalau si jilbaber ini berhalangan. memang sih ini buku fun bukan buku
fikih, tapi akan lebih berbobot jika ada content tersebut.
overall bermanfaat dan
menyematkan sedikit impian menjelajah dunia. 

Tinggalkan Balasan